
Bola.net - Bola.net - Barcelona akhirnya mengumumkan pelatih baru yang membimbing mereka pada musim depan. Dia adalah Ernesto Valverde yang akan menangani Lionel Messi dkk dengan kontrak selama dua tahun.
Mantan pelatih Athletic Bilbao itu diberi tugas berat untuk menggantikan Luis Enrique yang mundur pada akhir musim. Tak pelak, Valverde pun diharapkan bisa meneruskan kesuksesan yang telah ditorehkan Enrique sebelumnya.
Melihat perjalanan para pelatih Barcelona dalam beberapa tahun belakangan ini memang cukup menarik. Ada yang bisa sukses memberikan banyak gelar dan tidak sedikit pula yang gagal meraih prestasi.
Berikut ini ranking para pelatih Barcelona sejak tahun 2000 seperti dilansir Squawka.
Josep Guardiola

Trofi: Copa del Rey (2), La Liga (3), Liga Champions (2), Piala Super Spanyol (3), Piala Super Eropa (2), Piala Dunia Antarklub (2)
Josep Guardiola bukan hanya merevolusi Barcelona pada musim 2008/09 tapi juga sepakbola itu sendiri. Ia mengubah dari permainan yang mengandalkan serangan balik menjadi sepakbola menyerang yang mempertontonkan skill dan teknik.
Guardiola mampu memenangkan treble pertama untuk Barcelona. Ia juga berhasil mempersembahkan Liga Champions keduanya saat mengalahkan Manchester United di final.
Manajer Manchester City ini berjasa besar memoles Lionel Messi menjadi pemain terbaik dunia. Selain itu, Guardiola juga mempercayakan pemain akademi seperti Pedro dan juga Sergio Busquets untuk menjadi pemain penting di klub.
Guardiola mengubah Barcelona dan Guardiola mengubah sepakbola.
Luis Enrique

Trofi: Copa del Rey (3), La Liga (2), Liga Champions 2014/15, Piala Super Eropa 2015, Piala Dunia Antarklub 2015, Piala Super Spanyol 2016
Luis Enrique adalah murid dari Louis van Gaal. Ia berhasil memaksimalkan kekuatan trio MSN sehingga sukses mempersembahkan treble pada musim pertamanya bekerja di Camp Nou.
Setelah meraih tiga gelar, Enrique berhasil memenangkan dua gelar domestik pada musim berikutnya. Pria berusia 47 tahun itu memutuskan mundur pada musim ketiganya yang terbilang kurang sukses lantaran hanya mampu memenangkan Copa del Rey.
Meskipun begitu, Enrique akan tetap diingat karena membuat Barcelona percaya bisa melakukan comeback luar biasa dalam sejarah Liga Champions saat berhadapan dengan PSG.
Frank Rijkaard

Trofi: La Liga (2), Piala Super Spanyol (2), Liga Champions 2005/06
Frank Rijkaard sebenarnya ingin dipecat oleh wakil presiden Sandro Rosell setelah menjalani awal musim yang buruk pada 2002/03. Namun, pria asal Belanda itu akhirnya tetap dipertahankan Joan Laporta.
Dengan skuat yang bermaterikan Ronaldinho, Samuel Eto'o, Deco, Xavi dan Carles Puyol, Rijkaard kemudian mampu mengubah wajah Barcelona. Trofi Liga Champions pun berhasil dipersembahkan ke Camp Nou pada tahun 2006.
Dan yang lebih penting dari itu tentu saja Rijkaard memberikan debut kepada Lionel Messi dan kemudian sang pemain menjadi ikon klub yang tidak tergantikan.
Tito Vilanova

Trofi: La Liga 2012/13
Mendiang Tito Vilanova adalah asisten Josep Guardiola selama empat tahun dan terpilih sebagai pelatih berikutnya setelah Pep meninggalkan klub.
Barcelona bermain cukup bagus di bawah Tito namun pada paruh musim kedua ia lebih sering menghabiskan waktunya untuk pengobatan kanker di New York.
Meskipun begitu, Barcelona mampu memenangkan gelar La Liga dengan koleksi 100 poin. Namun, cedera yang dialami Lionel Messi menghancurkan ambisi Barca untuk memenangkan Liga Champions.
Tito akhirnya mengundurkan diri dari Barcelona pada musim panas karena faktor kesehatan.
Louis van Gaal

