
Bola.net - - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan menggandeng Kepolisian Republik Indonesia untuk membongkar praktek pengaturan skor atau match fixing di pentas sepak bola Indonesia.
Menurut Wakil Ketua PSSI, Joko Driyono, dalam waktu dekat pihaknya akan menjalin kesepakatan baru dengan pemerintah khususnya kepolisian. Tujuannya untuk mencari formula yang konkret dalam memberantas match fixing.
"Match fixing penting, PSSI punya komitmen, komite Ad hoc integrity telah dibentuk, sinergi tiga pihak harus kita segera jalankan atas asistensi FIFA," kata Joko Driyono usai menjadi pembicara dalam diskusi sepak bola nasional di Surabaya.
"Di Bulan Januari kita bisa membuat kesepakatan sinergi baru dengan pemerintah khususnya kepolisian untuk mendampingi proses yang ada dalam mengatasi hal-hal terkait masalah integrity," sambungnya.
Selengkapnya scroll berita ini ke bawah ya Bolaneters.
Pelaku Bisa Dipidana
Dikatakan Jokdri, untuk memberantas praktek match fixing, membutuhkan proses bertingkat. Sehingga dibutuhkan lembaga yang punya kewenangan untuk melakukan penyelidikan mendalam.
"Kepetingan kita adalah menggadeng stakeholder yang memiliki instrumen, tools dan kapasitas untuk dua hal, investigasi dan follow up tentang penegakan hukum untuk non football family," lanjutnya.
Dan ia menegaskan bahwa para pelakunya bisa diancam dengan pidana sesuai dengan kategori kesalahannya. Tetapi ancaman itu berlaku bagi para pelaku di luar sepak bola.
"Bisa [dipidana], bisa masuk kategori korupsi, bisa masuk konspirasi dan seterusnya tapi itu fokus pada non football family," tandasnya.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 23 Juli 2026 09:16Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
-
Asia 23 Juli 2026 08:46Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
BERITA LAINNYA
-
indonesia 22 Juli 2026 16:39Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 10:19Kepala Kantor Bea Cukai Kediri Jadi Tersangka Kasus Suap
-
Liputan6 23 Juli 2026 09:40Ketua Komisi III DPR ke Jampidsus Kuntadi: Tuntaskan Kasus Febrie
-
Liputan6 23 Juli 2026 09:30Ratusan Personel Kawal Demo di Gambir dan DPR Hari Ini
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:43Kejagung Keluarkan Sprindik TPPU, Febrie Dipanggil soal Emas 74 Kg
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:38Kejagung Terbitkan Sprindik TPPU, Usut Emas 74 Kg di Rumah Febrie
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:20Penampakan Artefak Indonesia yang Dibawa Direktur FBI saat Temui Prabowo
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8162918/original/038664800_1781017566-35916.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6218706/original/020422100_1779096025-Kepala_Badan_Pemulihan_Aset__BPA__Kejaksaan__Kuntadi-18_Mei_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571485/original/060468600_1777626565-21378.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292890/original/041047500_1783663722-jam5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293391/original/038831400_1783699399-pol5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304769/original/024518000_1784770063-IMG-20260723-WA0001.jpg)

