
Bola.net - Langkah Persis Solo untuk melaju ke babak selanjutnya di Piala Kemerdekaan semakin berat. Pasalnya pada pertandingan ketiga babak penyisihan grup C kontra Persinga Ngawi di Stadion Manahan, Solo, Kamis (20/8), Laskar Sambernyawa kembali gagal meraih kemenangan. Sempat unggul 2-0, tim kebanggaan suporter Pasoepati tersebut hanya mampu meraih hasil imbang 2-2.
Persis Solo sebenarnya unggul dua gol terlebih dahulu di babak pertama melalui Saddam Husain di menit ke 10 dan Dimas Galih pada menit ke 20. Namun anak asuh Aris Budi Sulistyo ini gagal mempertahankan keunggulan dua gol. Persinga yang tampil lebih ngotot justru mampu mengejar dua gol untuk mengagalkan kemenangan tuan rumah.
Dua gol balasan Laskar Alas Ketonggo dicetak oleh Ali Usman pada menit ke 24 setelah bola tangkapan kiper Agung Prasetyo muntah, Ali yang ada di depan gawang Persis Solo dengan sedikit sontekan mencocol bola ke gawang. Sementara gol kedua Persinga dilesakkan oleh Slamet Haryadi pada menit ke 73.
Kedudukan imbang membuat tensi pertandingan semakin meninggi. Kepemimpinan wasit Kangiadi asal Jawa Timur yang kurang tegas, sempat menimbulkan sedikit kericuhan di lapangan. Pada menit ke 83 laga sempat dihentikan sekitar 7 menit lantaran ofisial Persis melakukan protes keras. Mereka menganggap beberapa pelanggaran pemain Persinga di kotak penalti Persis Solo tidak digubris oleh wasit.
Pertandingan dilanjutkan setelah wasit kembali memasuki lapangan. Persis Solo yang ingin mengejar kemenangan terus mengepung pertahanan Persinga. Pada menit ke 88, aksi Ainudin Defira dari sisi kanan pertahanan Persinga membahayakan gawang. Akobatnya pemain bernomor punggung 9 tersebut harus dijatuhkan di kotak pinalti.
Namun sayang, eksekusi penalti yang dilakukan winger Persis, Andrid Wibowo gagal membuahkan gol, Kemenangan yang sudah didepan mata musnah, antaran bola hasil tendangannya membentur tiang gawang Persinga yang dijaga oleh Aditya Fajar.
Skor imbang 2-2 bertahan hingga wasit meniup peluit akhir pertandingan. Hasil buruk tersebut membuat peluang Persis untuk lolos ke babak selanjutnya semakin berat karena baru mengoleksi dua poin. Sedangkan hasil ini membuat peluang Persinga semakin terbuka karena telah mengemas lima poin.
Pelatih Persis, Aris Budi Sulistyo mengakui permainan ngotot yang ditampilkan lawannya membuat timnya gagal meraih poin maksimal. Kepemimpinan wasit Kangiadi yang kurang tegas dalam mengambil keputusan, juga membuat timnya kurang beruntung.
Susunan pemain:
Persis Solo : Agung Prasetyo, Saddam Husain, Sofyan Efendy, Gusripen Efendi, Susanto, Qoiron Sandy, Abdi Gusti, Ainudin Defira, Akbar Riansyah, Johan Yoga, Dimas Galih.
Persinga Ngawi : Aditya Fajar, Slamet Sampurno, Andre Sitepu, Yano Mahendra, Bilal Syahri, Zamnur, Joko Tutuko, Haris Adi, Jefri Kurniawan, Ali Usman, Slamet Hariyadi. (ars/pra)
Persis Solo sebenarnya unggul dua gol terlebih dahulu di babak pertama melalui Saddam Husain di menit ke 10 dan Dimas Galih pada menit ke 20. Namun anak asuh Aris Budi Sulistyo ini gagal mempertahankan keunggulan dua gol. Persinga yang tampil lebih ngotot justru mampu mengejar dua gol untuk mengagalkan kemenangan tuan rumah.
Dua gol balasan Laskar Alas Ketonggo dicetak oleh Ali Usman pada menit ke 24 setelah bola tangkapan kiper Agung Prasetyo muntah, Ali yang ada di depan gawang Persis Solo dengan sedikit sontekan mencocol bola ke gawang. Sementara gol kedua Persinga dilesakkan oleh Slamet Haryadi pada menit ke 73.
