
Bola.net - Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra menuding anak asuhnya tidak tampil konsisten pada pertandingan melawan Borneo FC. Sehingga, Laskar Mahesa Jenar harus takluk kepada Pesut Etam di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (10/07) malam.
Inkosistensi permainan PSIS Semarang disebut terjadi sepanjang babak pertama, yang berujung terciptanya dua gol. Masing-masing dicetak Ambrizal Umanailo 14’ dan Matias Conti 41’ melalui titik putih.
”Kami harus menerima dua gol, satu dari penalti, satu dari setpiece, bola rebound. Kita memang kurang konsisten di babak pertama,” ungkap Jafri Sastra usai pertandingan.
Sebenarnya PSIS sudah berupaya membalas di babak kedua. Tetapi, tim kebanggaan ibu kota Jawa Tengah ini tidak mampu mengejarnya karena kesulitan membobol gawang lawan.
”Tentu kami memberikan selamat kepada Borneo FC yang bisa meraih tiga poin,” timpal mantan juru taktik Mitra Kukar tersebut.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters
Jadi Evaluasi
Tentunya, kekalahan di Samarinda akan menjadi bahan evaluasi karena tim pelatih mencatat banyak kekurangan yang ditemukan sepanjang pertandingan. Dan menjadi acuan untuk laga selanjutnya.
”Apapun hasil dari sebuah pertandingan, seorang pelatih pasti punya catatan-catatan penting, apa yang harus dibenahi lagi, karena kompetisi masih panjang,” lanjut Jafri.
Namun, terlepas dari kekalahan tersebut, Jafri tetap mengapresiasi semangat juang anak asuhnya. Terutama motivasi mereka untuk tetap berjuang mengejar ketertinggalan walaupun tidak ada hasil.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 20 April 2026 21:29 -
Olahraga Lain-Lain 20 April 2026 21:09 -
Bola Indonesia 20 April 2026 21:04 -
Liga Inggris 20 April 2026 20:45 -
Liga Inggris 20 April 2026 20:15 -
Liga Italia 20 April 2026 20:09
MOST VIEWED
- Barcelona Legends Bungkam DRX World Legends 3-0, Ronaldo Nazario Terpesona Atmosfer SUGBK
- Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, 18 April 2026
- Jadwal BRI Super League Pekan Ini Live di Indosiar dan Vidio, 17-20 April 2026
- Ronaldo Nazario Ungkap Kenangan Spesial di Indonesia: 29 Tahun Lalu Datang Sebagai Pemain di Manado, Kini Jadi Pelatih di Jakarta
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560839/original/086744400_1776691697-Dewa_United_vs_Persib_Bandung.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560845/original/037363400_1776693452-Prabowo_Ratas.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4246731/original/017361800_1669905532-IMG_20221201_213654.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560790/original/046002900_1776684364-0420__2__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486906/original/085329000_1769641130-Menu_MBG_berjamur.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5303081/original/010753100_1754044504-1000408667.jpg)

