
"Kami bermain dengan suhu 10 derajat Celcius dan guyuran hujan, sehingga anak-anak tidak mampu mengembangkan permainan," kata pelatih SFC, Rahmad Darmawan, seusai pertandingan.
Dia mengatakan, "Laskar Wong Kito" mengalami penurunan performa karena tidak dapat beradaptasi dengan suhu udara dingin. "Pemain terkejut dengan suhu yang demikian dinginnya, karena biasa bermain dalam suhu khas daerah tropis. Terlebih kondisi lapangan juga jelek karena hujan, sedangkan pemain biasa main di lapangan bagus," ujar dia.
Namun, meski menyadari kendala yang dihadapi pemainnya tersebut, Rahmad tetap tidak dapat menutupi kekecewaan karena mengakui tim lawan bermain lebih baik dalam melancarkan strategi. "Lawan bermain lebih agresif dan banyak menguasai bola dibandingkan kami yang cederung bermain dalam tempo lamban. Akibatnya, lini pertahanan begitu mudah ditembus pemain depan lawan," ujar mantan pelatih Persija dan Persipura ini.
Selain kendala cuaca, pelatih yang akrab disapa RD ini mengatakan bahwa permainan itu juga berlangsung keras. Akibatnya, beberapa kali terjadi pelanggaran terhadap pemain andalannya seperti Anoure Obiora Richard Keith, Kayamba Gumbs dan Ponaryo Astaman.
"Persiwa bermain lebih agresif dalam melakukan tekanan. Akibatnya, beberapa pemain mereka melakukan pelanggaran keras terhadap beberapa pemain kami," tandas RD. (ant/den)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Otomotif 5 April 2026 09:29 -
Bola Dunia Lainnya 5 April 2026 09:22 -
Otomotif 5 April 2026 09:20 -
Liga Spanyol 5 April 2026 09:15 -
Voli 5 April 2026 08:56 -
Voli 5 April 2026 08:46
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...











:strip_icc()/kly-media-production/medias/3017478/original/046853000_1578564285-20200109-Waspadai-Gelombang-Tinggi-dan-Banjir-Rob-IMAM-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5538673/original/073262100_1774572336-MPL_ID_S17_02.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546504/original/053466800_1775310466-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4019602/original/055672200_1652264923-polri_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546445/original/031542400_1775302089-WhatsApp_Image_2026-04-04_at_18.23.24.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4706409/original/091051700_1704368320-20240104-Cuaca_Ekstrim-ANG_5.jpg)

