
Bola.net - Manajemen Persebaya membeberkan alasan mengapa mereka enggan membikin turnamen. Menurut mereka, dengan kondisi sepakbola Indonesia dewasa ini, sukar untuk merealisasikannya. Apalagi, Persebaya juga tak mau merugi.
Persebaya mengeluhkan kondisi keuangan mereka yang besar pasak dari pada tiang. Mereka terus mengucurkan uang untuk gaji pemain. Sedangkan pengeluaran dari penjualan tiket pertandingan dan sponsor sama sekali tak didapat.
"Prospek bisnis mati, atau menunggu ajal. Membikin turnamen akan semakin menguras dompet," terang sekretaris tim Persebaya, Rahmad Sumanjaya. Hal ini belum termasuk izin dari pihak keamanan yang sangat sukar untuk didapat.
Persebaya dikabarkan mendapat undangan dari Arema Cronus untuk sebuah turnamen segitiga. Selain Persebaya, tim lain yang diundang oleh manajemen Singo Edan adalah Laga FC, tim peserta Divisi Utama. (faw/gia)
Persebaya mengeluhkan kondisi keuangan mereka yang besar pasak dari pada tiang. Mereka terus mengucurkan uang untuk gaji pemain. Sedangkan pengeluaran dari penjualan tiket pertandingan dan sponsor sama sekali tak didapat.
"Prospek bisnis mati, atau menunggu ajal. Membikin turnamen akan semakin menguras dompet," terang sekretaris tim Persebaya, Rahmad Sumanjaya. Hal ini belum termasuk izin dari pihak keamanan yang sangat sukar untuk didapat.
Persebaya dikabarkan mendapat undangan dari Arema Cronus untuk sebuah turnamen segitiga. Selain Persebaya, tim lain yang diundang oleh manajemen Singo Edan adalah Laga FC, tim peserta Divisi Utama. (faw/gia)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 21 April 2026 04:11 -
Bola Indonesia 21 April 2026 03:45 -
Piala Dunia 21 April 2026 01:28 -
Liga Spanyol 21 April 2026 00:30 -
Liga Spanyol 20 April 2026 23:30 -
Piala Dunia 20 April 2026 23:15
MOST VIEWED
- Barcelona Legends Bungkam DRX World Legends 3-0, Ronaldo Nazario Terpesona Atmosfer SUGBK
- Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, 18 April 2026
- Jadwal BRI Super League Pekan Ini Live di Indosiar dan Vidio, 17-20 April 2026
- Ronaldo Nazario Ungkap Kenangan Spesial di Indonesia: 29 Tahun Lalu Datang Sebagai Pemain di Manado, Kini Jadi Pelatih di Jakarta
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560839/original/086744400_1776691697-Dewa_United_vs_Persib_Bandung.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560845/original/037363400_1776693452-Prabowo_Ratas.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4246731/original/017361800_1669905532-IMG_20221201_213654.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560790/original/046002900_1776684364-0420__2__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486906/original/085329000_1769641130-Menu_MBG_berjamur.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5303081/original/010753100_1754044504-1000408667.jpg)

