FOLLOW US:


Jelang Lawan PSIS Semarang, Persipasi Benahi Pertahanan

22-02-2012 06:08
Jelang Lawan PSIS Semarang, Persipasi Benahi Pertahanan
Warta Kusuma terus benahi kekuatan Persipasi Bekasi © Bola-Esa

Bola.net - Persiapan demi persiapan terus dilakukan pelatih Persipasi Bekasi, Warta Kusuma, sebelum menghadapi PSIS Semarang, dalam laga lanjutan Divisi Utama PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS), GOR Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (24/2).

Selain membenahi fisik, mantan libero tim nasional Indonesia era 80-an tersebut hanya fokus melakukan pembenahan lini belakang. Maklum saja, performa Stephen Nagbe Mennoch dan kawan-kawan terbilang butuh banyak perbaikan. Khususnya, lini belakang yang masih menjadi celah paling memprihatinkan. Dari tujuh laga, Persipasi memasukkan 10 gol dan kemasukan 10. Terakhir, tim berjuluk Laskar Patriot tersebut kebobolan tiga gol atas Persis Solo.
 
“Pertahanan memang menjadi perhatian khusus kami sebelum menghadapi PSIS Semarang,” kata Warta kepada Bola.net.

Karena itulah, Warta mempersiapkan skema baru ketika menghadapi PSIS Semarang. Meski begitu, besar kemungkinan perombakan tidak terjadi begitu besar. Artinya, komposisi pemain tidak akan mengalami banyak perubahan. Starting eleven selama ini boleh dibilang sudah diisi para pemain terbaik pada posisinya masing-masing.

Misalnya saja, untuk posisi libero milik Morris Power Bayour dan Guntur Gunawan. Sementara posisi bek kanan, ditempati Idris dan bek kiri dihuni Hasanuddin Maulana.

“Ini demi kebutuhan tim. Semua pemain saya harapkan bermain cukup bagus saat diturunkan menghadapi PSIS Semarang. Mudah-mudahan, semua pemain bisa buktikan bahwa memang layak masuk line-up,” tukas dia.

Dia bakal menginstruksikan pada anak didiknya untuk bermain lebih disiplin.

“Kami ingin para pemain belakang untuk lebih disiplin. Tapi, bukan hanya pemain belakang. Pemain lain juga harus lebih disiplin kalau tidak bisa berakibat bahaya,” tukas dia.

Sementara itu, kapten Persipasi, Stephen Nagbe Mennoch, turut memperkuat pernyataan sang arsitek. “Semua pemain harus bahu membahu untuk memenangkan pertandingan. Terpenting, kerjas ama bukan mengandalkan individu,” timpal dia. (esa/end)