
Bola.net - Pentas sepak bola Tanah Air tengah bergairah. Sektor di luar federasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) tengah berlomba-lomba menggulirkan kompetisi.
Hal tersebut, tidak lepas sebagai upaya partisipasi dalam mencari bakat-bakat baru pesepakbola amatir menjadi profesional.
Tengok saja League Star 2013 alias kompetisi sepak bola Liga Pabrik, yang melibatkan sebanyak 500 tim dari lima kota besar.
Aswan Nasution, General Manajer M-150 selaku sponsor Liga Pabrik, mengatakan dengan begitu sepak bola tidak hanya dirasakan sebagian masyarakat, melainkan seluruhnya. Para karyawan Pabrik yang selama ini sebatas menyaksikan dan memberikan dukungan kala tim pujaannya berlaga, kini justru bisa unjuk kebolehan secara langsung.
"Sehingga, mereka tidak hanya berkutat pada rutinitas pekerjaan saja, melainkan mampu menyalurkan hobi dan kreasi melalui kompetisi sepak bola. Bahkan saya percaya, banyak dari mereka yang sebenarnya memiliki kemampuan sangat bagus. Hanya saja, tidak memiliki kesempatan yang semestinya," ujarnya ditemui dalam pembukaan Liga Pabrik, di Lapangan Porci, Cibodas, Tangerang, Minggu (17/11).
Dilanjutkannya, terkesan dengan pelaksanaan pertandingan yang berlangsung semarak dan tertib tersebut. Apalagi, jumlah peserta mencapai 96 tim. Diantaranya, PT Cocoa, PT Agung Dian, PT Bumi Tangerang, PT Misindo Utama, PT Wihadi, PT Gajah Tunggal.
Yang lebih menarik, tim yang tampil di Liga Pabrik diizinkan menggunakan maksimal tiga pemain asing. Selain itu, dilatih pelatih yang memiliki lisensi PSSI.
"Hal tersebut, tentunya semakin memanaskan persaingan dan membuat kompetisi semakin berkualitas. Tidak hanya produktif di dalam pekerjaan, tapi juga bisa berprestasi bagi perusahaan. Harus diakui, spirit tersebut yang melekat dalam kompetisi ini.
"Di Tangerang, semua berjalan lancar, mulai dari izin hingga perangkat pertandingan. Sedangkan sisi kekurangannya, ruang ganti pemain kurang cukup luas saja," tuturnya.
Selepas di Tangerang, berlangsung secara marathon di Lapangan Kawasan Industri Bekasi dan Lapangan Pindad, Bandung pada 30 November. Sementara kompetisi di Semarang, Lapangan Karang Ayu, dan Surabaya, lapangan Kebon Sari Manunggal, pada 14 Desember.
Disambung Agit Atrianto, Event Organizer Star League, menuturkan jika pihaknya segera melakukan koordinasi dengan PSSI Pusat. Dengan begitu, bisa semakin meningkatkan kualitas pertandingan dan berlangsung hingga musim mendatang.
Lebih jauh dikatakan Agit lagi, pertandingan antar pabrik selama ini tumbuh subur namun tidak terorganisir menjadi satu kompetisi nasional. Padahal, banyak bibit unggul yang sebetulnya bisa diorbitkan menjadi pesepakbola profesional.
"Bukannya kami telat dalam berkoordinasi, namun waktu yang belum tepat. Apalagi, banyak yang harus kami siapkan untuk ajang ini dan sangat terbuka serta menghormati PSSI," tuturnya.
Selain itu, pembukaan Liga Pabrik di Tangerang diwarnai kemeriahan pertandingan eksebisi antara tim M-150 lawan Selebriti FC yang diperkuat mantan pemain tim nasional Indonesia, Isnan Ali dan Vernhard Hutabarat.
"Ajang seperti ini sangat bagus. Karena itu, saya hadir di sini untuk memberikan motivasi agar mereka bisa menjadi pesepak bola profesional. Saya yakin, beberapa pemain ini memiliki talenta potensial," tutup pemain yang memperkuat Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia (2002) dan SEA Games Malaysia (2002). (esa/dzi)
Hal tersebut, tidak lepas sebagai upaya partisipasi dalam mencari bakat-bakat baru pesepakbola amatir menjadi profesional.
Tengok saja League Star 2013 alias kompetisi sepak bola Liga Pabrik, yang melibatkan sebanyak 500 tim dari lima kota besar.
Aswan Nasution, General Manajer M-150 selaku sponsor Liga Pabrik, mengatakan dengan begitu sepak bola tidak hanya dirasakan sebagian masyarakat, melainkan seluruhnya. Para karyawan Pabrik yang selama ini sebatas menyaksikan dan memberikan dukungan kala tim pujaannya berlaga, kini justru bisa unjuk kebolehan secara langsung.
"Sehingga, mereka tidak hanya berkutat pada rutinitas pekerjaan saja, melainkan mampu menyalurkan hobi dan kreasi melalui kompetisi sepak bola. Bahkan saya percaya, banyak dari mereka yang sebenarnya memiliki kemampuan sangat bagus. Hanya saja, tidak memiliki kesempatan yang semestinya," ujarnya ditemui dalam pembukaan Liga Pabrik, di Lapangan Porci, Cibodas, Tangerang, Minggu (17/11).
