
Bola.net - Arema Cronus menderita kekalahan kala menjamu Bali United. Pada laga uji coba yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Minggu (13/06) itu gol tunggal kemenangan Bali dicetak Sukarja pada penghujung laga.
Bertanding di kandang lawan tak membuat Bali United memilih main bertahan. Mereka langsung menggempur pertahanan Arema Cronus. Laga baru berjalan semenit ketika Sandy Sute melepas tembakan keras ke gawang Arema. Namun, bola masih bergulir tipis di sisi kiri gawang I Made Wardana.
Arema sendiri tak mau begitu saja didikte oleh tim tamu. Beberapa kali mereka melakukan serangan balasan dengan mengandalkan kecepatan Samsul Arif dan Benny Wahyudi.
Menit 21, giliran Arif Suyono meneror pertahanan Bali United. Namun sepakannya -memungkasi aksi individunya di kotak penalti- masih melenceng tipis di kanan tiang gawang Awan Seto.
Enam menit berselang, giliran Ahmad Bustomi memiliki peluang membawa Arema unggul. Namun, Awan Setho masih sigap menepis bola sepakan Bustomi yang mengarah ke pojok kanan bawah gawangnya.
Mendekati akhir babak pertama, Bali United memiliki peluang melalui Hendra Sandy. Kali ini sepakannya mengarah tepat ke gawang Arema. Namun, I Made Wardana masih sigap menepis bola. Bayu Gatra -yang tak terkawal di luar kotak penalti Arema- gagal memanfaatkan bola liar. Sepakannya melambung tinggi di atas mistar gawang Arema.
Pada babak kedua, Pelatih Arema, Suharno mengubah komposisi timnya. Ia memasukkan Suroso, Alfarizi dan I Gede Sukadana menggantikan Purwaka Yudi, Hasim Kipuw dan Dendy Santoso. Perubahan komposisi ini diikuti dengan perubahan strategi. Penggawa Arema tak lagi menunggu bola di wilayahnya. Mereka berupaya merebut bola sejak dari area Bali United.
Bali United sendiri tak ketinggalan. Mereka memasukkan I Ngurah Komang menggantikan Awan Setho Raharjo di posisi penjaga gawang. Pergantian ini tak mengubah gaya bermain mereka. Anak-anak asuh Indra Sjafri ini memanfaatkan kecepatan sayap mereka untuk mendobrak pertahanan Arema.
Menit 59, Arema kembali melakukan perubahan komposisi. Kali ini, I Made Wardana, Benny Wahyudi dan Hendro Siswanto ditarik keluar. Sementara, AK, Gilang Ginarsa dan Ferry Aman Saragih dimasukkan.
Bali United juga ikut melakukan rotasi pemain pada menit 62. Sultan Samma dan Bayu Gatra ditarik. Sebagai penggantinya, Indra Sjafri memasukkan Yabes Roni dan Sukarja. Semenit berselang, Arema menarik Samsul Arif dan memasukkan Sunarto.
Menit 68, memanfaatkan sepak pojok Ahmad Bustomi, para penggawa Arema berhasil menciptakan kemelut di mulut gawang Bali United. Namun, pemain bertahan Bali United bisa menghalau bola dari area berbahaya.
Bali United bukannya nir peluang pada babak kedua. Menit 70, sepakan Sutanto Tan memaksa Ahmad Kurniawan bekerja keras demi menghalau bola dari gawangnya.
Dua menit berselang giliran Sukarja membahayakan gawang Arema. Lolos dari kawalan Alfarizi, pemain bernomor punggung 17 ini menusuk ke dalam kotak penalti Arema. Namun, sepakannya melambung tinggi dari sasaran.
Menit 78, Abblode Yao Ruddy mendapat kesempatan mencetak gol bagi Arema. Namun, sepakan penyerang asal Liberia ini masih melenceng dari gawang I Ngurah Komang.
Pada penghujung laga, Sukarja memupuskan asa Arema. Sepakannya memanfaatkan tendangan sudut menembus pojok kanan bawah gawang Arema. Walhasil, ketika Iwan Sukoco meniup peluit panjang tak sampai semenit kemudian, Arema harus puas menerima kekalahan. (den/hsw)
Bertanding di kandang lawan tak membuat Bali United memilih main bertahan. Mereka langsung menggempur pertahanan Arema Cronus. Laga baru berjalan semenit ketika Sandy Sute melepas tembakan keras ke gawang Arema. Namun, bola masih bergulir tipis di sisi kiri gawang I Made Wardana.
Arema sendiri tak mau begitu saja didikte oleh tim tamu. Beberapa kali mereka melakukan serangan balasan dengan mengandalkan kecepatan Samsul Arif dan Benny Wahyudi.
Menit 21, giliran Arif Suyono meneror pertahanan Bali United. Namun sepakannya -memungkasi aksi individunya di kotak penalti- masih melenceng tipis di kanan tiang gawang Awan Seto.
Enam menit berselang, giliran Ahmad Bustomi memiliki peluang membawa Arema unggul. Namun, Awan Setho masih sigap menepis bola sepakan Bustomi yang mengarah ke pojok kanan bawah gawangnya.
