
Bola.net - Kepercayaan diri Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) versi Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) dalam mendapatkan legitimasi dari FIFA semakin meninggi.
Itu terjadi seiring pertemuan dengan Satuan Tugas (Satgas) AFC yang dijadwalkan digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, 7-9 Juni 2012.
Pasalnya, hasil pertemuan dipercaya menjadi modal pertimbangan FIFA dalam mengambil keputusan terkait penyelesaian persoalan dualisme kompetisi dan organisasi di pentas sepakbola Tanah Air. Setelah itu, FIFA akan memberikan keputusannya pada 15 Juni mendatang.
Dalam pertemuan tersebut, PSSI pimpinan La Nyalla Mahmud Mattalitti mengirimkan Joko Driyono dan Hinca Pandjaitan yang masing-masing menjabat sebagai CEO PT Liga Indonesia dan Ketua Komisi Disiplin (Komdis) serta Sekretaris Jenderal KPSI yang memelopori digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, pada 18 Maret 2012 lalu.
Keduanya juga menjadi utusan resmi pihak La Nyalla ketika pertemuan perdana dengan Satgas AFC berlangsung di Hotel Ritz Carlton, Kuala Lumpur, Malaysia, 24 April lalu. Ketika itu, Joko dan Hinca berhadapan dengan Satgas AFC yang beranggotakan HRH Pangeran Abdullah binti Sultan Ahmad Shah Wakil Presiden AFC, anggota Komite Eksekuti (Exco) FIFA dan AFC Dato Worawi Makudi, Sekretaris Jenderal Afc Dato Alex Soosay dan Direktur Asosiasi dan Hubungan Internasional James Johnson.
"Joko dan Hinca sudah dibekali surat resmi yang ditujukan kepada AFC dan FIFA. Surat tersebut berupa memoratorium atau permintaan dari pengurus PSSI periode 2012/2016 dan seluruh anggota sah PSSI yang sudah mencabut mandatnya pada kepengurusan PSSI masa bakti 2011/2015 pimpinan Djohar Arifin," terang La Nyalla kepada Bola.net.
La Nyalla melanjutkan, surat yang akan disampaikan melalui Sekjen AFC Dato Alex Soosay, dan Sekjen FIFA Jerome Falcke ditandatangani 11 Exco PSSI periode 2012/2016 dan perwakilan pemilik suara yang hadir dalam acara members-meeting di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Minggu (3/6).
"Seribu persen saya yakin akan mendapatkan legitimasi FIFA. Sebab, KLB yang digelar KPSI sudah menghasilkan kepengurusan baru dan menggantikan kepengurusan Djohar Arifin Husin. Apalagi, KLB tersebut diikuti seluruh pemilik suara sah PSSI. Selain itu, pemilihan pengurus PSSI yang baru melalu KLB, sudah sesuai dengan statuta," tutupnya. (esa/gia)
Itu terjadi seiring pertemuan dengan Satuan Tugas (Satgas) AFC yang dijadwalkan digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, 7-9 Juni 2012.
Pasalnya, hasil pertemuan dipercaya menjadi modal pertimbangan FIFA dalam mengambil keputusan terkait penyelesaian persoalan dualisme kompetisi dan organisasi di pentas sepakbola Tanah Air. Setelah itu, FIFA akan memberikan keputusannya pada 15 Juni mendatang.
Dalam pertemuan tersebut, PSSI pimpinan La Nyalla Mahmud Mattalitti mengirimkan Joko Driyono dan Hinca Pandjaitan yang masing-masing menjabat sebagai CEO PT Liga Indonesia dan Ketua Komisi Disiplin (Komdis) serta Sekretaris Jenderal KPSI yang memelopori digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, pada 18 Maret 2012 lalu.
