
Bola.net - Wakil Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti menegaskan bahwa menurutnya Persebaya Surabaya yang berlaga di Divisi Utama PT Liga Indonesia lah yang asli. Sementara yang berlaga di Indonesian Premier League (IPL) merupakan hasil kloningan yang dilakukan Saleh Ismail Mukadar.
"Pada prinsipnya, Persebaya 1927 yang ikut kompetisi IPL itu lah yang kloningan. Saya tahu persis ceritanya," terang La Nyalla, usai rapat exco PSSI di Surabaya Rabu kemarin (9/04).
La Nyalla pun menceritakan masa-masa musim kompetisi 2009/2010. Kala itu dirinya yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum KONI Jatim dimintai tolong oleh Saleh Ismail Mukadar untuk membantu perijinan pertandingan Persebaya. Klub berjuluk Bajul Ijo ini kala itu kesulitan mendapatan ijin setelah menyeberang ke kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI). "Saya lah orang yang membantu Saleh untuk mengeluarkan ijin pertandingan. Saya masih ingat, saat itu Kapoldanya Badarodin Haiti, saya sendiri yang telepon," ceritanya.
Pria yang juga baru saja ditunjuk menjadi Ketua Badan Tim Nasional (BTN) ini menegaskan, bahwa Persebaya DU lah yang legitimasinya dapat dipertanggung-jawabkan. Masih menurut La Nyall, surat dari Nurdin Halid agar menyiapkan tim Divisi Utama karena Persebaya memang terdegradasi itu lah bukti keabsahannya.
"Kalau Persebaya IPL yang asli, buat apa ditambahi 1927. Buat apa juga logonya diganti?" tegas La Nyalla.
Upaya Saleh Mukadar dan Cholid Ghoromoah yang mengadukan ke Badan Arbritasi Keolahragaan Indonesia (BAKI) juga ditanggapi La Nyalla. Pihaknya juga siap jika harus ditentukan melalui meja hijau. "Ini negara hukum. PSSI siap bertanggungjawab. Kalau pengadilan mengatakan sah, silahkan," pungkas La Nyalla. (fjr/mac)
"Pada prinsipnya, Persebaya 1927 yang ikut kompetisi IPL itu lah yang kloningan. Saya tahu persis ceritanya," terang La Nyalla, usai rapat exco PSSI di Surabaya Rabu kemarin (9/04).
La Nyalla pun menceritakan masa-masa musim kompetisi 2009/2010. Kala itu dirinya yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum KONI Jatim dimintai tolong oleh Saleh Ismail Mukadar untuk membantu perijinan pertandingan Persebaya. Klub berjuluk Bajul Ijo ini kala itu kesulitan mendapatan ijin setelah menyeberang ke kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI). "Saya lah orang yang membantu Saleh untuk mengeluarkan ijin pertandingan. Saya masih ingat, saat itu Kapoldanya Badarodin Haiti, saya sendiri yang telepon," ceritanya.
Pria yang juga baru saja ditunjuk menjadi Ketua Badan Tim Nasional (BTN) ini menegaskan, bahwa Persebaya DU lah yang legitimasinya dapat dipertanggung-jawabkan. Masih menurut La Nyall, surat dari Nurdin Halid agar menyiapkan tim Divisi Utama karena Persebaya memang terdegradasi itu lah bukti keabsahannya.
"Kalau Persebaya IPL yang asli, buat apa ditambahi 1927. Buat apa juga logonya diganti?" tegas La Nyalla.
Upaya Saleh Mukadar dan Cholid Ghoromoah yang mengadukan ke Badan Arbritasi Keolahragaan Indonesia (BAKI) juga ditanggapi La Nyalla. Pihaknya juga siap jika harus ditentukan melalui meja hijau. "Ini negara hukum. PSSI siap bertanggungjawab. Kalau pengadilan mengatakan sah, silahkan," pungkas La Nyalla. (fjr/mac)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 16 Februari 2023 12:59
Pelukan Hangat Erick Thohir dan La Nyalla di KLB PSSI 2023
-
Bola Indonesia 12 Januari 2023 17:43KP dan KBP Belum Terbentuk, Kok Bisa La Nyalla Mau Daftar Caketum PSSI?
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 10:00Arsenal Ganggu Manchester United dalam Perekrutan Manu Kone?
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 08:30Usai Rogers, Chelsea Kebut Transfer Bek Timnas Prancis Ini
BERITA LAINNYA
-
indonesia 17 Juli 2026 18:02Persib Bandung Mulai Cari Pengganti Frans Putros
-
indonesia 17 Juli 2026 14:47Igor Tolic Sebut Frans Putros Ingin Cari Tantangan Baru di Luar Persib
-
indonesia 16 Juli 2026 19:15Jadwal Lengkap Piala Presiden 2026
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 09:33Tepergok Curi Motor di Setiabudi, 2 Pria Babak Belur Diamuk Massa
-
Liputan6 21 Juli 2026 09:29Ketua IDI TTU Diperiksa, Ungkap Laporan Intimidasi Dokter Icha
-
Liputan6 21 Juli 2026 08:30Top 3: Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Hemat Rp 50 Triliun
-
Liputan6 21 Juli 2026 08:23Menkum Ungkap Alasan Biaya Lepas Status WNI Naik Jadi Rp 5 Juta
-
Liputan6 21 Juli 2026 08:15Prabowo Minta Kajian Beri Bantuan Bahan Bangunan untuk Masyarakat
-
Liputan6 21 Juli 2026 07:27KPK Wanti-Wanti Potensi Korupsi Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp 1,8 T
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya















:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/3910506/original/017346000_1642741912-motor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302653/original/019167900_1784600959-175027.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302235/original/005037200_1784537483-1000382590.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5188822/original/006176700_1744712084-image1__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302187/original/020726000_1784536360-Screenshot_2026-07-20_at_15.30.41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
