
Bola.net - Sekjen PSSI, Hadiyandra memastikan, jika rapat Exco yang rencananya akan digelar 1 atau 5 April mendatang tak akan dihadiri oleh enam anggota Exco terhukum yang memilih walk out dari arena KLB PSSI, 17 Maret lalu.
Menurutnya, rapat Exco tersebut akan membahas agenda seputar evaluasi Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada 17 Maret lalu, kinerja Badan Tim Nasional (BTN), lalu mencari waktu dan lokasi yang tepat untuk pelaksanaan Kongres PSSI pada bulan Juni mendatang.
"Intinya, akan membahas seputar program PSSI ke depannya. Selain itu, evaluasi kerja BTN terkait hasil pertandingan lawan Arab Saudi, dalam lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015," ujar Hadiyandra.
Lebih jauh dikatakannya, rapat Exco tersebut tidak akan mengundang enam pihak terhukum akibat melakukan tindakan walk out ketika berlangsungnya KLB PSSI pada 17 Maret. Mereka yakni, Sihar Sitorus, Bob Hippy, Tuty Dau, Mawardi Nurdin, Widodo Santoso dan Farid Rahman.
"Enam Exco tersebut, dipastikan tidak dilibatkan dalam rapat karena masih terhukum. Untuk sementara waktu, mereka juga tidak boleh terlibat dalam seluruh kegiatan sepakbola. Tidak hanya itu, mereka juga tidak diperkenankan menggunakan nama lembaga PSSI untuk kegiatan apapun," tegasnya.
Sementara itu, nasib empat Exco tambahan justru lebih baik. Dikatakan Hadiyandra, nama Exco seperti Hardi Hasan (Ketua Pengurus Provinsi DKI Jakarta), Zulfadli (Ketua Pengurus Provinsi Yogyakarta), Djamal Aziz (anggota Komisi X dari DPR RI), dan La Siya (Ketua Harian klub Persipura Jayapura) dipastikan mengikuti rapat.
"Sebab, keempatnya sudah sah berstatus Exco sejak berakhirnya KLB PSSI. Kini, jumlah Exco mencapai 15 orang. Rinciannya, terdiri satu Ketua Umum, dua Wakil Ketua Umum dan 12 anggota Exco. Namun untuk sementara atau sampai ada hasil dalam rapat, Farid Rahman dan kawan-kawan tidak dilibatkan," pungkasnya. (esa/dzi)
Menurutnya, rapat Exco tersebut akan membahas agenda seputar evaluasi Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada 17 Maret lalu, kinerja Badan Tim Nasional (BTN), lalu mencari waktu dan lokasi yang tepat untuk pelaksanaan Kongres PSSI pada bulan Juni mendatang.
"Intinya, akan membahas seputar program PSSI ke depannya. Selain itu, evaluasi kerja BTN terkait hasil pertandingan lawan Arab Saudi, dalam lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015," ujar Hadiyandra.
Lebih jauh dikatakannya, rapat Exco tersebut tidak akan mengundang enam pihak terhukum akibat melakukan tindakan walk out ketika berlangsungnya KLB PSSI pada 17 Maret. Mereka yakni, Sihar Sitorus, Bob Hippy, Tuty Dau, Mawardi Nurdin, Widodo Santoso dan Farid Rahman.
"Enam Exco tersebut, dipastikan tidak dilibatkan dalam rapat karena masih terhukum. Untuk sementara waktu, mereka juga tidak boleh terlibat dalam seluruh kegiatan sepakbola. Tidak hanya itu, mereka juga tidak diperkenankan menggunakan nama lembaga PSSI untuk kegiatan apapun," tegasnya.
Sementara itu, nasib empat Exco tambahan justru lebih baik. Dikatakan Hadiyandra, nama Exco seperti Hardi Hasan (Ketua Pengurus Provinsi DKI Jakarta), Zulfadli (Ketua Pengurus Provinsi Yogyakarta), Djamal Aziz (anggota Komisi X dari DPR RI), dan La Siya (Ketua Harian klub Persipura Jayapura) dipastikan mengikuti rapat.
"Sebab, keempatnya sudah sah berstatus Exco sejak berakhirnya KLB PSSI. Kini, jumlah Exco mencapai 15 orang. Rinciannya, terdiri satu Ketua Umum, dua Wakil Ketua Umum dan 12 anggota Exco. Namun untuk sementara atau sampai ada hasil dalam rapat, Farid Rahman dan kawan-kawan tidak dilibatkan," pungkasnya. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 22 Juli 2026 12:00Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
BERITA LAINNYA
-
indonesia 21 Juli 2026 21:07Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
-
indonesia 21 Juli 2026 20:59Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
-
indonesia 21 Juli 2026 19:26Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
SOROT
-
Liputan6 22 Juli 2026 15:23Sudaryono Resmi Jabat Kepala BGN
-
Liputan6 22 Juli 2026 15:19Kisah Haru Rizky, Anak Kuli Bangunan yang Dilantik Jadi Perwira TNI
-
Liputan6 22 Juli 2026 15:11Pelantikan di Istana Hari Ini Tak Hanya untuk Kepala BGN
-
Liputan6 22 Juli 2026 14:48Kejagung Buka Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus MBG
-
Liputan6 22 Juli 2026 14:43KPK Ungkap Dua Kasus Paling Menonjol Usai 17 Kali OTT
-
Liputan6 22 Juli 2026 14:15Sudaryono: Nanik S Deyang Kakak Saya
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304162/original/054258800_1784708631-WhatsApp_Image_2026-07-22_at_15.21.12.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304160/original/086614000_1784708347-IMG_5863.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304137/original/085607700_1784707839-b7a5879e-e8eb-4fe6-b798-c18b5532be25.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7763180/original/047805700_1780573209-IMG_0932.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8069661/original/073738100_1780914672-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261154/original/097771900_1781686557-Wakil_Menteri_Pertanian__Sudaryono-17_Juni_2026b.jpg)