Dilanjutkannya, terkesan dengan pelaksanaan pertandingan yang berlangsung semarak dan tertib tersebut. Apalagi, jumlah peserta mencapai 96 tim. Diantaranya, PT Cocoa, PT Agung Dian, PT Bumi Tangerang, PT Misindo Utama, PT Wihadi, PT Gajah Tunggal.
Yang lebih menarik, tim yang tampil di Liga Pabrik diizinkan menggunakan maksimal tiga pemain asing. Selain itu, dilatih pelatih yang memiliki lisensi PSSI.
"Hal tersebut, tentunya semakin memanaskan persaingan dan membuat kompetisi semakin berkualitas. Tidak hanya produktif di dalam pekerjaan, tapi juga bisa berprestasi bagi perusahaan. Harus diakui, spirit tersebut yang melekat dalam kompetisi ini.
"Di Tangerang, semua berjalan lancar, mulai dari izin hingga perangkat pertandingan. Sedangkan sisi kekurangannya, ruang ganti pemain kurang cukup luas saja," tuturnya.
Selepas di Tangerang, berlangsung secara marathon di Lapangan Kawasan Industri Bekasi dan Lapangan Pindad, Bandung pada 30 November. Sementara kompetisi di Semarang, Lapangan Karang Ayu, dan Surabaya, lapangan Kebon Sari Manunggal, pada 14 Desember.
Disambung Agit Atrianto, Event Organizer Star League, menuturkan jika pihaknya segera melakukan koordinasi dengan PSSI Pusat. Dengan begitu, bisa semakin meningkatkan kualitas pertandingan dan berlangsung hingga musim mendatang.
Lebih jauh dikatakan Agit lagi, pertandingan antar pabrik selama ini tumbuh subur namun tidak terorganisir menjadi satu kompetisi nasional. Padahal, banyak bibit unggul yang sebetulnya bisa diorbitkan menjadi pesepakbola profesional.
"Bukannya kami telat dalam berkoordinasi, namun waktu yang belum tepat. Apalagi, banyak yang harus kami siapkan untuk ajang ini dan sangat terbuka serta menghormati PSSI," tuturnya.
Selain itu, pembukaan Liga Pabrik di Tangerang diwarnai kemeriahan pertandingan eksebisi antara tim M-150 lawan Selebriti FC yang diperkuat mantan pemain tim nasional Indonesia, Isnan Ali dan Vernhard Hutabarat.
"Ajang seperti ini sangat bagus. Karena itu, saya hadir di sini untuk memberikan motivasi agar mereka bisa menjadi pesepak bola profesional. Saya yakin, beberapa pemain ini memiliki talenta potensial," tutup pemain yang memperkuat Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia (2002) dan SEA Games Malaysia (2002). (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 4 April 2020 13:47Isnan Ali, Bukti Insan Sepak Bola Peduli pada Sesama
-
Bola Indonesia 28 Juni 2019 10:56Terpuruknya Barito Putera Memicu Rasa Prihatin Tiga Mantan
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 8 Juni 2026 09:32Piala Dunia 2026: Declan Rice Diangkat Jadi Wakil Kapten Inggris
-
Asia 8 Juni 2026 08:52Cristiano Ronaldo: Fakta-fakta Menarik sang Ikon Sepak Bola Dunia
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 8 Juni 2026 05:36Fakta Baru Perilaku Koruptor di Indonesia, Makin Mengkhawatirkan
-
Liputan6 7 Juni 2026 19:39Orang Tua Siswi Sekolah Rakyat Menangis di Hadapan Prabowo
-
Liputan6 7 Juni 2026 17:00Cita-Cita Siswa Sekolah Rakyat Ingin jadi Menteri Pendidikan
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:22Prabowo Beri Arahan Khusus ke Seskab Teddy soal Sekolah Rakyat
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:00Prabowo: Banyak Orang Berhasil Berasal dari Keluarga Miskin
MOST VIEWED
Hasil Undian ASEAN Club CHampionship: Persib Masuk Grup Neraka, Ada JDT yang Menanti!
Persija Bersih-Bersih 7 Pemain Asing, Presiden Prapanca Tebar Janji Bangun Tim Lebih Kuat
Adam Alis Tantang Cristiano Ronaldo, Bintang Persib Masuk Nominasi Bergengsi AFC Champions League Two
Sebelum Shin Tae-yong, Ini 3 Pelatih Timnas Indonesia yang juga Pernah Menukangi Persija Jakarta
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7763718/original/042993600_1780573631-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7997408/original/031230300_1780835969-IMG-20260607-WA0121.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7995288/original/048154000_1780833479-IMG-20260607-WA0119.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7988291/original/010365700_1780826023-Siswa_Prabowo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980310/original/037480300_1780817497-Prabowo_Pidato_Tabanan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7969192/original/061629100_1780806063-Prabowo_Sekolah_Bali.jpeg)
