Manajemen Cendrawasih Papua Bantah Ada Diskriminasi

Manajemen Cendrawasih Papua Bantah Ada Diskriminasi
Cendrawasih Papua FC
- Manajemen Cenderawasih Papua FC membantah tudingan yang menyebutkan bahwa ada perlakuan berbeda (Diskriminasi) antara pemain lokal dan asing.

Bantahan itu dilontarkan Manejer Tim Liga Primer Indonesia (LPI), Cenderawasih Papua FC, Benny Jansenem, di Jayapura, Selasa.

Dia menegaskan, tidak benar jika ada kabar yang mengatakan bahwa manajemen Cenderawasih FC memperlakukan pemain lokal dan asing secara berbeda.

"Itu tidak benar. Tidak ada diskriminasi dalam tim kami. Sejauh ini kami memperlakukan semua pemain sama. Baik pemain asing maupun pemain lokal. Tidak ada yang kami istimewakan," tegas Benny.

Menurut dia, mungkin hal itu muncul karena, pemain asing diinapkan di hotel berbintang dan mendapat fasilitas kendaraan. Sementara pemain lokal diinapkan di mess Universitas Ottow Gaisler, Kotaraja Jayapura.

Namun yang perlu diketahui adalah, seluruh biaya penginapan para pemain asing, fasilitas hingga kontrak mereka itu, semuanya ditanggung oleh LPI Pusat bukan daerah.

"Yang menanggung biaya penginapan pemain asing, fasilitas kendaraan hingga kontrak mereka adalah LPI Pusat, bukan kami. Kami hanya menanggung kontrak dan kebutuhan pemain lokal, itupun dengan dana yang terbatas. Ini harus kami perjelas agar tidak ada pendapat miring terhadap kami," ujarnya.

Dia mengatakan, selain pemain asing, kontrak pelatih juga merupakan tanggung jawab LPI Pusat, sehingga pemain lokal Cenderawasih Papua tidak perlu merasa cemburu dengan situasi ini karena hal itu justru akan memperkeruh suasana tim.

"Saat ini kami sedang berusaha mencari solusi dimana pemain lokal akan kami inapkan. Namun kami masih menghitung biayanya. Jika biaya untuk menyewa hotel lebih besar dari pada biaya renovasi mess pemain, maka kami akan merenovasi mess pemain saja agar pemain bisa merasa nyaman tinggal di sana," katanya. (ant/end)

Berita Terkait