Jan Olde Riekerink Soroti Gaya Bermain Persib: Hanya Bermain Bola Panjang Lalu Dapat Penalti

Jan Olde Riekerink Soroti Gaya Bermain Persib: Hanya Bermain Bola Panjang Lalu Dapat Penalti
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink. (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Bola.net - Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya gagal mengamankan kemenangan saat menghadapi Persib Bandung pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026.

Padahal, Dewa United sempat berada dalam posisi sangat menguntungkan sepanjang pertandingan.

Bermain di kandang sendiri di Banten International Stadium, Senin (20/4/2026) malam WIB, Dewa United harus puas dengan hasil imbang 2-2. Hasil ini terasa pahit mengingat mereka sempat unggul dua gol lebih dulu.

Keunggulan Dewa United dibuka oleh Alex Martins pada menit ke-18. Gol tersebut lahir dari kerja sama apik setelah menerima umpan dari Alexis Messidoro.

Momentum positif terus berlanjut hingga babak kedua. Ricky Kambuaya menggandakan keunggulan pada menit ke-64 usai memaksimalkan assist Noah Sadaoui.

Dewa United Bisa Belajar dari Cara Bermain Persib

Dewa United Bisa Belajar dari Cara Bermain Persib

Eksekusi penalti Thom Haye pada laga Dewa United vs Persib Bandung di lanjutan BRI Super League, 20 April 2026. (c) dok.Persib Bandung

Namun, pertandingan berubah drastis dalam waktu singkat. Alex Martins menerima kartu kuning kedua pada menit ke-64, membuat Dewa United harus bermain dengan sepuluh pemain.

Situasi ini dimanfaatkan dengan baik oleh Persib. Tim tamu mampu bangkit dan mencetak dua gol balasan melalui penalti Thom Haye pada menit ke-76 serta sundulan Andrew Jung pada menit ke-85 setelah menerima umpan Eliano Reijnders.

"Saya pikir para pemain bisa belajar, jika saya mencoba mengajarkan sesuatu kepada mereka, mereka harus melakukannya," ujar Jan Olde.

"Karena hal-hal yang salah terjadi hanya berkaitan dengan kekuatan Persib. Mereka hanya punya bola-bola panjang ke depan gawang," jelasnya.

Pertandingan Selanjutnya
Liga 1 Liga 1 | 24 April 2026
Persib Bandung Persib Bandung
19:00 WIB
Arema FC Arema FC

Tentang Penalti dan Kartu Merah

Tentang Penalti dan Kartu Merah

Laga Dewa United vs Persib Bandung pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. Persib

Jan Olde juga menyoroti detail permainan yang menurutnya menjadi penyebab timnya kehilangan kontrol. Ia menilai Dewa United gagal mengantisipasi pola permainan sederhana dari Persib.

"Dan saya pikir jika Anda ingat bahwa mereka selalu datang, jika posisi Anda seperti ini, mereka akan selalu masuk ke dalam dan berada di depan gawang. Dan itulah alasan kami mendapat penalti. Dan kami harus saling berkomunikasi satu sama lain," ucap Jan Olde.

"Dan jika Anda lihat betapa mudahnya kami punya tiga bek tengah. Lalu kami bermain dengan penjagaan satu lawan satu. Namun, kami kehilangan dua poin karena kesalahan kami sendiri. Dan kami juga mendapatkan satu poin karena mereka adalah tim yang fantastis."

Selain aspek taktik, kartu merah yang diterima Alex Martins menjadi sorotan utama. Jan Olde menilai insiden tersebut sebagai kesalahan fatal yang berdampak besar terhadap hasil akhir.

"Kami mendapat kartu merah yang sangat bodoh. Itu hampir tidak bisa diterima. Dan cara kami mempersiapkan laga ini, sikap mereka dalam latihan, keterbukaan mereka dalam seluruh grup, saya pikir kami punya kelompok pemain yang fantastis," terangnya.

Disadur dari: Bola.com/Muhammad Adi Yaksa