FOLLOW US:


Promosikan Kearifan Lokal, Menpora Apresiasi FKSN

12-07-2018 15:02
Promosikan Kearifan Lokal, Menpora Apresiasi FKSN
© Merdeka

Bola.net - Menpora Imam Nahrawi merasa senang dan bahagia karena dapat ikut merasakan nusantara bersemangat lagi. Hal ini terjadi ketika para Raja dan Sultan diberikan kelonggaran pemerintah untuk tampil di event besar nasional, seperti 17 Agustusan dan sebagainya.

"Kami sadar potensi besar ini jika tidak dirawat akan punah dan hilang, saat ini kami sedang membangun Bank Musik Indonesia untuk menampung adat dan seni nusantara terlebih ada Kirab Pemuda yang telah memasuki tahun kedua agar para generasi muda dapat langsung berinteraksi dengan budaya lokal semoga di tahun 2019 dapat terjalin sinergitas yang baik," jelas Menpora.

Sebelumnya, Menpora menerima audiensi Ketua Umum Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) Sultan Sepuh XIV Prabu Arief Natadiningkat bersama Bendum Evi Oktavia, Wasekjen FKSN Teuku Rafli Pasya dan Dewan keraton Tengku Parameswara di ruang kerjanya lantai 10 Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta.

"Pada Bulan Oktober ini kami adakan Festival Keraton dan Masyarakat Adat (FKMA) ke-5 yang akan dilaksanakan di Sumenep Madura, dan akan dihadiri oleh Bapak Presiden, kami harap Pak Menteri juga dapat hadir, FKMA sebelumnya telah diadakan di Denpasar, Lombok, Kendari dan Bandung," pinta Ketum FKSN Sultan Sepuh XIV Prabu Arief Natadiningkat.

Arief juga menjelaskan bahwa FKSN sudah berdiri sejak tahun 2006. Di mana telah melakukan tiga kali musyawarah agung dan sering melakukan kegiatan keraton dengan Bapak Presiden Joko Widodo. Pihaknya mengaku sangat senang dan bangga Indonesia menjadi tuan rumah pesta akbar se-Asia yaitu Asian Games pada Agustus mendatang yang akan dihadiri lebih dari 40 negara.

"Ini menjadi kesempatan kami Keraton-Keraton se-Nusantara untuk ikut memanfaatkan dan ikut tampil pada event besar ini untuk memperlihatkan kepada dunia potensi seni, budaya, adat, tradisi dan pariwisata Indonesia yang kaya raya, kami mohon petunjuk agar dapat mempromosikan kekayaan dan kearifan lokal keraton-keraton," kata Arief.