
Bola.net - Keputusan Ketua Umum Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Jakarta Timur, Gatot Haryo Sutedjo, menjadi Ketua Umum Asosiasi PSSI DKI Jakarta periode 2013-2017 semakin bulat.
Nantinya, GH Sutedjo akan berebut suara dengan dua kandidat lainnya dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) PSSI DKI Jaya, di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Sabtu (14/12) pagi. Dua kandidat yang dimaksud yakni, Gusti Randa dan Jaelani.
"Saya ini kan orang bola. Apalagi, memenuhi persyaratan bakal calon dan selalu siap bekerja. Sehingga, dalam pemilihan ini saya hanya berpikir positif saja. Jika para pemilik suara menginginkan saya menjadi Ketua, ayo kita sama-sama bekerja. Namun jika tidak, saya pun tetap siap bekerja," kata GH Sutedjo.
Dalam pemilihan kali ini, GH Sutedjo mengaku memiliki target khusus. Namun, dilanjutkannya, bukan untuk pribadi, melainkan demi organisasi. Misalnya, diungkapkannya, ingin memberikan contoh terkait tidak boleh adanya pengurus yang merangkap jabatan.
Karena itu, ditegaskannya, siap melepaskan jabatan sebagai Ketua Pengcab PSSI Jakarta Timur periode 2010-2015 dan Ketua Asosiasi Pelatih Sepak Bola Indonesia (APSI) periode 2011-2016.
Kontan, jabatannya di APSI akan diserahkan kepada Didiek Darmadi. Selain itu, secara informal sudah memberikan penjelasan kepada Sekjen PSSI Joko Driyono terkait kemungkinan pelepasan posisinya sebagai ketua APSI.
"Jika saya terpilih, maka semua jabatan tersebut akan dilepas atau di Plt-kan. Saya sangat paham tentang aturan tidak diperbolehkannya rangkap jabatan Ketua dalam organisasi yang sama. Karena itu, saya ingin memberikan contohnya," sambungnya.
"Semoga, Musprov PSSI DKI Jaya berjalan fair dan tidak muncul dampak negatif. Sebab jika saya terpilih, akan bekerja dengan klub dan seluruh pihak-pihak terkait. Utamanya, demi kemajuan persepakbolaan DKI dan nasional. Selain itu, menjalankan pembinaan usia muda untuk menyongsong PON," tambahnya.
"Karena itu, kita harus prioritaskan junior-junior dari Jakarta yang berasal dari klub dan Pengcab. Sehingga, tidak perlu lagi mengambil pemain dari daerah lain. Kemudian, kami siap 100 persen menjalankan regulasi dan menjadi administrator PSSI," imbuhnya.
Lebih jauh dikatakannya lagi, fokus dan serius menjalankan sepak bola Liga Amatir, Divisi I, II dan III. Alhasil, berperan aktif dalam mendorong Pengcab untuk melakukan pembinaan dan memutar kompetisi. Dengan begitu, PSSI DKI Jakarta bisa mendapatkan banyak pemain berbakat.
Dalam Musprov PSSI DKI Jaya tersebut, para kandidat akan bersaing mendapatkan total sebanyak 18 pemilik suara atau voters. Masing-masing voters tersebut, yaitu enam Pengcab Jakpus, Jaktim, Jakbar, Jakut, Jaksel, Kepulauan Seribu. Kemudian, PS Jaktim, PS Jakbar, PS Jakpus, Jaksel, PS Pemuda Jaya, PS Bina Mutiara, PS Trisakti, PS. Kompak, dan PS Citra Muda. (esa/dzi)
Nantinya, GH Sutedjo akan berebut suara dengan dua kandidat lainnya dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) PSSI DKI Jaya, di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Sabtu (14/12) pagi. Dua kandidat yang dimaksud yakni, Gusti Randa dan Jaelani.
"Saya ini kan orang bola. Apalagi, memenuhi persyaratan bakal calon dan selalu siap bekerja. Sehingga, dalam pemilihan ini saya hanya berpikir positif saja. Jika para pemilik suara menginginkan saya menjadi Ketua, ayo kita sama-sama bekerja. Namun jika tidak, saya pun tetap siap bekerja," kata GH Sutedjo.