Keduanya juga menjadi utusan resmi pihak La Nyalla ketika pertemuan perdana dengan Satgas AFC berlangsung di Hotel Ritz Carlton, Kuala Lumpur, Malaysia, 24 April lalu. Ketika itu, Joko dan Hinca berhadapan dengan Satgas AFC yang beranggotakan HRH Pangeran Abdullah binti Sultan Ahmad Shah Wakil Presiden AFC, anggota Komite Eksekuti (Exco) FIFA dan AFC Dato Worawi Makudi, Sekretaris Jenderal Afc Dato Alex Soosay dan Direktur Asosiasi dan Hubungan Internasional James Johnson.
"Joko dan Hinca sudah dibekali surat resmi yang ditujukan kepada AFC dan FIFA. Surat tersebut berupa memoratorium atau permintaan dari pengurus PSSI periode 2012/2016 dan seluruh anggota sah PSSI yang sudah mencabut mandatnya pada kepengurusan PSSI masa bakti 2011/2015 pimpinan Djohar Arifin," terang La Nyalla kepada Bola.net.
La Nyalla melanjutkan, surat yang akan disampaikan melalui Sekjen AFC Dato Alex Soosay, dan Sekjen FIFA Jerome Falcke ditandatangani 11 Exco PSSI periode 2012/2016 dan perwakilan pemilik suara yang hadir dalam acara members-meeting di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Minggu (3/6).
"Seribu persen saya yakin akan mendapatkan legitimasi FIFA. Sebab, KLB yang digelar KPSI sudah menghasilkan kepengurusan baru dan menggantikan kepengurusan Djohar Arifin Husin. Apalagi, KLB tersebut diikuti seluruh pemilik suara sah PSSI. Selain itu, pemilihan pengurus PSSI yang baru melalu KLB, sudah sesuai dengan statuta," tutupnya. (esa/gia)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 29 Oktober 2026 17:12Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
-
Bola Indonesia 27 Agustus 2026 19:42
PSSI Beri Restui Laga Persija vs Persib Digelar di Stadion Gelora Bung Karno
-
Bola Indonesia 14 Agustus 2026 16:25Marselino Ferdinan Fokus Rehabilitasi usai Operasi Lutut di Sevilla
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 5 November 2026 01:00Link Streaming Leipzig vs Man City, 5 November 2026
-
Liga Champions 5 November 2026 00:30Link Streaming Slavia Praha vs Arsenal, 5 November 2026
-
Liga Champions 4 November 2026 23:59Tempat Menonton AEK Athens vs Real Madrid di Liga Champions, 5 November 2026
-
Liga Inggris 4 November 2026 23:57Manchester United Siapkan Langkah Hukum jika Real Madrid Rekrut JJ Gabriel
-
Liga Champions 4 November 2026 23:30Tempat Menonton Fenerbahce vs Liverpool di Liga Champions, 5 November 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 4 November 2026 14:15Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
-
indonesia 4 November 2026 14:09Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
-
indonesia 3 November 2026 18:21Hasil I.League Cup: Arema FC Hajar RANS Nusantara, PSM Bungkam De Red
SOROT
-
Liputan6 4 November 2026 16:17Gerindra Akan Kumpulkan Parpol Lain Bahas Penyadapan Presiden
-
Liputan6 4 November 2026 14:09Perintah Prabowo ke Kapolri soal Kasus Penyadapan Presiden
-
Liputan6 4 November 2026 13:48Prabowo Titip Pesan Khusus ke Guru Besar dan Akademisi
-
Liputan6 4 November 2026 13:00Cek Fakta: Hoaks Presiden Prabowo Bakal Batasi Media Sosial
-
Liputan6 4 November 2026 12:18Jenderal Listyo Tersangka Penyadapan Presiden, Istana: Mengarah ke Makar
-
Liputan6 4 November 2026 12:043 Pati Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Polri Pastikan Tetap Solid
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390127/original/030084700_1793783737-IMG-20261104-WA0051.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389827/original/042023800_1793774716-Screenshot_20261104_112322_Instagram.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389747/original/012986700_1793772599-Screenshot_2026-11-04_130915.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428980/original/030072900_1764569990-Presiden_dan_Kapolri_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383805/original/006884000_1793099058-147653.jpg)

