
Bola.net - - Manajemen Arema FC buka suara soal sanksi yang dijatuhkan Komite Disiplin PSSI terkait kericuhan antarsuporter pada laga mereka kontra PSS Sleman, dalam partai pembuka Shopee Liga 1 musim 2019. Klub berlogo singa mengepal ini mempertanyakan dasar Komdis PSSI dalam menjatuhkan sanksi tersebut.
CEO Arema FC, Ir Agoes Soerjanto, menegaskan bahwa keputusan Komdis PSSI tak tepat. Menurutnya, bagaimana bisa Arema harus disanksi karena tindakan Aremania -yang 'sekadar' membalas perlakuan oknum suporter lawan.
"Sebagai tamu, mereka tentu ingin menahan diri. Bayangkan, kalau mereka hanya diam, akan banyak korban berjatuhan. Bayangkan, kalau mereka tidak berusaha melindungi kendaraannya yang diserang," kata Agoes.
"Seharusnya, Komdis PSSI obyektif dalam mengambil keputusan. Jika mereka dihukum karena membalas untuk sekadar mempertahankan diri, saya khawatir ke depannya akan berdampak pada perilaku suporter," paparnya.
Sebelumnya, Komdis PSSI, melalui surat bernomor 003/L1/SK/KD-PSSI/V/2019 menjatuhkan sanksi pada Arema. Mereka diharuskan membayar denda senilai Rp 75 juta.
Sanksi ini dijatuhkan Komdis setelah menggelar rapat yang dihadiri Asep Edwin Firdaus, Umar Husin, dan Eko Hendro. Dalam rapat tersebut, Komdis menulai bahwa Aremania terbukti bertingkah laku buruk, yakni tidak mengindahkan
sikap sportif, respect dan fair, dengan terlibat saling lempar dengan sekelompok suporter PSS Sleman.
Akibat saling lempar tersebut, pada menit ke-30, pertandingan dihentikan dengan mengevakuasi pemain-pemain dan ofisial, yang berada di lapangan, selama 55 menit.
Apa lagi penilaian manajemen Arema soal sanksi tersebut? Simak di bawah ini.
Buah Ketidaksiapan Panpel PSS Sleman
Menurut Agoes, kericuhan yang terjadi pada laga tersebut tak lepas dari ketidaksiapan panitia pelaksana pertandingan (Panpel) PSS Sleman. Padahal, mereka seharusnya memberikan rasa aman dan nyaman pada tim dan suporter tamu.
"Jangankan tim tamu. Saat laga pembuka juga terdapat undangan penting seperti kepala daerah setempat, pimpinan daerah lainnya serta petinggi PSSI dan LIB. Apalagi, ini laga pembuka. Panpel, tentunya, sudah harus mempersiapkan jauh lebih baik dari laga biasa," ujar Agoes.
"Faktanya, justru timbul kericuhan karena ketidaksiapan panpel. Jika tidak siap sejak awal, seharusnya mereka mengajukan penundaan," sambungnya.
Sebut Aremania Diprovokasi
Lebih lanjut, Agoes menyebut bahwa Aremania sendiri sudah secara resmi mendapat kuota -sebanyak dua ribu orang- untuk mendukung langsung tim kesayangan mereka pada laga tersebut. Aremania pun -sambung Agoes- sudah berkoordinasi dengan manajemen dan juga Panpel PSS Sleman terkait keberangkatan keamanan dan soal tiket.
"Namun, faktanya, setiba di Sleman, Aremania yang awalnya disambut baik menjelang laga justru mendapat sambutan provokatif," papar Agoes.
Menurut Agoes, Panpel PSS Sleman tak mampu mengantisipasi gangguan keamanan -mulai dari area parkir, lorong pintu masuk, sampai tribun di mana Aremania ditempatkan.
Alih-alih mampu mengantisipasi, salah seorang anggota Panpel justru memperkeruh situasi dengan pernyataannya yang menyudutkan Aremania. Pernyataan salah seorang anggota Panpel ini pun tak lepas dari sorotan kamera Indosiar, yang menyiarkan langsung laga tersebut.
"Ini membuktikan bahwa panpel tuan rumah tidak mampu menangani suasana agar lebih kondusif. Bahkan, suasana makin menyudutkan Aremania dan membuat jatuh korban dan berpengaruh terhadap psikologis pemain tamu dan Aremania," tegasnya.
Pastikan Bakal Banding
Lebih lanjut, Agoes menyebut, dengan segala pertimbangan yang ada, manajemen Arema tak akan tinggal diam. Mereka memastikan akan mengambil langkah banding. Terlebih, dalam keputusan Komdis kali ini, Arema mendapat kesempatan banding.
"Dengan pertimbangan di atas dan bukti-bukti bahwa panpel tuan rumah tidak siap, Arema FC bersiap untuk mengajukan banding demi mendapatkan perlakuan yang adil dan obyektif," kata Agoes.
"Langkah ini juga untuk menegakkan regulasi dan hukum sepak bola setegak-tegaknya agar sepak bola Indonesia bermartabat dan berkualitas," ia menandaskan.
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 31 Oktober 2026 10:25Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
-
Bola Indonesia 31 Oktober 2026 10:21Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
-
Bola Indonesia 31 Oktober 2026 10:16Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
-
Bola Indonesia 31 Oktober 2026 10:12Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 20:19Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 19:45Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
-
Bola Indonesia 31 Oktober 2026 17:44Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
BERITA LAINNYA
-
indonesia 31 Oktober 2026 17:44Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
-
indonesia 31 Oktober 2026 17:30Hasil BRI Super League: Bungkam Persik, Persita Perpanjang Catatan tak Terkalahkan!
-
indonesia 31 Oktober 2026 10:25Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
-
indonesia 31 Oktober 2026 10:21Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
-
indonesia 31 Oktober 2026 10:16Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
MOST VIEWED
Link Nonton Siaran Persib vs Melbourne Victory Hari Ini: Live Streaming di RCTI, Vision+, dan YouTube
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Klasemen Grup E AFC Champions League 2026/2027: Persib di Puncak, FC Seoul Bangkit di Vietnam
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)

