
Bola.net - Persebaya Surabaya melanjutkan tren positif kemenangan mereka. Menjamu Persepar Palangkaraya di Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu (2/06), Bajul Ijo mampu menang tipis 2-1.
Persebaya tampil mendominasi sejak awal. Namun, Persepar mampu menebar ancaman terlebih dahulu dengan mencuri gol pada menit ke-11 melalui Antonio Teles. Akan tetapi gol ini dianulir karena hakim garis lebih dulu mengangkat bendera sebelum gol ini tercipta.
Gol yang dianulir itu melecut Persebaya untuk tampil lebih beringas. Hasilnya, enam menit berselang, Mat Halil membuka keunggulan untuk Persebaya. Memanfaatkan umpan sundulan Fernando Soler, Halil mampu menyundul bola lebih cepat ketimbang penjaga gawang Sukasto Efendi. Persebaya unggul 1-0.
Skuad Green Force kembali menekan dan menguasai jalannya pertandingan. Namun peluang baru hadir di penghujung babak pertama. Melalui sebuah serangan balik Soler lepas dan berlari dari tengah lapangan usai menerima sodoran bola dari Mario Karlovic. Sayang Soler terjatuh di kotak penalti saat berduel dengan Nur Hidayat dan hanya menghasilkan tendangan sudut saja.
Meski demikian, peluang tersebut seolah menjadi gol tertunda saja. Berawal dari bola muntah hasil tendangan sudut, Andik Vermansyah melepaskan tendangan keras. Sukasto memang sukses menepis bola tersebut, tapi Fery Ariawan berdiri lebih tepat. Bola hasil tepisan Sukasto tadi pun dengan mudahnya disontek ke gawang Persepar. Skor 2-0 untuk Persebaya menemani kedua tim menuju ruang ganti.
Hujan deras yang turun pada awal babak kedua mempengaruhi permainan kedua tim. Pergantian demi pergantian pun terpaksa dilakukan demi menimbal stamina yang terkuras.
Pelatih Persepar, Eddy Simon Badawi menarik keluar Edi Sibung di menit ke 46 dan selanjutnya, Elvis Anes serta Rahman Abanda di menit ke 53 dan 57. Sebagai gantinya, Achmad Fariz, Achmad Faizal, dan Bayu Pradana dimasukkan.
Dari kubu Persebaya, Aulia Ardli dan Rendi Irwan dimasukkan oleh pelatih Ibnu Grahan pada menit ke 61 dan 71. Keduanya masuk menggantikan Yusuf Hamzah dan Fery Ariawan.
Persepar mampu memperkecil ketertinggalannya pada menit ke-81. Memanfaatkan umpan tendangan sudut kiriman Bima Sakti, Oyedope George sukses menyundul bola dan mengubah kedudukan menjadi 2-1. Skor ini bertahan hingga laga usai.
Skuad Persebaya Surabaya: Dimas Galih (GK), Yusuf Hamzah (Aulia Ardli '61), Jefri Prasetya, Nurmufid Fastabiqul, Mat Halil (C); Taufiq, Jusmadi, Mario Karlovic; Andik Vermansyah, Fery Ariawan (Rendi Irwan '57), Fernando Soler
Sukasto Efendi (GK); Nur Hidayat, Rudi Ono, Edi Sibung (Achmad Fariz '46), Oyedope George; Elfis Anes (Achmad Faizal '53); Stevanus Bungaran, Bima Sakti (C), Wijay; Antonio Teles, Rahman Abanda (Bayu Pradana '57). (fjr/rdt)
Persebaya tampil mendominasi sejak awal. Namun, Persepar mampu menebar ancaman terlebih dahulu dengan mencuri gol pada menit ke-11 melalui Antonio Teles. Akan tetapi gol ini dianulir karena hakim garis lebih dulu mengangkat bendera sebelum gol ini tercipta.
Gol yang dianulir itu melecut Persebaya untuk tampil lebih beringas. Hasilnya, enam menit berselang, Mat Halil membuka keunggulan untuk Persebaya. Memanfaatkan umpan sundulan Fernando Soler, Halil mampu menyundul bola lebih cepat ketimbang penjaga gawang Sukasto Efendi. Persebaya unggul 1-0.