Dalam pemilihan kali ini, GH Sutedjo mengaku memiliki target khusus. Namun, dilanjutkannya, bukan untuk pribadi, melainkan demi organisasi. Misalnya, diungkapkannya, ingin memberikan contoh terkait tidak boleh adanya pengurus yang merangkap jabatan.
Karena itu, ditegaskannya, siap melepaskan jabatan sebagai Ketua Pengcab PSSI Jakarta Timur periode 2010-2015 dan Ketua Asosiasi Pelatih Sepak Bola Indonesia (APSI) periode 2011-2016.
Kontan, jabatannya di APSI akan diserahkan kepada Didiek Darmadi. Selain itu, secara informal sudah memberikan penjelasan kepada Sekjen PSSI Joko Driyono terkait kemungkinan pelepasan posisinya sebagai ketua APSI.
"Jika saya terpilih, maka semua jabatan tersebut akan dilepas atau di Plt-kan. Saya sangat paham tentang aturan tidak diperbolehkannya rangkap jabatan Ketua dalam organisasi yang sama. Karena itu, saya ingin memberikan contohnya," sambungnya.
"Semoga, Musprov PSSI DKI Jaya berjalan fair dan tidak muncul dampak negatif. Sebab jika saya terpilih, akan bekerja dengan klub dan seluruh pihak-pihak terkait. Utamanya, demi kemajuan persepakbolaan DKI dan nasional. Selain itu, menjalankan pembinaan usia muda untuk menyongsong PON," tambahnya.
"Karena itu, kita harus prioritaskan junior-junior dari Jakarta yang berasal dari klub dan Pengcab. Sehingga, tidak perlu lagi mengambil pemain dari daerah lain. Kemudian, kami siap 100 persen menjalankan regulasi dan menjadi administrator PSSI," imbuhnya.
Lebih jauh dikatakannya lagi, fokus dan serius menjalankan sepak bola Liga Amatir, Divisi I, II dan III. Alhasil, berperan aktif dalam mendorong Pengcab untuk melakukan pembinaan dan memutar kompetisi. Dengan begitu, PSSI DKI Jakarta bisa mendapatkan banyak pemain berbakat.
Dalam Musprov PSSI DKI Jaya tersebut, para kandidat akan bersaing mendapatkan total sebanyak 18 pemilik suara atau voters. Masing-masing voters tersebut, yaitu enam Pengcab Jakpus, Jaktim, Jakbar, Jakut, Jaksel, Kepulauan Seribu. Kemudian, PS Jaktim, PS Jakbar, PS Jakpus, Jaksel, PS Pemuda Jaya, PS Bina Mutiara, PS Trisakti, PS. Kompak, dan PS Citra Muda. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 5 Februari 2026 05:31 -
Liga Inggris 5 Februari 2026 05:10 -
Liga Italia 5 Februari 2026 01:30 -
Liga Inggris 5 Februari 2026 01:16 -
Liga Italia 5 Februari 2026 01:05 -
Liga Inggris 5 Februari 2026 00:43
MOST VIEWED
- Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
- Jadwal Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026
- Cerita Layvin Kurzawa saat Diperkenalkan Sebagai Pemain Baru Persib: Istrinya Menangis Terharu, Banyak Bobotoh Memanggil Nama Suaminya
- Persija Ditinggalkan Head of Analyst yang Bergabung dengan John Herdman di Timnas Indonesia
HIGHLIGHT
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
- 7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Cham...
- 5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi d...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493470/original/029566700_1770238293-Manchester_City_s_Tijjani_Reijnders.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3897009/original/094320900_1641526247-ilustrasi-pelecehan-13112020.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493465/original/083460300_1770227899-Potongan_uang_kertas.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5283008/original/087032100_1752495857-1000942741.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5383964/original/082146600_1760706112-Mensesneg_Prasetyo_Hadi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3921477/original/048115100_1643780510-000_9XR33X.jpg)

