FOLLOW US:


Mereka di Balik Sukses Indra Sjafri dan Timnas U-19 (Bagian II, Tamat)

18-10-2013 12:30

 | Indra Sjafri

4. 9. Asisten Pelatih, Eko Purjianto
   
9. Asisten Pelatih, Eko Purjianto
4 dari 6

9. Asisten Pelatih, Eko Purjianto

9. Asisten Pelatih, Eko Purjianto
Namanya mungkin sudah tak asing lagi bagi dunia sepak bola Indonesia. Yup, Eko Purjianto memang bek langganan Timnas senior di penghujung dekade 90-an.

Usai gantung sepatu dengan klub Persema Malang di tahun 2005, Eko tak mau begitu saja meninggalkan sepak bola. Sebelum bergabung dengan Indra Sjafri, pemegang lisensi C AFC dan B Nasional ini tercatat sebagai asisten pelatih PSIS Semarang.

Mantan bek jebolan Primavera 1996 ini baru bergabung dengan Indra Sjafri untuk membantu menangani Timnas U-19 adalah saat training center (TC) di Yogyakarta pertengahan tahun ini. Bukan hanya karena pengalaman Eko malang melintang bersama Timnas sejak ia berusia 15 tahun, namun kesamaan visi lah yang menyatukan keduannya.

"Saya diminta pak Indra sendiri, by phone. Mungkin kesamaan visi, sama-sama ingin serius di prestasi usia dini," terangnya pada Bola.net.

Eko mengaku pertemuannya dengan Indra adalah saat sang pelatih menjadi mentor dalam pengambilan kursus lisensi C AFC di Jakarta tahun lalu. "Coach Indra saat itu pengisi materi tentang prestasi usia dini. Jadi arahnya bukan pembinaan lagi, tapi lebih ke prestasi. Saya merasa ada kesamaan visi," kata eks pemain Pelita saat masih berhome-base di Solo ini.

Prestasi di kelompok umur sudah diraihnya bersama Indra dan Timnas U-19, namun bagi Eko, sepak bola Indonesia tak boleh puas begitu saja. Justru ini adalah pelecut agar kompetisi di usia dini terus diagendakan PSSI. "Ini baru awal dan mungkin bisa jadi bukti kalau pembinaan demi prestasi usia dini harusnya lebih digalakkan. SDM pelatih lokal juga harus ditingkatkan," pungkasnya.