
Bola.net - Jawara Indonesia Super League (ISL) 2014, Persib Bandung berhasil mengalahkan tamunya, Pusamania Borneo FC (PBFC) dengan skor 2-1. Laga yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat tersebut berjalan dengan tempo cepat, keras dan kasar bagi kedua kesebelasan.
Pada babak pertama, pertandingan langsung berjalan dengan tempo cepat. Persib Bandung langsung menggebrak pertahanan PBFC yang digalang oleh Hamka Hamzah.
Melalui pemain-pemain seperti Makan Konate, Zulham Zamrun dan Tantan, anak-anak asuh Djadjang Nurdjaman benar-benar menekan hingga setengah lapangan dari wilayah PBFC. Serangan yang silih berganti datang dari dua sisi sayap Maung Bandung juga cukup merepotkan PBFC di menit-menit awal. Hal itu bisa dimaklumi, pasalnya Persib berusaha untuk mencetak gol cepat guna mengejar ketertinggalan di leg pertama yang berakhir dengan skor 3-2.
Meski dibombardir oleh pemain-pemain Persib, namun lini belakang pasukan Iwan Setiawan tersebut masih sangat tenang dan displin dalam melindungi gawang mereka dari kebobolan.
Memasuki menit ke-15, pertandingan mulai sedikit kasar. Itu terbukti dengan banyaknya pelanggaran serta kartu yang mulai dikeluarkan oleh sang pengadil lapangan. Jajang Mulyana mendapatkan kartu kuning setelah melanggar Konate di sepertiga lapangan Persib.
Setelah terus melayangkan serangan bertubi-tubi, Persib justru kecolongan di menit ke-37. Adalah Jajang yang mampu memanfaatkan kelengahan dari penjaga gawang I Made Wardana yang salah mengantisipasi bola umpan Boaz Sollosa. Skor pun berubah 0-1, kondisi ini mempersulit situasi Persib yang harus kembali tertinggal dua gol.
Jelang akhir babak pertama, Persib sebenarnya bisa menyamakan kedudukan namun lagi-lagi penampilan apik dari Galih Sudaryono masih mampu mengamankan gawangnya dari kebobolan. Babak pertama pun berakhir dengan skor 0-1 untuk PBFC.
Di babak yang kedua, tuan rumah tetap bermain dengan tempo tinggi. Namun, Boaz cs yang menerapkan strategi serangan balik mampu membalas ancaman yang sebelumnya diberikan oleh para pemain Persib.
Tercatat ada dua peluang emas yang didapat oleh PBFC di awal babak kedua. Yakni dari Arpani dan Boaz di menit ke 52 dan 54.
Paceklik gol Persib pun akhirnya diakhiri oleh Konate yang sukses membobol gawang PBFC di menit ke-64. Ia berhasil memanfaatkan bola operan Ilija Spasojevic. Skor pun berubah menjadi imbang 1-1.
Boaz cs kembali berusaha untuk mengincar gol. Namun, momentum yang didapat Pesut Etam secara terpaksa menghilang setelah Victor Pae melakukan pelanggaran dan dihadiahi kartu kuning kedua. Hal tersebut membuatnya secara otomatis diusir dari lapangan pertandingan.
Efek dari perginya Pae sendiri benar-benar terasa sesaat setelahnya. Bola tendangan yang dieksekusi dengan baik oleh Firman Utina berhasil menemui Zulham yang tak terjaga. Hasilnya, saudara kandung dari Zulvin Zamrun itu berhasil menanduk bola ke dalam gawang Galih. Skor berbalik dan keuntungan mulai menghinggapi para penggawa Persib.
Pertandingan berubah menjadi laga yang keras menjurus kasar. Setelah Pae, kini giliran Diego Michele yang mendapatkan kartu kuning kedua dan diusir oleh wasit tepat di menit ke-88. Tak lama setelah itu, Spasojevic menerima hukuman berupa kartu merah. Itu setelah dirinya melanggar salah satu pemain PBFC. Total, 12 kartu kuning dan 3 kartu merah dikeluarkan oleh sang wasit.
Babak kedua pun berakhir bagi keunggulan Persib Bandung 2-1. Hasil ini dengan pasti membawa Djanur -sapaan akrab Djadjang Nurdjaman- lolos ke babak berikutnya dengan unggul agregat 4-4 (Persib unggul gol tandang). [initial]
(bola/yp)
Pada babak pertama, pertandingan langsung berjalan dengan tempo cepat. Persib Bandung langsung menggebrak pertahanan PBFC yang digalang oleh Hamka Hamzah.
