
Bola.net - Persib Bandung dan Persebaya Surabaya akan saling berhadapan pada pekan ke-23 Shopee Liga 1 2019. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat malam (18/10/2019).
Kebetulan, dua tim eks Perserikatan ini dilatih oleh pelatih asing yang sama-sama berasal dari Eropa, meski berbeda negara. Persib ditangani oleh Robert Alberts asal Belanda, sedangkan Persebaya berada di bawah arahan Wolfgang Pikal dari Austria.
Dari usia, keduanya terpaut cukup jauh, mencapai 13 tahun. Robert lahir pada 1954, sedangkan Pikal pada 1967. Pengalaman kedua pelatih ini juga jelas jauh berbeda.
Robert memiliki rekam jejak yang lebih beragam dan membuatnya sarat pengalaman. Dia sudah menjadi pelatih sejak 1984 di Swedia, Malaysia, Korea Selatan, Singapura, hingga ke Indonesia.
Berbagai gelar juga dipersembahkan oleh Robert di beberapa klub yang pernah ditanganinya. Di antaranya adalah memberi gelar juara kasta kedua Malaysia untuk Kedah FA dan Sarawak FA. Di Singapura, dia membawa Home United menjuarai edisi 1999.
Pindah ke Indonesia, Robert Alberts mempersembahkan gelar Indonesia Super League 2009-2010 untuk Arema. Artinya, pelatih satu ini sudah malang melintang di kompetisi Asia Tenggara dan tidak bisa dianggap sebelah mata.
Dari gaya permainan, Robert Alberts mengandalkan kecepatan pemain sayap sesekali saat celah lini pertahanan lawan muncul. Tapi, mereka juga kerap memiliki gelandang yang mampu mengalirkan bola dengan lancar ke lini depan.
Wolfgang Pikal Baru Jadi Pelatih Kepala
Berbeda dengan Robert Alberts, Pikal tergolong kurang dalam hal pengalaman. Sosok satu ini terbilang lambat untuk memulai karier sebagai pelatih. Selama ini, dia dikenal sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia pada 2010, 2014, dan 2016 membantu kerja pelatih kepala Alfred Riedl.
Rekam jejak Pikal yang baru saja mengantongi lisensi AFC Pro juga tidak sementereng Robert Alberts. Dia bahkan baru menjadi pelatih kepala sebuah klub kasta tertinggi saat menangani Persebaya mulai akhir Agustus lalu.
Situasinya pun sebenarnya karena darurat. Mulanya, Persebaya menunjuk Alfred Riedl sebagai pelatih kepala dan Pikal menjadi asisten pelatih. Namun, Riedl mengalami masalah pada kesehatannya sehingga Pikal langsung naik pangkat.
Sejak menjadi pelatih kepala Persebaya, Pikal tidak mengubah gaya permainan tim berjulukan Bajul Ijo itu. Dia tetap meminta anak asuhnya bermain ngeyel, ngosek, dan wani yang telah menjadi ciri khas permainan klub asal Kota Pahlawan itu.
Gaya permainan itu selalu sejalan saat mereka memiliki pemain asal Brasil yang juga memiliki kemampuan fisik mumpuni. Persebaya sendiri mempunyai trio asal Negeri Samba pada diri David da Silva, Diogo Campos, dan Otavio Dutra.
Laga ini bahkan menjadi pertemuan kali pertama kedua pelatih yang sama-sama menjadi pelatih kepala. Saat melakoni sesi latihan resmi, keduanya sempat bertemu dan berbincang lama seolah merupakan sahabat yang sudah lama tidak bersua.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Aditya Wany/Editor Benediktus Gerendo Pradigdo
Published: 18 Oktober 2019
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 23 Juli 2026 09:16Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
-
Asia 23 Juli 2026 08:46Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
-
Piala Dunia 23 Juli 2026 07:27Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 22 Juli 2026 16:39Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
-
indonesia 22 Juli 2026 16:30Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 09:30Ratusan Personel Kawal Demo di Gambir dan DPR Hari Ini
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:38Kejagung Terbitkan Sprindik TPPU, Usut Emas 74 Kg di Rumah Febrie
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:20Penampakan Artefak Indonesia yang Dibawa Direktur FBI saat Temui Prabowo
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:15Direktur FBI Temui Prabowo, Bawa Artefak Indonesia yang Diselundupkan
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:05Presiden Prabowo Hadiri Puncak Harlah PKB Malam Ini
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:00Deretan Kasus Kekerasan dalam Pacaran: Disekap Hingga Disiksa
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571485/original/060468600_1777626565-21378.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293391/original/038831400_1783699399-pol5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304769/original/024518000_1784770063-IMG-20260723-WA0001.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304768/original/016406100_1784770063-IMG-20260723-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302187/original/020726000_1784536360-Screenshot_2026-07-20_at_15.30.41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/527394/original/aniaya-ilustrasi-131207b.jpg)

