
Bola.net - Milomir Seslija kecewa dengan kekalahan anak asuhnya pada laga lanjutan Shopee Liga 1 musim 2019, kontra PS TIRA. Pelatih Arema FC ini menilai hasil ini merupakan bukti bahwa sepak bola merupakan olahraga yang sangat kejam.
"Saya rasa, sepak bola sangat kejam," ucap Milomir Seslija, dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.
"Kami mendominasi nyaris sepanjang pertandingan. Sementara, mereka hanya sesekali menyerang, tapi bisa mencetak dua gol," sambungnya.
Sebelumnya, Arema harus menelan kekalahan pada laga pekan keenam Shopee Liga 1 musim 2019. Pada pertandingan yang dihelat di Stadion Gajayana Kota Malang, Sabtu (29/06) ini, klub berlogo singa mengepal tersebut harus menyerah dengan skor 1-2.
PS TIRA lebih dulu unggul pada laga yang disiarkan langsung oleh Indosiar ini melalui sundulan Osas Saha. Kemudian, Arema mampu menyamakan kedudukan melalui sepakan bebas Makan Konate. Namun, asa Arema untuk mendapat poin pada laga ini harus sirna menyusul gol Parfait Louis Essengue ketika pertandingan memasuki injury time pada babak kedua.
Dengan kekalahan ini, Arema masih terdampar di peringkat ke-14 klasemen sementara dengan raihan tiga poin dari empat pertandingan. Sementara, PS TIRA berada di peringkat kedua klasemen dengan raihan 11 poin dari lima pertandingan.
Bagaimana Milomir Seslija menilai permainan anak asuhnya pada pertandingan ini? Simak penjelasannya di bawah ini.
Berhasil Mendominasi
Menurut Milo -sapaan karib Milomir Seslija- anak asuhnya tak tampil buruk pada pertandingan ini. Terbukti, pelatih asal Bosnia ini menambahkan, mereka berhasil mendominasi permainan dan menciptakan sejumlah peluang.
"Kami bermain bagus, terutama pada babak kedua. Kami menciptakan sejumlah peluang dan memaksa mereka tak mendapat peluang," kata Milo.
"Namun, ada kesalahan yang kami buat dan mereka bisa mencetak gol. Ini mungkin juga karena kondisi lapangan yang licin. Yang pasti, sepak bola sangat kejam," ia menambahkan.
Buat Kesalahan Konyol
Lebih lanjut, Milo pun membeber pendapatnya soal gol kedua PS TIRA, yang membuat timnya gagal meraih poin pada laga ini. Pelatih berusia 54 tahun ini menyebut gol tersebut terjadi karena sejumlah faktor.
"Gol ini bermla dari umpan panjang lawan. Sementara, pemain kami kehilangan konsentrasi. Hal ini ditambah lagi kondisi lapangan yang licin. Lagi pula, biasanya, hal seperti ini tidak berbahaya," jelas Milo.
"Namun, terlepas dari kerja keras dan dominasi, kami harus membayar mahal akibat dari kesalahan ini," ia menandaskan.
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 23 Juli 2026 11:00Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
-
Bola Indonesia 21 Juli 2026 21:07Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
-
Bola Indonesia 21 Juli 2026 20:59Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
-
Bola Indonesia 6 Juli 2026 19:51Alfeandra Dewangga Terima Sambutan Hangat dari Skuad Arema FC
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 23 Juli 2026 22:03Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
BERITA LAINNYA
-
indonesia 23 Juli 2026 15:31Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
-
indonesia 23 Juli 2026 11:00Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 23:16Momen Mentan Bantu Korban Kecelakaan hingga Telat Rapat dengan Prabowo
-
Liputan6 23 Juli 2026 22:10Prabowo Sebut Koalisi Pemerintah Senapas, Yakin PDIP Akan Bersama
-
Liputan6 23 Juli 2026 21:37Prabowo Guyon Pengakuan Dosa di Harlah PKB
-
Liputan6 23 Juli 2026 21:15IFG Pangkas 12 Entitas, Bos Danantara Soroti Misinvestment
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305997/original/091903700_1784823366-89568794-B5E5-4F02-BDC2-9CE57EBB9058.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305993/original/036458400_1784821760-IMG_6032.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305984/original/092121400_1784820529-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_19.46.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305972/original/066888600_1784815774-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_20.52.55.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305976/original/078346800_1784817430-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_21.30.02.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305961/original/021053100_1784813706-Foto_Ilustrasi_-_Gedung_IFG__Dok._IFG_.jpeg)

