
Bola.net - Striker PSM Makassar, Michael W Baird, mendapat teguran keras dari manajemen. Pasalnya, Michael menjadi pemicu keributan kala PSM menjamu Perseru Serui, Minggu (25/5/2014) lalu.
Michael mendorong striker Perseru, Jean Paul Boumsong, yang langsung memicu keributan pemain sampai ofisial kedua tim. Michael bermaksud membela Kurniawan Karman yang diinjak Boumsong.
Akibat ulahnya itu, Michael mendapat kartu merah yang membuatnya harus absen dua laga yaitu lawan Persipura Jayapura (30/5/2014) dan Persiba Balikpapan (12/6/2014).
Direktur Utama PT PSM, Rully Habibie, ikut menyoroti kekerasan yang terjadi dalam laga tersebut. Ia pun menyerukan untuk menghentikan kekerasan dalam sepakbola.
Pria yang akrab disapa Moch Sjahrullah Habibie ini meminta setiap klub harus menegur dengan tegas para pemainnya yang bertindak di luar batas kewajaran selama pertandingan digelar. Ini demi menciptakan atmosfer sepakbola yang sehat.
"Jangan ada lagi kekerasan dalam sepakbola. Meskipun bersaing di lapangan, pemain harus paham aturan. Jangan sampai ada yang menjadi korban. Wasit pun harus tegas dalam mengambil keputusan".
Rully menambahkan, siapapun yang bertindak kasar di lapangan harus ditindak tegas. Tidak terkecuali pemain PSM Makassar.
"Siapapun itu harus ditindak tegas. Tidak terkecuali pemain kami," ujar Rully singkat.
Beberapa kejadian di lapangan saat pertandingan antara PSM Makassar kontra Perseru Serui memang harus menjadi catatan penting bagi kedua tim. Pemain Perseru, Jean Paul Boumsong yang dengan sengaja menginjak pemain PSM, Kurniawan Karman mengundang kemarahan pemain PSM lainnya, Michael Baird, dan akhirnya memicu keributan antara kedua tim.
Kapten tim PSM, Ponaryo Astaman bahkan harus berteriak keras kepada wasit ketika melihat aksi-aksi pemain lawan yang kasar dan merugikan rekan se timnya. (nda/dzi)
Michael mendorong striker Perseru, Jean Paul Boumsong, yang langsung memicu keributan pemain sampai ofisial kedua tim. Michael bermaksud membela Kurniawan Karman yang diinjak Boumsong.
Akibat ulahnya itu, Michael mendapat kartu merah yang membuatnya harus absen dua laga yaitu lawan Persipura Jayapura (30/5/2014) dan Persiba Balikpapan (12/6/2014).
Direktur Utama PT PSM, Rully Habibie, ikut menyoroti kekerasan yang terjadi dalam laga tersebut. Ia pun menyerukan untuk menghentikan kekerasan dalam sepakbola.
Pria yang akrab disapa Moch Sjahrullah Habibie ini meminta setiap klub harus menegur dengan tegas para pemainnya yang bertindak di luar batas kewajaran selama pertandingan digelar. Ini demi menciptakan atmosfer sepakbola yang sehat.
"Jangan ada lagi kekerasan dalam sepakbola. Meskipun bersaing di lapangan, pemain harus paham aturan. Jangan sampai ada yang menjadi korban. Wasit pun harus tegas dalam mengambil keputusan".
Rully menambahkan, siapapun yang bertindak kasar di lapangan harus ditindak tegas. Tidak terkecuali pemain PSM Makassar.
"Siapapun itu harus ditindak tegas. Tidak terkecuali pemain kami," ujar Rully singkat.
Beberapa kejadian di lapangan saat pertandingan antara PSM Makassar kontra Perseru Serui memang harus menjadi catatan penting bagi kedua tim. Pemain Perseru, Jean Paul Boumsong yang dengan sengaja menginjak pemain PSM, Kurniawan Karman mengundang kemarahan pemain PSM lainnya, Michael Baird, dan akhirnya memicu keributan antara kedua tim.
Kapten tim PSM, Ponaryo Astaman bahkan harus berteriak keras kepada wasit ketika melihat aksi-aksi pemain lawan yang kasar dan merugikan rekan se timnya. (nda/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 18 April 2026 21:32 -
Bola Indonesia 18 April 2026 07:54Prediksi BRI Super League: PSM Makassar vs Borneo FC 18 April 2026
-
Bola Indonesia 10 April 2026 17:34Hasil PSIM vs PSM: Juku Eja Menang Dramatis di Stadion Sultan Agung
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 22 April 2026 10:22 -
Liga Inggris 22 April 2026 10:21 -
Liga Inggris 22 April 2026 10:20 -
Liga Inggris 22 April 2026 10:16 -
Liga Inggris 22 April 2026 10:01 -
Liga Inggris 22 April 2026 10:00
MOST VIEWED
- Link Nonton Siaran Langsung Dewa United vs Persib: Disiarkan di Indosiar dan Vidio, Kick-off Jam 7 Malam
- Cerita di Balik Tendangan Kungfu Fadly Alberto di EPA U-20: Benarkah Ada Ucapan Rasisme di Stadion?
- Bojan Hodak Ngamuk! Sebut Gol Dewa United ke Gawang Persib Seperti Kesalahan Anak Kecil
- Hasil Dewa United vs Persib: Maung Bandung Dapat 1 Poin Walau Tertinggal 2 Gol, Persaingan Juara Makin Panas!
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520708/original/035499600_1772630964-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4016804/original/046265400_1652067919-KPK_4.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562290/original/034782700_1776825299-WhatsApp_Image_2026-04-22_at_09.32.41.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4310355/original/007084600_1675249450-IMG_20230201_110919.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562283/original/088098500_1776824038-WhatsApp_Image_2026-04-22_at_09.06.04.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3991636/original/063445500_1649658453-20220411-FOTO---APEL-Herman-2.jpg)

