
Bola.net - Selama ini, PSIS Semarang sudah pernah meraih beberapa prestasi memuaskan, termasuk juara Ligina edisi 1999 dan nyaris juara pada 2006. Kejayaan Laskar Mahesa Jenar dari masa ke masa tidak bisa dipisahkan dari ketangguhan para pemain belakang mereka.
Peran para pemain belakang tidak kalah dibandingkan barisan penyerang yang sering menjadi penentu kemenangan. Peran para tulang punggung di lini pertahanan cukup besar dalam menghentikan serangan lawan.
Para pemain belakang bahu-membahu agar pertahanan mereka tidak terancam, atau ikut membantu penjaga gawang dalam menghalau serangan lawan. PSIS, sebagai tim dengan sejarah panjang, ikut memiliki barisan bek tangguh tangguh di setiap eranya.
Agung Setyabudi
PSIS Semarang seperti mendapat duritan runtuh saat bubarnya tim Arseto Solo pada 1998. Nama Agung Setyabudi ikut rombongan pemain Arseto yang eksodus ke Mahesa Jenar.
Gelar juara Liga langsung ia persembahkan untuk PSIS. Nama besar Agung Setyabudi sudah jauh lebih mentereng sebelum datang ke Semarang. Jebolan program PSSI Garuda II yang lama menembus Timnas Indonesia sejak pertengahan 90-an.
Satu posisi di bek kanan PSIS, sudah wajib menjadi miliki pria asal Solo tersebut. Kepiawaian Agung dalam beroperasi di bek sayap kanan, menjadikan kekuatan tersendiri. Agung dikenal memiliki permainan keras, lugas, dan tanpa kompromi.
Bahkan, gol kemenangan PSIS di partai final 1999 ke gawang Persebaya yang dicetak Tugiyo, tak lepas dari andil Agung Setyabudi. Bola berawal dari penguasaannya sebelum dikirimkan ke depan untuk dituntaskan oleh Tugiyo.
Bonggo Pribadi
Bonggo Pribadi dikenal sebagai bek tangguh sejak memperkuat tim besar Pelita Jaya dan Arseto. Bonggo sama seperti Agung Setyabudi, yang menimba pengalaman begitu lama di Arseto hingga Timnas Indonesia.
Bonggo Pribadi seperti menjadi tembok kukuh yang sulit dihancurkan bagi pemain lawan, membuat gawang I Komang Putra cukup aman dari serangan. Adapun Agung Setyabudi beroperasi sebagai bek maupun pemain sayap.
Namanya jelas masuk dalam sejarah kesuksesan PSIS merebut gelar juara Liga Indonesia 1999. Satu pos di lini belakang sudah pasti menjadi miliknya, kadang berduet dengan Wasis Purwoko atau Simon Atangana.
Kualitas dan pengalamannya membuat barusan pertahanan PSIS cukup tenang saat itu. Ia cekatan dan mampu berkomunikasi dengan baik bersama penjaga gawang I Komang Putra.
Deretan penyerang Persebaya dibuat tak berkutik olehnya saat laga final di Stadion Klabat Manado, yang menjadi saksi kejayaan PSIS.
Maman Abdurrahman
PSIS Semarang nyaris kembali mengulang kejayaan pada 2006, setelah berhasil melaju hingga ke partai final bertemu Persik Kediri.
Dalam perjalanannya hingga final, kiprah PSIS tidak bisa dilepaskan dari barisan belakang. Emanuel De Porras boleh menjadi sosok paling penting dalam urusan menjebol gawang lawan.
Namun, jangan melupakan duet lini belakang PSIS saat itu yakni Maman Abdurahman dan Fofee Kamara. Keberadaan kedua pemain itu membuat lini belakang PSIS sulit ditembus.
Maman Abdurahman yang sedang naik daun ketika itu memang menjadi pemain tak tergantikan di sektor stoper. Terasah bersama Persijatim Solo FC, dia semakin matang di PSIS dan membawanya ke Timnas Indonesia. Bahkan ia dinobatkan sebagai pemain terbaik pada musim itu.
Dengan sosoknya yang berambut gondrong dan perawakan tinggi, Maman Abdurrahman adalah bek ganas kala itu. Ia tak segan membuat para striker lawan mati kutu untuk mencoba masuk ke wilayahnya. Maman juga dibekali insting mencetak gol saat membantu penyerangan.
Harry Salisbury
Menjadi satu di antara pemain istimewa yang pernah dipunyai PSIS, Harry tidak tergantikan saat beroperasi sebagai bek sayap kiri. Pasalnya, dia adalah pemain spesialis kaki kiri.