Trofi: Piala Super Eropa 1997, Copa del Rey 1997/98, La Liga (2)
Louis Van Gaal menangani Barcelona dalam dua periode. Yang pertama dimulai pada tahun 1990-an saat ia mengambil alih tim dari Sir Bobby Robson. Periode ini sukses luar biasa karena ia berhasil merevitalisasi Barcelona dengan sepakbola bergaya Ajax.
Meskipun kehilangan Ronaldo yang pindah ke Inter Milan pada musim panas, Van Gaal memberi debut di tim utama kepada Xavi dan juga Carles Puyol. Barcelona memenangkan dua gelar domestik, dan gagal meraih gelar ketiga beruntun karena terpaut lima poin.
Namun, periode kedua Van Gaal di klub berakhir bencana. Dia mengasingkan bintang Brasil Rivaldo dan memainkan Juan Roman Riquelme di posisi sayap karena alasan yang tidak diketahui. Pria asal Belanda itu kemudian dipecat setelah tim secara mengejutkan terpuruk di posisi 15.
Radomir Antic

Trofi: -
Mantan pelatih Atletico Madrid ini mengambil alih Barcelona setelah Louis van Gaal dipecat untuk kedua kalinya. Saat itu Barcelona secara mengejutkan berada di posisi 15.
Antic melakukan perubahan dengan memberikan jatah bermain lebih banyak kepada pemain muda seperti Victor Valdes dan Andres Iniesta dan menyederhanakan sistem permainan. Setelah meraih 12 kemenangan, delapan hasil imbang dan hanya empat kali kalah, ia membawa Barcelona ke peringkat keenam dan menembus Eropa.
Gerardo Martino

Trofi: Piala Super Spanyol 2013
Mewarisi skuad brilian yang baru saja mendapat tambahan Neymar, Barcelona nyatanya masih belum mampu untuk bersaing memperebutkan gelar. Bahkan skuat asuhan pria asal Argentina itu sempat kehabisan bensin dan tidak Martino tidak tahu harus melakukan apa.
Neymar dipaksa bermain di sayap kanan untuk memberi jalan tiga gelandang sentral. Ambisi Barcelona meraih treble gagal total setelah Real Madrid merebut dua piala dengan mengalahkan Barcelona di final Copa del Rey. Dan Atlético Madrid menyabet gelar La Liga setelah bermain imbang dengan Barcelona pada hari terakhir musim.
Carles Rexach
Trofi: -
Charles Rexach mengambil alih posisi Serra Ferrer dan tidak banyak mengubah situasi. Barcelona bermain bagus dan sempat berada di puncak klasemen La Liga meski harus finis di posisi empat (sama seperti tahun sebelumnya)
Namun, dengan permainan yang lebih mengesankan, Rexach berhasil mengantarkan timnya sampai ke semifinal Liga Champions. Mereka tersingkir dari Real Madrid yang akhirnya menjadi juara.
Lorenzo Serra Ferrer

Trofi: -
Lorenzo Serra Ferrer sempat menghabiskan tiga tahun sebagai direktur Barcelona sebelum diminta untuk menggantikan Louis Van Gaal sebagai pelatih kepala.
Dia bertugas saat Rivaldo melakukan tendangan akrobatik untuk menyegel hat-trick dan posisi empat sebagai hiburan karena menjalani musim yang buruk setelah tersingkir di fase grup Liga Champions.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 5 April 2026 10:16Real Madrid Tumbang di Mallorca, Arbeloa Beberkan Masalah Timnya
-
Liga Spanyol 5 April 2026 09:45Real Madrid Kalah dari Mallorca, La Liga Sudah Lepas dari Tangan!
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 5 April 2026 10:16 -
Bola Indonesia 5 April 2026 10:01 -
Liga Spanyol 5 April 2026 09:45 -
Otomotif 5 April 2026 09:29 -
Bola Dunia Lainnya 5 April 2026 09:22 -
Otomotif 5 April 2026 09:20
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546613/original/050785800_1775357308-45b87bba-c7d3-45d3-b17e-5a11d349e122.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4605725/original/063065000_1696935738-20231010-Patroli_Pasukan_PBB-AFP_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3017478/original/046853000_1578564285-20200109-Waspadai-Gelombang-Tinggi-dan-Banjir-Rob-IMAM-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5538673/original/073262100_1774572336-MPL_ID_S17_02.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546504/original/053466800_1775310466-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4019602/original/055672200_1652264923-polri_3.jpg)
