
Bola.net - PT Liga Indonesia (PT LI) memenuhi panggilan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (8/4). Utamanya, membahas seputar perubahan sebutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) menjadi QNB League.
Selain itu, BOPI juga mempertanyakan keseriusan dan sikap dari PT LI. Pasalnya, BOPI geram karena Arema Cronous dan Persebaya Surabaya yang tidak diberi rekomendasi, namun tetap mengikuti kompetisi.
"Kami dipertanyakan pertimbangan apa yang membuat PSSI dan Liga Indonesia jalan tetap dengan 18 klub, dan kenapa tidak dengan 16. Ditanyakan itu keputusan di level apa. Kemudian dipertanyakan juga soal QNB itu apa, apa hubungan dengan BVSport dan Liga Indonesia. Selain itu, ditanyakan juga kenapa QNB, tidak dengan nama lain," kata CEO PT LI, Joko Driyono.
Dari pihak PT LI, selain Joko Driyono ada pula Sekretaris-nya, Tigor Shalomboboy. Sedangkan BOPI, terdapat Ketua Umum Noor Aman, Heru Nugroho, Iman Suroso, Edi Elison.
Joko Driyono juga menambahkan, jika tetap menjalankan kompetisi dengan 18 klub sesuai dengan keputusan PSSI. Sebab diterangkannya, PSSI lewat Komite Eksekutif (Exco)berwenang untuk menetapkan jumlah peserta kompetisi.
"Mengeksekusi ini, bagian dari keputusan PSSI. Selain jumlah, Exco berhak menentukan siapa yang ikut, dan kapan serta di mana kompetisi dijalankan," sambungnya.
Hanya saja disampaikan Joko, keputusan PSSI sendiri diakuinya berbeda dengan BOPI. BOPI menganggap dispute di ownership kedua klub menjadi refrensi kuat untuk melarang dua klub tersebut.
"Di posisi PSSI sebaliknya. Liga mengeksekusi kompetisi dengan 18 klub karena keputusan PSSI. Yang berkompetisi klub bukan PT-nya. Saat klub dikelola badan hukum perusahaan, dimungkinkan ada sengketa. PSSI ingin memproteksi kompetisi, yang notabene klub adalah anggota. Kalau ada sengketa, PSSI ingin menempuhnya dengan dua tahapan, mediasi dan dibiarkan selesai di forum pengadilan, tapi tidak diberhentikan karena kompetisi hak mereka," imbuhnya.
"Kami sepakat dengan BOPI tidak ada yang diputuskan. Oleh karenanya, kami ingin bahwa dalam 1-2 hari ini ada keputusan yang kami dapatkan dari PSSI dan pemerintah lewat BOPI. Rabu (8/4) malam, Liga Indonesia akan mengadakan rapat koordinasi implementasi QNB League untuk merespon perkembangan sampai saat ini," pungkasnya. (esa/dim)
Selain itu, BOPI juga mempertanyakan keseriusan dan sikap dari PT LI. Pasalnya, BOPI geram karena Arema Cronous dan Persebaya Surabaya yang tidak diberi rekomendasi, namun tetap mengikuti kompetisi.
"Kami dipertanyakan pertimbangan apa yang membuat PSSI dan Liga Indonesia jalan tetap dengan 18 klub, dan kenapa tidak dengan 16. Ditanyakan itu keputusan di level apa. Kemudian dipertanyakan juga soal QNB itu apa, apa hubungan dengan BVSport dan Liga Indonesia. Selain itu, ditanyakan juga kenapa QNB, tidak dengan nama lain," kata CEO PT LI, Joko Driyono.
Dari pihak PT LI, selain Joko Driyono ada pula Sekretaris-nya, Tigor Shalomboboy. Sedangkan BOPI, terdapat Ketua Umum Noor Aman, Heru Nugroho, Iman Suroso, Edi Elison.
Joko Driyono juga menambahkan, jika tetap menjalankan kompetisi dengan 18 klub sesuai dengan keputusan PSSI. Sebab diterangkannya, PSSI lewat Komite Eksekutif (Exco)berwenang untuk menetapkan jumlah peserta kompetisi.
