
Bola.net - Insiden pengeroyokan wasit terjadi dalam sebuah laga tarkam di Kabupaten Semarang. Ironisnya, insiden ini dilakukan oleh sejumlah pemain Liga 1 dan mantan pemain Timnas Indonesia.
Dalam sejumlah video yang diunggah akun Instagram @Forumwasitindonesia, insiden kericuhan ini tak hanya melibatkan perselisihan antarpemain, tetapi juga insiden pengeroyokan terhadap wasit yang bertugas.
Peristiwa ini terjadi dalam pertandingan yang mempertemukan antara PS Putra Bakti melawan PS Ar Rafi pada babak final Turnamen Sepak Bola Bener Bersatu Cup 3 yang memperebutkan Piala Bupati Kabupaten Semarang.
Laga ini berlangsung di Lapangan Pule, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Dalam foto-foto yang diunggah pihak panitia, PS Putra Bakti terlihat diperkuat sejumlah pemain profesional.
Gesekan Antarpemain
View this post on Instagram
Dalam tayangan video yang beredar di media sosial, para pemain PS Putra Bakti yang menggunakan jersey berwarna hitam terlihat sempat terlibat gesekan dengan pemain PS Ar Rafi yang menggunakan jersey warna merah muda.
Terlihat beberapa pemain dari PS Putra Bakti menyerang pemain PS Ar Rafi dengan nomor punggung 16. Beberapa pemain sebetulnya sudah terlihat berupaya meredam aksi kekerasan tersebut.
“Awal mula kejadian, Bayu Pradana mendapatkan kartu merah dan tidak terima, kemudian melakukan protes terhadap wasit hingga memukul, menendang wasit, dan memprovokasi pemain lainnya,” tulis @forumwasitindonesia.
Pengeroyokan Wasit
View this post on Instagram
Dari pengakuan dua pemain Barito Putera yang turut mengikuti pertandingan ini, yakni Bagas Kaffa dan Bagus Kahfi, keduanya mengaku tidak terlibat aksi pengeroyokan terhadap wasit tersebut.
“Setelah dikonfirmasi dan melakukan pengakuan, Bagas Kaffa dan Bagus Kahfi, mereka tidak ikut melakukan pemukulan dan penganiayaan terhadap wasit. Setelah kami konfirmasi ke wasitnya, memang benar jika Bagus dan Bagas tidak terlibat,” tulis akun tersebut.
“Mereka hanya memisahkan di tengah kerumunan kejadian. Pemain profesional yang akan dilaporkan ke pihak kepolisian terkait kasus ini mengerucut ke beberapa nama,” tambahnya.
Eks Bek Timnas Indonesia Terlibat?

Setidaknya, ada beberapa pesepak bola profesional yang sebagian besar beredar di kasta tertinggi yang bakal dilaporkan kepada pihak berwajib akibat insiden pengeroyokan terhadap wasit ini.
Mereka adalah Bayu Pradana (Barito Putera), Komarudin (Persikabo 1973), Ilham Mahendra (Barito Putera), hingga Hery Susanto (Eks Persita Tangerang). Tak hanya itu, ada sosok bek legendaris Timnas Indonesia juga.
“Wahyu Wijiastanto (Eks Timnas Indonesia & Persiba Bantul), serta ada beberapa pemain lokal lain yang ikut melakukan pengeroyokan. Pengacara dari sang wasit serta wasitnya sendiri yang menjadi korban berkomitmen untuk memperkarakan kasus ini,” tulis keterangan unggahan tersebut.
Disadur dari: Bola.com (Radifa Arsa, Aryo Atmaja) 3 Juni 2024
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 8 Maret 2026 12:46 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 10:08
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 8 Maret 2026 14:23 -
Liga Italia 8 Maret 2026 13:59 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 13:34 -
Liga Italia 8 Maret 2026 13:22 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 13:20 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 13:05
MOST VIEWED
- Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 6 Maret 2026
- Tegas! Viking Pilih Jaga Jarak dengan Bonek, Istirahatkan Slogan Viking-Bonek Satu Hati
- Hasil Arema FC vs Bali United: Drama 7 Gol dan 2 'Bunuh Diri' di Stadion Kanjuruhan
- Ketika Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan dan Berujung Denda Rp50 Juta untuk Persita Tangerang
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5192610/original/075951700_1745188702-MADRID_BILBAO_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524385/original/061264000_1772944251-ClipDown.com_551256479_18525425173022238_7948439602243380320_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524438/original/084882300_1772947426-Banjir_di_Cipinang_Melayu.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5400733/original/020747600_1762146027-ClipDown.com_571045026_18531746140022238_5678456159712626039_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3650051/original/018473900_1638382189-WhatsApp_Image_2021-12-02_at_1.02.57_AM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524296/original/000488600_1772933206-Lokasi_penemuan_mayat_perempuan_di_Depok.jpg)

