
Bola.net - - Kamis (16/3) sekira pukul 06.15 WIB, Indonesia berduka lantaran kehilangan salah satu putra terbaik bangsa, KH Hasyim Muzadi. Mantan Ketua Umum PBNU ini meninggal pada usia 72 tahun di kediamannya di Pondok Pesantren Mahasiswa Al Hikam, Kota Malang.
Kepergian KH Hasyim tentu saja disambut duka oleh warga Indonesia. Tak hanya aktif dalam dunia dakwah Islam, sosok kelahiran Tuban tersebut juga dikenal aktif di dunia politik dan pendidikan. KH Hasyim menjadi representasi tokoh yang punya sikap seorang negarawan.
KH Hasyim mendapatkan kepercayaan sebagai Dewan Pertimbangan Presiden [Wantimpres] pada era Presiden Joko Widodo ini. Sang presiden sempat menengok kondisi beliau, sehari sebelum meninggal dunia.
Selain punya banyak sumbangan dalam dunia dakwah, politik dan pendidikan, KH Hasyim juga meninggalkan jejak positif di dunia sepakbola. Meski tak banyak yang pernah mengulasnya, namun apa yang pernah dilakukan oleh KH Hasyim untuk sepakbola, khususnya di Malang, akan selalu dikenang dengan tinta emas.
Pada tahun 2001 yang lalu, Arema baru saja memiliki pengurus baru pada sosok Iwan Gelewar. Ia pun kemudian dihadapkan dengan tantangan untuk mencari dana guna menjalankan operasional klub di kompetisi. Sebuah tantangan yang tentu saja tidak mudah.
Iwan kemudian menghadap pada KH Hasyim. Singkat cerita, KH Hasyim lantas menghubungkan Iwan dengan Didik Suwandi selaku Direktur Pemasaran PT Semesta Citra Insan. Perusahaan tersebut adalah yang menaungi pemasaran produk motor asal Tiongkok, Kanzen.
Seperti yang dituliskan oleh Abdul Muntholib dalam buku 'Arema Never Die', Didik dan Iwan sebelumnya sudah saling kenal sejak masih sekolah. Namun, mereka masih belum bisa menjalin kerja sama untuk mendanai Arema.
Pada titik itulah KH Hasyim mengambil peran krusial. Ia menjembatani pertemuan antara Didik dengan jajaran manajemen Arema. Pertemuan dilakukan di kediaman KH Hasyim, di Al Hikam. Dari jajaran manajemen Arema hadir pula Iwan Budianto dan Lucky Acup Zaenal.
Beberapa saat setelah pertemuan tersebut, Kanzen pun sepakat untuk menjadi sponsor bagi Arema. Nilainya pun tidak tanggung-tanggung, mencapai angka Rp 1 miliar. Bukan jumlah yang sedikit jika melihat tahun dimana hal tersebut terjadi.
"Kanzen bersedia membantu Arema dengan dana sangat fantastis Rp 1 miliar. Memorandum of Understanding [MoU] di lakukan di Hotel Tugu Malang pada 9 Januari 2001 dengan dihadiri oleh seluruh pengurus Arema," tulis Abdul Muntholib.
KH Hasyim kembali memiliki peran penting bagi Arema pada tahun 2004. Saat itu, Arema terlibat masalah dengan Persebaya Surabaya. Kedua klub elit Jawa Timur sedang berebut pemain yaitu Hendro Kartiko dan Bejo Sugiantro.
KH Hasyim kemudian menjadi penengah untuk menyelesaikan masalah yang terjadi.
Demikian adalah sekelumit kisah dengan seorang KH Hasyim dan kiprahnya di pentas sepakbola. Di luar dua kisah tersebut, mungkin saja masih banyak hal yang pernah dilakukan oleh KH Hasyim di sepakbola. Namun, belum banyak yang diungkap ke publik.
Kini, KH Hasyim sudah berpulang ke Sang Pencipta. Jenazah beliau dimakamkan di Pondok Pesantren Al-Hikam 2 di Depok, Jawa Barat.
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 18 Oktober 2022 10:03Jejak Sejarah Arema dan Sepak Bola di Malang
-
Bola Indonesia 30 April 2020 22:35Legenda Arema Beber Komposisi Dream Team Singo Edan Pilihannya
-
Bola Indonesia 13 Desember 2017 10:36Ada 8 Pelatih Asing, Inilah Daftar Pelatih Liga 1 Musim Depan
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 22 Juli 2026 12:00Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
BERITA LAINNYA
-
indonesia 21 Juli 2026 21:07Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
-
indonesia 21 Juli 2026 20:59Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
-
indonesia 21 Juli 2026 19:26Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
SOROT
-
Liputan6 22 Juli 2026 14:15Sudaryono: Nanik S Deyang Kakak Saya
-
Liputan6 22 Juli 2026 13:53Alasan Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN
-
Liputan6 22 Juli 2026 13:12Profil Kuntadi, Jaksa yang Kini Jadi Jampidsus
-
Liputan6 22 Juli 2026 12:48Kuntadi Ditunjuk Jadi Jampidsus Kejagung
-
Liputan6 22 Juli 2026 12:30Prabowo Tunjuk Sudaryono jadi Kepala BGN, Dilantik Hari Ini
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261154/original/097771900_1781686557-Wakil_Menteri_Pertanian__Sudaryono-17_Juni_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7257322/original/039617600_1780043627-1000036411.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4747065/original/092566300_1708345537-IMG_9647.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6218706/original/020422100_1779096025-Kepala_Badan_Pemulihan_Aset__BPA__Kejaksaan__Kuntadi-18_Mei_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7257325/original/055211900_1780043659-1000036408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302187/original/020726000_1784536360-Screenshot_2026-07-20_at_15.30.41.jpg)

