
Bola.net - Komisi X DPR RI merampungkan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), PT Liga Indonesia (PT LI) dan perwakilan klub ISL, Divisi Utama, dan Liga Nusantara, di ruang Komisi X DPR RI, Selasa (26/5).
Kesempatan tersebut, dipimpin Ketua Komisi X, Teuku Riefky Harsya. Dari pihak PSSI, dihadiri Wakil Ketua Umum, Erwin Dwi Budiawan, Komite Eksekutif (Exco) Djamal Aziz, Gusti Randa, Diza Ali, La Siya dan Tony Aprilani. Sedangkan PT LI, di antaranya Joko Driyono, selaku CEO PT LI.
Lalu dari perwakilan Persipura, terlihat hadir Bento Madubun serta Rocky Bebena, perwakilan Persebaya, Gede Widiade dan Harry Ruswanto. Perwakilan Persipura datang sekaligus untuk menjelaskan persoalan yang sebelumnya terjadi, yakni batalnya pelaksanaan pertandingan 16 besar Piala AFC 2015 karena tiga pemain asing Pahang tidak mendapatkan visa.
Permintaan kepada pimpinan DPR tertuang dalam catatan RDPU. Itu menjadi opsi langkah yang akan dilakukan dan menjadi poin setelah mendapatkan saran dari beberapa anggota Komisi X DPR RI, seperti Dadang Rusdiana dan Moreno.
"Harus konsultasi pimpinan DPR dengan Presiden. Ini karena Menpora sulit datang," kata Dadang Rusdiana.
"Rapat konsultasi pimpinan DPR dengan Presiden harus dilakukan 1-2 hari ke depan," tambah Anas T dari partai PPP.
Dalam catatan RDPU, Komisi X DPR RI akan meminta pimpinan DPR RI, Setya Novanto, untuk mengadakan rapat konsultasi dengan Presiden RI, Joko Widodo. Selain itu, juga mendesak agar semua pihak terutama Menpora Imam Nahrawi untuk melaksanakan putusan sela Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Sebelumnya, PTUN mengabulkan permohonan PSSI. Putusan PTUN membuat Surat Keputusan Menpora per 17 April berupa pembekuan PSSI sementara tidak berlaku.
Tim Transisi yang sebelumnya dibentuk untuk menjalankan kompetisi, mengelola tim nasional Indonesia, dan membentuk kepengurusan PSSI yang baru pun harus berhenti.
Komisi X juga akan menjadikan penjelasan PSSI, perwakilan klub dalam RDPU sebagai bahan dan pertimbangan utama dalam rapat kerja Komisi X DPR RI dengan Menpora Imam, yang dijadwalkan Rabu (27/5).
Hanya saja, Menpora Imam Nahrawi belum dapat memenuhi undangan tersebut dan telah meminta penundaan rapat kerja awal Juni dengan alasan Menpora sedang melakukan kegiatan terkait persiapan SEA Games XXVIII 2015. (esa/dzi)
Kesempatan tersebut, dipimpin Ketua Komisi X, Teuku Riefky Harsya. Dari pihak PSSI, dihadiri Wakil Ketua Umum, Erwin Dwi Budiawan, Komite Eksekutif (Exco) Djamal Aziz, Gusti Randa, Diza Ali, La Siya dan Tony Aprilani. Sedangkan PT LI, di antaranya Joko Driyono, selaku CEO PT LI.
Lalu dari perwakilan Persipura, terlihat hadir Bento Madubun serta Rocky Bebena, perwakilan Persebaya, Gede Widiade dan Harry Ruswanto. Perwakilan Persipura datang sekaligus untuk menjelaskan persoalan yang sebelumnya terjadi, yakni batalnya pelaksanaan pertandingan 16 besar Piala AFC 2015 karena tiga pemain asing Pahang tidak mendapatkan visa.
Permintaan kepada pimpinan DPR tertuang dalam catatan RDPU. Itu menjadi opsi langkah yang akan dilakukan dan menjadi poin setelah mendapatkan saran dari beberapa anggota Komisi X DPR RI, seperti Dadang Rusdiana dan Moreno.
"Harus konsultasi pimpinan DPR dengan Presiden. Ini karena Menpora sulit datang," kata Dadang Rusdiana.
"Rapat konsultasi pimpinan DPR dengan Presiden harus dilakukan 1-2 hari ke depan," tambah Anas T dari partai PPP.
Dalam catatan RDPU, Komisi X DPR RI akan meminta pimpinan DPR RI, Setya Novanto, untuk mengadakan rapat konsultasi dengan Presiden RI, Joko Widodo. Selain itu, juga mendesak agar semua pihak terutama Menpora Imam Nahrawi untuk melaksanakan putusan sela Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Sebelumnya, PTUN mengabulkan permohonan PSSI. Putusan PTUN membuat Surat Keputusan Menpora per 17 April berupa pembekuan PSSI sementara tidak berlaku.
Tim Transisi yang sebelumnya dibentuk untuk menjalankan kompetisi, mengelola tim nasional Indonesia, dan membentuk kepengurusan PSSI yang baru pun harus berhenti.
Komisi X juga akan menjadikan penjelasan PSSI, perwakilan klub dalam RDPU sebagai bahan dan pertimbangan utama dalam rapat kerja Komisi X DPR RI dengan Menpora Imam, yang dijadwalkan Rabu (27/5).
Hanya saja, Menpora Imam Nahrawi belum dapat memenuhi undangan tersebut dan telah meminta penundaan rapat kerja awal Juni dengan alasan Menpora sedang melakukan kegiatan terkait persiapan SEA Games XXVIII 2015. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 2 Februari 2026 05:15 -
Liga Italia 2 Februari 2026 04:48 -
Liga Inggris 2 Februari 2026 04:28 -
Liga Inggris 2 Februari 2026 02:48 -
Liga Italia 2 Februari 2026 02:39 -
Liga Inggris 2 Februari 2026 02:28
MOST VIEWED
- Tempat Menonton Persis vs Persib Hari Ini: Link Siaran Laga BRI Super League di Vidio
- Nonton Live Streaming Persita vs Persija di Indosiar - BRI Super League 2025/2026
- Jadwal, Jam Kick-off, dan Siaran Persis vs Persib: Laga Seru Pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026
- Hasil Persita vs Persija: Menang 2-0, Macan Kemayoran Samai Poin Persib di Klasemen BRI Super League
HIGHLIGHT
- 9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan...
- 5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke...
- 5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi d...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5490029/original/088865800_1769967231-Kebakaran_hanguskan_ruko_tekstil_di_Tangsel.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489989/original/007869000_1769955452-Potret_miris_Lampung.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5490023/original/041903300_1769964386-angin-kencang.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5392257/original/083578700_1761414738-casemiro-manchester-united-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/879161/original/036317500_1431943417-PENGAMANAN_JALANNYA_SIDANG_-_JOHAN_TALLO__2_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5490007/original/055967700_1769959626-Evakuasi_murid_SMK_lompat_ke_sungai.jpg)