Mendekati akhir babak pertama, Bali United memiliki peluang melalui Hendra Sandy. Kali ini sepakannya mengarah tepat ke gawang Arema. Namun, I Made Wardana masih sigap menepis bola. Bayu Gatra -yang tak terkawal di luar kotak penalti Arema- gagal memanfaatkan bola liar. Sepakannya melambung tinggi di atas mistar gawang Arema.
Pada babak kedua, Pelatih Arema, Suharno mengubah komposisi timnya. Ia memasukkan Suroso, Alfarizi dan I Gede Sukadana menggantikan Purwaka Yudi, Hasim Kipuw dan Dendy Santoso. Perubahan komposisi ini diikuti dengan perubahan strategi. Penggawa Arema tak lagi menunggu bola di wilayahnya. Mereka berupaya merebut bola sejak dari area Bali United.
Bali United sendiri tak ketinggalan. Mereka memasukkan I Ngurah Komang menggantikan Awan Setho Raharjo di posisi penjaga gawang. Pergantian ini tak mengubah gaya bermain mereka. Anak-anak asuh Indra Sjafri ini memanfaatkan kecepatan sayap mereka untuk mendobrak pertahanan Arema.
Menit 59, Arema kembali melakukan perubahan komposisi. Kali ini, I Made Wardana, Benny Wahyudi dan Hendro Siswanto ditarik keluar. Sementara, AK, Gilang Ginarsa dan Ferry Aman Saragih dimasukkan.
Bali United juga ikut melakukan rotasi pemain pada menit 62. Sultan Samma dan Bayu Gatra ditarik. Sebagai penggantinya, Indra Sjafri memasukkan Yabes Roni dan Sukarja. Semenit berselang, Arema menarik Samsul Arif dan memasukkan Sunarto.
Menit 68, memanfaatkan sepak pojok Ahmad Bustomi, para penggawa Arema berhasil menciptakan kemelut di mulut gawang Bali United. Namun, pemain bertahan Bali United bisa menghalau bola dari area berbahaya.
Bali United bukannya nir peluang pada babak kedua. Menit 70, sepakan Sutanto Tan memaksa Ahmad Kurniawan bekerja keras demi menghalau bola dari gawangnya.
Dua menit berselang giliran Sukarja membahayakan gawang Arema. Lolos dari kawalan Alfarizi, pemain bernomor punggung 17 ini menusuk ke dalam kotak penalti Arema. Namun, sepakannya melambung tinggi dari sasaran.
Menit 78, Abblode Yao Ruddy mendapat kesempatan mencetak gol bagi Arema. Namun, sepakan penyerang asal Liberia ini masih melenceng dari gawang I Ngurah Komang.
Pada penghujung laga, Sukarja memupuskan asa Arema. Sepakannya memanfaatkan tendangan sudut menembus pojok kanan bawah gawang Arema. Walhasil, ketika Iwan Sukoco meniup peluit panjang tak sampai semenit kemudian, Arema harus puas menerima kekalahan. (den/hsw)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 4 September 2026 21:19Hasil BRI Super League: Bali United Bungkam PSS Sleman, Dua Gol Dianulir
-
Bola Indonesia 4 September 2026 13:42Link Nonton Siaran Langsung Bali United vs PSS Sleman FC di Indosiar dan Vidio
-
Bola Indonesia 3 September 2026 16:44Prediksi BRI Super League: Bali United vs PSS Sleman 4 September 2026
-
Bola Indonesia 19 Agustus 2026 16:47Mentalitas Comeback Persib Bandung yang Terus Terjaga
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 6 September 2026 14:02Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
-
Liga Italia 6 September 2026 13:52Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
-
Liga Italia 6 September 2026 13:41Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
-
Liga Italia 6 September 2026 13:32Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
-
Tim Nasional 6 September 2026 11:00Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
BERITA LAINNYA
-
indonesia 5 September 2026 17:23Hasil BRI Super League: PSIM Bangkit di Akhir Laga, Persita Gagal Bawa Pulang Tiga Poin
-
indonesia 5 September 2026 17:00Link Live Streaming Borneo FC vs Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027
-
indonesia 5 September 2026 16:00Prediksi BRI Super League: Persib vs PSM Makassar 6 September 2026
SOROT
-
Liputan6 6 September 2026 12:12Cegah Abu Vulkanik, Mesin Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Dipasang Penutup
-
Liputan6 6 September 2026 11:54Masker Mulai Langka di Lampung, Warga Antre Sejam
-
Liputan6 6 September 2026 11:38Langit Lampung Gelap Akibat Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Sesak Napas
-
Liputan6 6 September 2026 11:06Bukan Debu Biasa, Ini Alasan Bersihkan Abu Anak Krakatau Harus Disiram Dulu
-
Liputan6 6 September 2026 10:50Bandara Halim Ditutup hingga Pukul 14.00 Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau
-
Liputan6 6 September 2026 10:45Terganggu Abu Anak Krakatau, CFD Jakarta Berakhir Lebih Awal
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341680/original/050307700_1788673041-IMG-20260906-WA0040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341660/original/063349900_1788671418-1001635065.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341636/original/068576600_1788669892-Atap_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341624/original/012028000_1788667917-WhatsApp_Image_2026-09-06_at_08.46.41__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3090832/original/076119700_1585724040-20200401-Bandara-Corona-2.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/9341539/original/047701800_1788657623-0L5A9653.jpg)