Kedudukan imbang membuat tensi pertandingan semakin meninggi. Kepemimpinan wasit Kangiadi asal Jawa Timur yang kurang tegas, sempat menimbulkan sedikit kericuhan di lapangan. Pada menit ke 83 laga sempat dihentikan sekitar 7 menit lantaran ofisial Persis melakukan protes keras. Mereka menganggap beberapa pelanggaran pemain Persinga di kotak penalti Persis Solo tidak digubris oleh wasit.
Pertandingan dilanjutkan setelah wasit kembali memasuki lapangan. Persis Solo yang ingin mengejar kemenangan terus mengepung pertahanan Persinga. Pada menit ke 88, aksi Ainudin Defira dari sisi kanan pertahanan Persinga membahayakan gawang. Akobatnya pemain bernomor punggung 9 tersebut harus dijatuhkan di kotak pinalti.
Namun sayang, eksekusi penalti yang dilakukan winger Persis, Andrid Wibowo gagal membuahkan gol, Kemenangan yang sudah didepan mata musnah, antaran bola hasil tendangannya membentur tiang gawang Persinga yang dijaga oleh Aditya Fajar.
Skor imbang 2-2 bertahan hingga wasit meniup peluit akhir pertandingan. Hasil buruk tersebut membuat peluang Persis untuk lolos ke babak selanjutnya semakin berat karena baru mengoleksi dua poin. Sedangkan hasil ini membuat peluang Persinga semakin terbuka karena telah mengemas lima poin.
Pelatih Persis, Aris Budi Sulistyo mengakui permainan ngotot yang ditampilkan lawannya membuat timnya gagal meraih poin maksimal. Kepemimpinan wasit Kangiadi yang kurang tegas dalam mengambil keputusan, juga membuat timnya kurang beruntung.
Susunan pemain:
Persis Solo : Agung Prasetyo, Saddam Husain, Sofyan Efendy, Gusripen Efendi, Susanto, Qoiron Sandy, Abdi Gusti, Ainudin Defira, Akbar Riansyah, Johan Yoga, Dimas Galih.
Persinga Ngawi : Aditya Fajar, Slamet Sampurno, Andre Sitepu, Yano Mahendra, Bilal Syahri, Zamnur, Joko Tutuko, Haris Adi, Jefri Kurniawan, Ali Usman, Slamet Hariyadi. (ars/pra)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 5 Juli 2026 12:00Gagal ke Real Madrid, Enzo Fernandez Bakal Gabung Klub EPL Ini?
BERITA LAINNYA
-
indonesia 3 Juli 2026 20:12Rekap Transfer Persib Hari Ini: 3 Pemain Baru, 9 Resmi Dilepas
SOROT
-
Liputan6 5 Juli 2026 12:00Di Balik Dugaan Teror Molotov Rumah Advokat
-
Liputan6 5 Juli 2026 11:00Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi
-
Liputan6 5 Juli 2026 10:30HUT Kostrad Diramaikan dengan Ajang Lari dan Pameran Alutsista
-
Liputan6 5 Juli 2026 10:15Sulardi Curiga Rumahnya Sudah Diintai Sebelum Dilempar Molotov
-
Liputan6 5 Juli 2026 08:55Teror Diduga Bom Molotov Sasar Rumah Advokat
-
Liputan6 4 Juli 2026 17:50Pemotor Mengaku TNI Lawan Arah di Depok Ternyata Karyawan Marketing
MOST VIEWED
Alasan Besar di Balik Keputusan Persib Kontrak Sandy Walsh dengan Durasi 3 Tahun
Ole Romeny Segera Tinggalkan Oxford United, Fortuna Sittard Jadi Pelabuhan Baru Bomber Timnas Indonesia?
Alasan Persib Bandung Berani Ikat Ragnar Oratmangoen dengan Kontrak 3 Tahun
Meet and Greet di Jakarta Fair Kemayoran, 3 Pemain Persija Tegaskan Incar Gelar Super League Musim Depan
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287351/original/038291100_1783219836-teror_bom_molotov.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673924/original/064756300_1782715045-8b339f5c-5296-40f5-b4c9-ab830a996d58.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287369/original/001699600_1783221783-hut_kos.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287363/original/043854100_1783221063-rumah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258406/original/083690000_1781343018-37745.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9265300/original/012420800_1783162252-VID-20260704-WA0020.jpg)