"Mengeksekusi ini, bagian dari keputusan PSSI. Selain jumlah, Exco berhak menentukan siapa yang ikut, dan kapan serta di mana kompetisi dijalankan," sambungnya.
Hanya saja disampaikan Joko, keputusan PSSI sendiri diakuinya berbeda dengan BOPI. BOPI menganggap dispute di ownership kedua klub menjadi refrensi kuat untuk melarang dua klub tersebut.
"Di posisi PSSI sebaliknya. Liga mengeksekusi kompetisi dengan 18 klub karena keputusan PSSI. Yang berkompetisi klub bukan PT-nya. Saat klub dikelola badan hukum perusahaan, dimungkinkan ada sengketa. PSSI ingin memproteksi kompetisi, yang notabene klub adalah anggota. Kalau ada sengketa, PSSI ingin menempuhnya dengan dua tahapan, mediasi dan dibiarkan selesai di forum pengadilan, tapi tidak diberhentikan karena kompetisi hak mereka," imbuhnya.
"Kami sepakat dengan BOPI tidak ada yang diputuskan. Oleh karenanya, kami ingin bahwa dalam 1-2 hari ini ada keputusan yang kami dapatkan dari PSSI dan pemerintah lewat BOPI. Rabu (8/4) malam, Liga Indonesia akan mengadakan rapat koordinasi implementasi QNB League untuk merespon perkembangan sampai saat ini," pungkasnya. (esa/dim)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 5 September 2026 15:07Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Persebaya di BRI Super League 2026/2027
-
Bola Indonesia 4 September 2026 16:22Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Persebaya 5 September 2026
-
Bola Indonesia 27 Agustus 2026 19:42
PSSI Beri Restui Laga Persija vs Persib Digelar di Stadion Gelora Bung Karno
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 5 September 2026 23:36Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
-
Liga Inggris 5 September 2026 23:16Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
-
Liga Spanyol 5 September 2026 20:30Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
BERITA LAINNYA
-
indonesia 5 September 2026 17:23Hasil BRI Super League: PSIM Bangkit di Akhir Laga, Persita Gagal Bawa Pulang Tiga Poin
-
indonesia 5 September 2026 17:00Link Live Streaming Borneo FC vs Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027
-
indonesia 5 September 2026 16:00Prediksi BRI Super League: Persib vs PSM Makassar 6 September 2026
SOROT
-
Liputan6 5 September 2026 23:07Kronologi Kecelakaan Beruntun di Kembangan Sebabkan Sekeluarga Tewas
-
Liputan6 5 September 2026 22:54Kecelakaan Beruntun di Kembangan, Satu Keluarga Tewas
-
Liputan6 5 September 2026 22:51Di Balik Pertemuan Prabowo dengan Dubes AS di Hambalang
-
Liputan6 5 September 2026 22:36Kronologi Penangkapan WNA Bawa 16 Batang Emas ke Keluar Negeri
-
Liputan6 5 September 2026 22:10Kolom Abu Erupsi Anak Krakatau Menjulang Terlihat dari Pesawat
-
Liputan6 5 September 2026 20:57Pekik Takbir Menggema saat Kapal Nelayan Dihujani Batu Anak Krakatau
MOST VIEWED
Prediksi BRI Super League: Bali United vs PSS Sleman 4 September 2026
Jadwal Pekan ke-1 BRI Super League di Indosiar dan Vidio, 4-6 September 2026
8 Aturan Baru di BRI Super League 2026/2027: Pemain Bisa Kartu Merah Jika Tutup Mulut Saat Provokasi
5 Pemain Persija Cedera Jelang Pekan ke-1 BRI Super League 2026/2027
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341470/original/059324900_1788624440-IMG_20260905_220623.v1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341467/original/011897400_1788623651-IMG_20260905_213711.v1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340086/original/074153300_1788478053-unnamed__80_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341464/original/069061000_1788622518-1000045987.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341457/original/074983600_1788621026-1001633272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341433/original/080217900_1788616635-1001632739.jpg)

