
Bola.net - Direktur Divisi Kompetisi AFC, Stuart Ramalingam, mengungkapkan jika kebanyakan klub sepak bola Indonesia ternyata belum memenuhi kriteria profesional. Hal tersebut disampaikannya dalam seminar sosialisasi yang bertema Licensing Professional Club, Hotel Batavia, Jakarta Barat, Rabu (24/10).
Stuart melanjutkan, untuk meningkatkan standar sebuah klub agar mencapai label profesional ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi. Misalnya, dengan memenuhi skor standar yang ditetapkan AFC, 600. Selain itu, bagaimana pengelolaan klub terhadap sistem keuangan dan organisasi.
"Dengan begitu, klub bisa berlaga di kompetisi regional Asia seperti Liga Champions Asia (LCA) atau AFC Cup," terang Stuart.
Dalam seminar yang dihadiri sekitar 15 perwakilan klub dari kompetisi Indonesian Premier League (IPL) plus Divisi Utama versi PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) tersebut, berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 13.00 WIB.
Mantan CEO M-League tersebut menambahkan, bahwa patokan penilaian dari AFC terhadap klub Indonesia tercermin dalam kontestan Indonesia Super League (ISL) di musim 2010/11.
"Kita melakukan scoring berdasarkan cerminan dari hasil kompetisi ISL musim 2010/11," lanjutnya.
Mengenai peluang Indonesia yang diwakili klub Semen Padang di ajang LCA, Stuart masih belum mengungkapkannya. Hanya saja dikatakannya, klub-klub di Indonesia harus berbenah diri untuk memenuhi kriteria yang dimaksud.
Stuart juga mengaku masih harus mempelajari lebih lanjut sistem jatah LCA dan AFC Cup untuk Indonesia. Menurutnya, dualisme kompetisi yang terjadi di Indonesia cukup menarik dan perlu dikaji ulang.
"Secara garis besar, klub-klub Indonesia belum memenuhi standar profesionalisme klub. Jatah untuk Indonesia di LCA pun masih akan didiskusikan pada pertemuan Komite AFC, bulan November mendatang," tuntasnya. (esa/dzi)
Stuart melanjutkan, untuk meningkatkan standar sebuah klub agar mencapai label profesional ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi. Misalnya, dengan memenuhi skor standar yang ditetapkan AFC, 600. Selain itu, bagaimana pengelolaan klub terhadap sistem keuangan dan organisasi.
"Dengan begitu, klub bisa berlaga di kompetisi regional Asia seperti Liga Champions Asia (LCA) atau AFC Cup," terang Stuart.
Dalam seminar yang dihadiri sekitar 15 perwakilan klub dari kompetisi Indonesian Premier League (IPL) plus Divisi Utama versi PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) tersebut, berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 13.00 WIB.
Mantan CEO M-League tersebut menambahkan, bahwa patokan penilaian dari AFC terhadap klub Indonesia tercermin dalam kontestan Indonesia Super League (ISL) di musim 2010/11.
"Kita melakukan scoring berdasarkan cerminan dari hasil kompetisi ISL musim 2010/11," lanjutnya.
Mengenai peluang Indonesia yang diwakili klub Semen Padang di ajang LCA, Stuart masih belum mengungkapkannya. Hanya saja dikatakannya, klub-klub di Indonesia harus berbenah diri untuk memenuhi kriteria yang dimaksud.
Stuart juga mengaku masih harus mempelajari lebih lanjut sistem jatah LCA dan AFC Cup untuk Indonesia. Menurutnya, dualisme kompetisi yang terjadi di Indonesia cukup menarik dan perlu dikaji ulang.
"Secara garis besar, klub-klub Indonesia belum memenuhi standar profesionalisme klub. Jatah untuk Indonesia di LCA pun masih akan didiskusikan pada pertemuan Komite AFC, bulan November mendatang," tuntasnya. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 13 September 2019 08:38Buntut Kerusuhan SUGBK, Malaysia Sodorkan Berkas Tebal Penuh Aduan ke FIFA
-
Bola Indonesia 3 Oktober 2013 17:27PSM Condong Pilih Opsi Verifikasi Club Licensing
-
Bola Indonesia 6 Februari 2013 11:502014, Semua Klub Wajib Miliki Akademi Pemain Muda
-
Bola Indonesia 30 Oktober 2012 11:31Gagal Capai Skor Klub Profesional, PSM Tak Boleh Santai
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 23 Juli 2026 02:00Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
BERITA LAINNYA
-
indonesia 22 Juli 2026 16:39Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
-
indonesia 22 Juli 2026 16:30Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 01:08Pramono Kenang Peran PKB di Balik Megawati Jadi Wapres
-
Liputan6 22 Juli 2026 23:27Mikrobus Hantam Truk di Tol Pandaan-Malang, 3 Penumpang Tewas
-
Liputan6 22 Juli 2026 21:57Ketua DPRD Bone Dipolisikan Buntut Dugaan Aniaya Staf karena Kue
-
Liputan6 22 Juli 2026 21:28Jalan Keluar Agar Tak Lagi Bermalam di Stasiun Cikarang
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304734/original/047116600_1784743705-58328.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304715/original/052585800_1784737644-1001369976.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304704/original/016390800_1784735476-1001487600.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304689/original/021470600_1784732248-903084.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715363/original/041394300_1782801197-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_13.19.27.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303555/original/038246300_1784643457-57344.jpg)

