
"Menurut saya, ini masalah lama. Saat kita di puncak, kita terlena," ujar Joko Susilo.
"Ketika di puncak, semua kita -termasuk suporter, terlena. Kita pikir kita sudah super," sambungnya.
Menurut Joko, menurunnya permainan timnya -dan berdampak kekalahan pada laga kontra PS TNI- justru positif. Hal ini bisa mengingatkan mereka untuk bisa lebih baik lagi.
"Ini sebagai semacam shock therapy untuk mengingatkan kita bahwa pertandingan belum selesai," tuturnya.
Sebelumnya, pada dua laga terakhir mereka, para penggawa Arema Cronus gagal meraih kemenangan. Mereka hanya mampu bermain imbang tanpa gol kala menjamu Barito Putera. Puncaknya, pekan lalu, mereka kalah 1-2 kala bertandang ke kandang PS TNI.
Akibat hasil ini, Arema Cronus terdepak dari puncak klasemen sementara ISC A 2016. Mereka disalip Madura United yang terus tampil stabil.
Sementara itu, menurut Gethuk -sapaan karib Joko Susilo- naik turun performa sebuah tim dalam kompetisi adalah hal normal. Namun, legenda hidup Arema ini mengaku berusaha sekuat mungkin agar penampilan anak asuhnya bisa lebih stabil.
"Secara hasil, kita baru kalah dua kali. Namun, itulah Arema. Kita sekali dua kali kalah merasa kiamat," tandasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Hadapi Bali United, Arema Cronus Ubah Taktik
- Fokus Arema Cronus Tak Terganggu Evaluasi Pemain
- Motivasi Tanding Penggawa Arema Cronus Telah Pulih
- Asisten Pelatih Arema Cronus Sanjung Kekuatan Bali United
- I Gede Sukadana Waspadai Skema Bola Mati Arema Cronus
- Bali United Tak Mau Sekadar Menang di Kandang Arema Cronus
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 4 Juni 2026 21:50Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:11Indonesia Kecam Rencana Perluasan Pendudukan Gaza oleh Israel
-
Liputan6 4 Juni 2026 21:33KPK: Anak Buah Silmy Karim Beli Rumah Pakai Emas Hasil Pemerasan
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:59Prabowo Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN 8 Juni
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:45IHSG Sempat Anjlok 5%, BEI Pastikan Tak Ubah Aturan Trading Halt
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:11Istana Buka Suara Isu Purbaya Mundur dari Menteri Keuangan
MOST VIEWED
Persebaya Berpisah dengan Bruno Moreira: Sudah Ditawari Gaji Lebih Besar tapi Menolak
Persib Tampil pada 4 Kompetisi Musim 2026/2027, Pelatih Igor Tolic Mulai Susun Program Pramusim
Jadwal Persib vs Manila Digger di Play-off ACL Two 2026/27: Bobotoh Dilarang Nonton di Stadion
Akhir Perjalanan Milos Raickovic di Persebaya Surabaya Diwarnai Pesan Misterius
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/7774042/original/093874100_1780585863-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_21.34.14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734496/original/082984800_1780540375-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550396/original/088397900_1775689022-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_05.41.12.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3267160/original/026445700_1602658743-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4411433/original/029651100_1682935761-IMG20230501112847.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7767979/original/011455400_1780578714-IMG_3908__1_.jpeg)