Ia didatangkan dari Persijatim Solo FC pada 2004, seiring mantan klubnya pindah ke Palembang. Harry Salisbury juga dikenal memiliki kemampuan tendangan bebas mematikan.
Sebagian besar golnya lahir dari eksekusi tendangan bebas kaki kiri. Dua golnya yang berkesan oleh publik PSIS adalah tendangan bebasnya ke gawang Arema pada musim 2007 dan ke gawang PSMS Medan pada musim berikutnya.
Ia juga menjadi kepingan kesuksesan PSIS yang melaju hingga ke partai final 2006. Meski sayangnya gelar juara ada di tangan Persik, namun perannya cukup vital sebagai bek sayap kiri.
Idrus Gunawan
Namanya memang kalah pamor dibandingkan bek-bek lain yang menjadi andalan di PSIS. Namun, Idrus merupakan satu di antara pemain paling loyal. Pria kelahiran Semarang, 27 April 1978 itu lama berseragam PSIS, meski beberapa kali juga berganti tim.
Idrus tercatat membela PSIS dalam kurun waktu musim 2004 hingga 2008. Ia termasuk dalam skuad PSIS yang menjadi runner-up liga musim 2006. Ia berhasil membayar kepercayaan sebagai pemain pelapis dari Maman Abdurrahman dan Fofee Kamara kala itu.
Meski sempat hijrah ke Persik Kediri semusim, Idrus Gunawan kembali berjodoh dengan PSIS hingga tahun 2011. Satu tempat di tim utama sebagai stopper selalu ia tempati. Hingga perlahan ia harus hijrah ke klub lain.
Dia pindah Persitema Temanggung, kemudian ke Persipur Purwodadi. Idrus Gunawan termasuk pemain yang melekat di hati para pendukung PSIS, khususnya saat PSIS masih berkutat di kasta kedua.
Disadur dari: Bola.com/Vincentius Atmaja/Rizki Hidayat
Published: 29 Juli 2021
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Atlet Cantik Olimpiade 2020: Milica Mandic, Peraih Medali Emas Taekwondo dari Serbia
- Atlet Cantik Olimpiade 2020: Manon Brunet dan Medali untuk Prancis dari Fencing
- Atlet Cantik Olimpiade 2020: Caterina Bosetti, Outside Hitter Andalan Italia
- Atlet Cantik Olimpiade 2020: Ariarne Titmus si Penakluk Ratu Renang Amerika Serikat
- Atlet Cantik Olimpiade 2020: Matea Jelic, Jawara Taekwondo dari Kroasia
- Atlet Cantik Olimpiade 2020: Daria Bilodid, Judoka Andalan Ukraina
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 6 September 2026 21:04Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
-
Bola Indonesia 6 September 2026 17:45Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
-
Bola Indonesia 6 September 2026 17:30Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
-
Bola Indonesia 6 September 2026 17:28Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 September 2026 00:53Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
-
Liga Inggris 7 September 2026 00:27Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
-
Liga Italia 6 September 2026 23:59Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
-
Liga Italia 6 September 2026 23:45Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
-
Liga Spanyol 6 September 2026 23:30Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
-
Liga Spanyol 6 September 2026 23:18Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 September 2026 21:04Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
-
indonesia 6 September 2026 21:01Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
-
indonesia 6 September 2026 17:45Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
-
indonesia 6 September 2026 17:30Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
-
indonesia 6 September 2026 17:28Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
-
indonesia 6 September 2026 14:30Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
SOROT
-
Liputan6 6 September 2026 17:09Imbauan Prabowo di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau
-
Liputan6 6 September 2026 14:29Anak Krakatau Erupsi, Prabowo Tekankan Keselamatan Warga
-
Liputan6 6 September 2026 12:12Cegah Abu Vulkanik, Mesin Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Dipasang Penutup
-
Liputan6 6 September 2026 11:54Masker Mulai Langka di Lampung, Warga Antre Sejam
-
Liputan6 6 September 2026 11:38Langit Lampung Gelap Akibat Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Sesak Napas
-
Liputan6 6 September 2026 11:06Bukan Debu Biasa, Ini Alasan Bersihkan Abu Anak Krakatau Harus Disiram Dulu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331953/original/067793800_1787589244-IMG-20260824-WA0123.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341680/original/050307700_1788673041-IMG-20260906-WA0040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341660/original/063349900_1788671418-1001635065.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341636/original/068576600_1788669892-Atap_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341624/original/012028000_1788667917-WhatsApp_Image_2026-09-06_at_08.46.41__1_.jpeg)