Melalui pemain-pemain seperti Makan Konate, Zulham Zamrun dan Tantan, anak-anak asuh Djadjang Nurdjaman benar-benar menekan hingga setengah lapangan dari wilayah PBFC. Serangan yang silih berganti datang dari dua sisi sayap Maung Bandung juga cukup merepotkan PBFC di menit-menit awal. Hal itu bisa dimaklumi, pasalnya Persib berusaha untuk mencetak gol cepat guna mengejar ketertinggalan di leg pertama yang berakhir dengan skor 3-2.
Meski dibombardir oleh pemain-pemain Persib, namun lini belakang pasukan Iwan Setiawan tersebut masih sangat tenang dan displin dalam melindungi gawang mereka dari kebobolan.
Memasuki menit ke-15, pertandingan mulai sedikit kasar. Itu terbukti dengan banyaknya pelanggaran serta kartu yang mulai dikeluarkan oleh sang pengadil lapangan. Jajang Mulyana mendapatkan kartu kuning setelah melanggar Konate di sepertiga lapangan Persib.
Setelah terus melayangkan serangan bertubi-tubi, Persib justru kecolongan di menit ke-37. Adalah Jajang yang mampu memanfaatkan kelengahan dari penjaga gawang I Made Wardana yang salah mengantisipasi bola umpan Boaz Sollosa. Skor pun berubah 0-1, kondisi ini mempersulit situasi Persib yang harus kembali tertinggal dua gol.
Jelang akhir babak pertama, Persib sebenarnya bisa menyamakan kedudukan namun lagi-lagi penampilan apik dari Galih Sudaryono masih mampu mengamankan gawangnya dari kebobolan. Babak pertama pun berakhir dengan skor 0-1 untuk PBFC.
Di babak yang kedua, tuan rumah tetap bermain dengan tempo tinggi. Namun, Boaz cs yang menerapkan strategi serangan balik mampu membalas ancaman yang sebelumnya diberikan oleh para pemain Persib.
Tercatat ada dua peluang emas yang didapat oleh PBFC di awal babak kedua. Yakni dari Arpani dan Boaz di menit ke 52 dan 54.
Paceklik gol Persib pun akhirnya diakhiri oleh Konate yang sukses membobol gawang PBFC di menit ke-64. Ia berhasil memanfaatkan bola operan Ilija Spasojevic. Skor pun berubah menjadi imbang 1-1.
Boaz cs kembali berusaha untuk mengincar gol. Namun, momentum yang didapat Pesut Etam secara terpaksa menghilang setelah Victor Pae melakukan pelanggaran dan dihadiahi kartu kuning kedua. Hal tersebut membuatnya secara otomatis diusir dari lapangan pertandingan.
Efek dari perginya Pae sendiri benar-benar terasa sesaat setelahnya. Bola tendangan yang dieksekusi dengan baik oleh Firman Utina berhasil menemui Zulham yang tak terjaga. Hasilnya, saudara kandung dari Zulvin Zamrun itu berhasil menanduk bola ke dalam gawang Galih. Skor berbalik dan keuntungan mulai menghinggapi para penggawa Persib.
Pertandingan berubah menjadi laga yang keras menjurus kasar. Setelah Pae, kini giliran Diego Michele yang mendapatkan kartu kuning kedua dan diusir oleh wasit tepat di menit ke-88. Tak lama setelah itu, Spasojevic menerima hukuman berupa kartu merah. Itu setelah dirinya melanggar salah satu pemain PBFC. Total, 12 kartu kuning dan 3 kartu merah dikeluarkan oleh sang wasit.
Babak kedua pun berakhir bagi keunggulan Persib Bandung 2-1. Hasil ini dengan pasti membawa Djanur -sapaan akrab Djadjang Nurdjaman- lolos ke babak berikutnya dengan unggul agregat 4-4 (Persib unggul gol tandang). [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 1 November 2026 06:34Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
-
Bola Indonesia 29 Oktober 2026 17:30Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 1 November 2026 08:03Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
-
Bundesliga 1 November 2026 07:54Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
-
Liga Italia 1 November 2026 07:45Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
-
Liga Inggris 1 November 2026 07:36Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
BERITA LAINNYA
-
indonesia 1 November 2026 06:34Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
-
indonesia 1 November 2026 06:21Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
-
indonesia 31 Oktober 2026 17:44Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
-
indonesia 31 Oktober 2026 17:30Hasil BRI Super League: Bungkam Persik, Persita Perpanjang Catatan tak Terkalahkan!
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)

