
Bola.net - Pentas sepakbola tanah air dikejutkan dengan tertangkapnya mantan pemain tim nasional Indonesia berinisial IA ketika memakai narkoba, di sebuah tempat hiburan, di Jakarta, Kamis (26/9) dini hari WIB.
Hal tersebut, diketahui ketika Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan razia. Kabid Pencegahan BNN DKI Jakarta, Shafari Partodiharjo, dalam siaran langsung di sebuah televisi nasional membenarkan hal tersebut. Spekulasi beredar, yang dimaksud IA yakni Isnan Ali.
Dikatakan Shafari, total terdapat empat orang yang ditangkap karena terindikasi memakai narkoba setelah dilakukan tes urin. Sebanyak tiga orang ditangkap di daerah Kemang, Jakarta Selatan. Sedangkan satu orang lainnya ditangkap di kawasan Plaza Senayan. Kini, keempatnya telah dibawa ke Kantor BNN Provinsi DKI Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, Isnan Ali langsung membantah telah ditangkap BNN dan meluruskannya di salah satu televisi swasta nasional.
"Berita itu hoax. Berita ini lebih buruk dari berita meninggalnya kapten Sriwijaya FC Ponaryo Astaman," kata pemain Persidafon Dafonsoro tersebut.
Mantan pemain Timnas era 2000 tersebut melanjutkan, kini tengah berada di rumah bersama keluarganya dan tidak sedang berada di tempat kejadian perkara, ketika BNN melakukan razia. Selain Persidafon, klub yang pernah dibela Isnan yakni PSM, Barito Putera, Persikota Tangerang, Persita Tangerang, Sriwijaya FC, Persib Bandung, dan Mitra Kukar. (esa/mac)
Hal tersebut, diketahui ketika Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan razia. Kabid Pencegahan BNN DKI Jakarta, Shafari Partodiharjo, dalam siaran langsung di sebuah televisi nasional membenarkan hal tersebut. Spekulasi beredar, yang dimaksud IA yakni Isnan Ali.
Dikatakan Shafari, total terdapat empat orang yang ditangkap karena terindikasi memakai narkoba setelah dilakukan tes urin. Sebanyak tiga orang ditangkap di daerah Kemang, Jakarta Selatan. Sedangkan satu orang lainnya ditangkap di kawasan Plaza Senayan. Kini, keempatnya telah dibawa ke Kantor BNN Provinsi DKI Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, Isnan Ali langsung membantah telah ditangkap BNN dan meluruskannya di salah satu televisi swasta nasional.
"Berita itu hoax. Berita ini lebih buruk dari berita meninggalnya kapten Sriwijaya FC Ponaryo Astaman," kata pemain Persidafon Dafonsoro tersebut.
Mantan pemain Timnas era 2000 tersebut melanjutkan, kini tengah berada di rumah bersama keluarganya dan tidak sedang berada di tempat kejadian perkara, ketika BNN melakukan razia. Selain Persidafon, klub yang pernah dibela Isnan yakni PSM, Barito Putera, Persikota Tangerang, Persita Tangerang, Sriwijaya FC, Persib Bandung, dan Mitra Kukar. (esa/mac)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 26 September 2013 19:40 -
Tim Nasional 26 September 2013 16:53 -
Bola Indonesia 26 September 2013 15:19 -
Bola Indonesia 26 September 2013 13:49 -
Tim Nasional 26 September 2013 08:31
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 24 April 2026 02:00 -
Liga Italia 24 April 2026 01:45 -
Liga Italia 24 April 2026 01:00 -
Piala Dunia 24 April 2026 00:49 -
Liga Italia 24 April 2026 00:25 -
Liga Italia 24 April 2026 00:16
MOST VIEWED
- Cerita di Balik Tendangan Kungfu Fadly Alberto di EPA U-20: Benarkah Ada Ucapan Rasisme di Stadion?
- Hasil Madrid vs Alaves: Raih Tiga Poin, Los Blancos Kembali ke Persaingan Gelar Juara La Liga!
- Bojan Hodak Ngamuk! Sebut Gol Dewa United ke Gawang Persib Seperti Kesalahan Anak Kecil
- Live Streaming BRI Super League: PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta Hari Ini, Rabu 22 April 2026
HIGHLIGHT
- 9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Mele...
- 5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Ma...
- Beban Finansial Menggunung! 6 Kontrak Terburuk Man...
- 5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi ...
- Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...



















KOMENTAR