
Bola.net - Firman Utina tanpa sungkan mengakui betapa besarnya peran Benny Dollo dalam perjalanan kariernya sebagai pesepak bola. Peran Benny Dollo itu dirasakan Firman saat sebagai pemain dan ketika mencoba peruntungan sebagai pelatih.
Kolaborasi keduanya berawal ketika Benny Dollo mengajak Firman bergabung di Persma Manado jelang musim 2000. Di klub tanah kelahirannya itu, Firman Utina mengawali kariernya sebagai pemain profesional.
Benny juga yang membawanya berpetualang meninggalkan Manado dengan bergabung di Persita Tangerang. Bersama Benny pula, Firman pertama merasakan gelar juara di pentas sepak bola nasional dengan meraih trofi juara Copa Indonesia 2005 sekaligus meraih penghargaan sebagai pemain terbaik.
Kalimat Menyentuh Benny Dollo di Final Copa Indonesia 2005
Hari ini 9 thn yg lalu, Arema Juara Copa Indonesia 2005, Arema menang dramatis 4-3 atas @Persija_Jkt di SUGBK #ACFC pic.twitter.com/nP2HXdai7J
— Arema FC (@AremafcOfficial) November 19, 2014
Di ajang itu pula, Firman yang saat itu berusia 24 menunjukkan kemampuannya sebagai gelandang masa depan Indonesia. Pada laga final menghadapi Persija jakarta di Stadion Gelora Bung Karno,Jakarta, 19 November 2005, Firman tampil impresif dengan mencetak hattrick untuk membawa Arema menang 4-3 atas Macan Kemayoran.
Secara khusus, Firman mengaku sangat termotivasi tampil trengginas di laga final.
"Om Benny bilang ke pemain, silakan kalian lihat di tribune penonton. Pasti istri atau keluarga kalian tidak akan terlihat karena tenggelam oleh puluhan ribu penonton. Tapi, mereka tentu berdoa dan berharap kita menang. Buat mereka bangga dan bahagia. Secara pribadi, saya betul-betul tersentuh mendengar kalimat itu," ujar Firman pada channel youtube Ricky Nelson Coaching.
3 Momen Penting

Pada kesempatan itu, Firman menceritakan tiga momen pentingnya bersama Benny. Pertama, ketika Benny mengajaknya berlatih di Persma setelah ia ditolak ikut seleksi tim Pra PON Sulawesi Utara karena berpostur kecil. Kedua, saat Benny membawanya ke Persita setelah menemui orang tuanya untuk meminta izin.
Momen terakhir terjadi ketika Benny mengajaknya ke Arema Malang pada 2004. Saat itu, Firman berada dalam situasi dilematis karena sudah berkeluarga dan berstatus PNS di Pemda Tangerang.
"Saya berdiskusi dengan istri. Lalu saya kembalikan lagi ke niat awal saya ketika meninggalkan Manado yakni berkarier di sepak bola," tegas Firman Utina.
Setelah mantap dengan pilihannya itu, Firman menemui Benny. "Om Benny pun sempat kaget dengan pilihan saya itu. Tapi, ia juga senang saya memenuhi ajakannya ke Malang," kenang Firman.
Pilihan Firman terbukti tetap. Di Arema, kemampuan dan kepercayaan dirinya kian berkembang. Di klub asal Malang itu, ia mendapat masukan dari seniornya I Putu Gede serta dua pemain asing Arema, Joao Carlos dan Franco Hitta.
Tetaplah Berpijak ke Bumi
https://t.co/r58UfYxw8b | Firman Utina: Benny Dollo Salah Satu Pelatih Terbaik Indonesia pic.twitter.com/YwgutxFREB
— Bola (@Bolanet) October 15, 2015
Sebagai pemain, Firman tentu senang bila mendapat pujian dari sang mentor. Ironisnya, Firman jarang mendapat pujian dari Benny Dollo meski tampil baik. Termasuk usai mendapat penghargaan sebagai pemain terbaik Copa Indonesia 2005.
"Om Benny malah bilang, pujian bisa jadi penghambat kariermu. Tetaplah berpijak ke bumi dan terus belajar."
Gelar Copa Indonesia adalah pencapaian terbaik kolaborasi Firman bersama sang mentor. Setelah itu, Firman meraih tiga trofi juara Liga Indonesia dengan klub yang berbeda. Masing-masing Sriwijaya FC musim 2011-2012, Persib Bandung (2014) dan Bhayangkara (2017).
Setelah membawa Bhayangkara juara Firman mulai merintis karier sebagai pelatih. Musim lalu, ia menjadi Direktur Akademi Kalteng Putera. Kini, ia sudah mengikuti kursus kepelatihan lisensi A-AFC.
"Saya baru mulai merintis. Yang pasti, tantangan sebagai pelatih berbeda ketika saya masih menjadi pemain," pungkasnya.
Sumber: Youtube Ricky Nelson Coaching
Disadur dari: Bola.com/Abdi Satria/Yus Mei Sawitri
Published: 16 Juni 2020
Baca juga artikel-artikel lainnya:
- Respons Djadjang Nurdjaman Terkait Wacana Kompetisi Tanpa Degradasi
- Winger Persebaya Berharap Segera Ada Kabar Baik Terkait Kelanjutan Kompetisi
- Djadjang Nurdjaman Setuju Yogyakarta Jadi Homebase jika Kompetisi Lanjut
- Bayu Gatra Setuju Kompetisi Tanpa Degradasi Asalkan Liga Dilanjutkan
- Meski Secara Mandiri, Skuat Persib Bandung Tetap Berlatih Maksimal
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 1 November 2026 06:34Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
-
Bola Indonesia 31 Oktober 2026 10:25Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
-
Bola Indonesia 31 Oktober 2026 10:21Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 1 November 2026 09:10Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
-
Liga Inggris 1 November 2026 09:00Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
-
Liga Spanyol 1 November 2026 08:51Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
-
Liga Italia 1 November 2026 08:28Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
-
Liga Italia 1 November 2026 08:21Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
-
Liga Italia 1 November 2026 08:03Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
BERITA LAINNYA
-
indonesia 1 November 2026 06:34Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
-
indonesia 1 November 2026 06:21Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
-
indonesia 31 Oktober 2026 17:44Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
-
indonesia 31 Oktober 2026 17:30Hasil BRI Super League: Bungkam Persik, Persita Perpanjang Catatan tak Terkalahkan!
SOROT
-
Liputan6 1 November 2026 09:46Ketua Kadin Lapor Prabowo, Investasi Dalam Negeri Rp 2.000 Triliun
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5474423/original/065994600_1768476612-Ketua_Umum_Kadin_Indonesia__Anindya_Novyan_Bakrie-15_Januari_2026-a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)

