
"Buruknya sistem tata kelola sepakbola nasional selama lebih dari 20 tahun menjadi penyebab utama buruknya prestasi tim nasional," ujar Koordinator SOS, Akmal Marhali.
"Ini juga jadi pangkal dari tidak berjalannya industri sepakbola Indonesia," sambungnya.
Menurut Akmal, saat ini, yang harus dilakukan adalah mengembalikan sepakbola ke identitasnya. Sepakbola, menurut eks jurnalis olahraga ini, tak bisa dicampuradukkan dengan kepentingan politik dan bisnis sekelompok orang.
"Biarkan sepakbola menjadi milik para pelaku sepak bolanya," tuturnya.
Lebih lanjut, Akmal menambahkan, SOS berharap para pemilik suara di KLB PSSI kali ini dan yang akan dihelat Oktober mendatang bisa bersuara lantang untuk pembenahan sepakbola nasional. Kini, bukan lagi waktunya KLB sebatas duduk dan bagi-bagi uang saku. KLB PSSI, menurutnya, harus bener-benar dimanfaatkan sepenuhnya untuk perbaikan sepakbola nasional.
“Sepakbola kita sebenarnya sudah jauh lebih maju dan berprestasi bila kita mau fokus mengembalikan sepakbola kepada hakikatnya. Sayangnya, keinginan untuk maju itulah yang selama ini tidak ada. KLB kali ini harus benar-benar menghasilkan putusan fundamental terhadap permasalahan sepak bola Indonesia," Akmal menandaskan. (den/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 23 Juli 2026 12:01Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
BERITA LAINNYA
-
indonesia 23 Juli 2026 11:00Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
-
indonesia 23 Juli 2026 11:00Piala Presiden 2026: Pembagian Grup, Format, hingga Jadwal Pertandingan
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 13:57Hotman Paris Siap Hadapi Laporan Organisasi Wartawan: Don’t Worry
-
Liputan6 23 Juli 2026 13:55Polisi Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Cekcok di Bundaran HI
-
Liputan6 23 Juli 2026 13:51Viral Video Duel Pedang di Lampung, Tangan Korban Nyaris Putus
-
Liputan6 23 Juli 2026 13:34Eksepsi Diterima, Dokter Tifa Klaim Kantongi Bukti Baru Ijazah Jokowi
-
Liputan6 23 Juli 2026 13:23Delapan Siswa SMP Tanggamus Mendadak Sakit, Menu MBG Diperiksa
-
Liputan6 23 Juli 2026 13:20Mengenal École Prancis yang Jadi Model Universitas Republik Indonesia
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4314621/original/003471000_1675653014-329325344_850611612668379_4651093622949196622_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305249/original/015409200_1784789746-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_13.54.01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305246/original/026543500_1784789481-1001489611.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305230/original/051948100_1784788477-IMG_2281.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305220/original/005708000_1784787809-1001489242.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305149/original/022929500_1784785968-a_wide_scenic_daylight_photograph_of_a_historic_s.jpg)