Skuad Green Force kembali menekan dan menguasai jalannya pertandingan. Namun peluang baru hadir di penghujung babak pertama. Melalui sebuah serangan balik Soler lepas dan berlari dari tengah lapangan usai menerima sodoran bola dari Mario Karlovic. Sayang Soler terjatuh di kotak penalti saat berduel dengan Nur Hidayat dan hanya menghasilkan tendangan sudut saja.
Meski demikian, peluang tersebut seolah menjadi gol tertunda saja. Berawal dari bola muntah hasil tendangan sudut, Andik Vermansyah melepaskan tendangan keras. Sukasto memang sukses menepis bola tersebut, tapi Fery Ariawan berdiri lebih tepat. Bola hasil tepisan Sukasto tadi pun dengan mudahnya disontek ke gawang Persepar. Skor 2-0 untuk Persebaya menemani kedua tim menuju ruang ganti.
Hujan deras yang turun pada awal babak kedua mempengaruhi permainan kedua tim. Pergantian demi pergantian pun terpaksa dilakukan demi menimbal stamina yang terkuras.
Pelatih Persepar, Eddy Simon Badawi menarik keluar Edi Sibung di menit ke 46 dan selanjutnya, Elvis Anes serta Rahman Abanda di menit ke 53 dan 57. Sebagai gantinya, Achmad Fariz, Achmad Faizal, dan Bayu Pradana dimasukkan.
Dari kubu Persebaya, Aulia Ardli dan Rendi Irwan dimasukkan oleh pelatih Ibnu Grahan pada menit ke 61 dan 71. Keduanya masuk menggantikan Yusuf Hamzah dan Fery Ariawan.
Persepar mampu memperkecil ketertinggalannya pada menit ke-81. Memanfaatkan umpan tendangan sudut kiriman Bima Sakti, Oyedope George sukses menyundul bola dan mengubah kedudukan menjadi 2-1. Skor ini bertahan hingga laga usai.
Skuad Persebaya Surabaya: Dimas Galih (GK), Yusuf Hamzah (Aulia Ardli '61), Jefri Prasetya, Nurmufid Fastabiqul, Mat Halil (C); Taufiq, Jusmadi, Mario Karlovic; Andik Vermansyah, Fery Ariawan (Rendi Irwan '57), Fernando Soler
Sukasto Efendi (GK); Nur Hidayat, Rudi Ono, Edi Sibung (Achmad Fariz '46), Oyedope George; Elfis Anes (Achmad Faizal '53); Stevanus Bungaran, Bima Sakti (C), Wijay; Antonio Teles, Rahman Abanda (Bayu Pradana '57). (fjr/rdt)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bolatainment 8 Agustus 2021 05:27Pemenang Lelang Jersey Mat Halil Persebaya Rp130 Juta: Ini Untuk Kemanusiaan
-
Bolatainment 8 Agustus 2021 05:13Jersey Mat Halil di Persebaya Terlelang Rp130 Juta, Termahal di Indonesia
-
Bola Indonesia 14 April 2017 20:02 -
Bola Indonesia 8 April 2017 12:40 -
Bola Indonesia 3 April 2017 15:19
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 20 April 2026 20:15 -
Liga Italia 20 April 2026 20:09 -
Liga Inggris 20 April 2026 19:44 -
Liga Spanyol 20 April 2026 19:32 -
Liga Inggris 20 April 2026 19:14 -
Liga Inggris 20 April 2026 18:48
MOST VIEWED
- Barcelona Legends Bungkam DRX World Legends 3-0, Ronaldo Nazario Terpesona Atmosfer SUGBK
- Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, 18 April 2026
- Jadwal BRI Super League Pekan Ini Live di Indosiar dan Vidio, 17-20 April 2026
- Ronaldo Nazario Ungkap Kenangan Spesial di Indonesia: 29 Tahun Lalu Datang Sebagai Pemain di Manado, Kini Jadi Pelatih di Jakarta
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/4246731/original/017361800_1669905532-IMG_20221201_213654.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560790/original/046002900_1776684364-0420__2__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486906/original/085329000_1769641130-Menu_MBG_berjamur.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5303081/original/010753100_1754044504-1000408667.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560711/original/036066600_1776678902-Semen_Padang_vs_Persijap.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560710/original/069098400_1776678498-68013b5f-7bfb-4064-9591-fa0c493d83e5.jpg)

