
Bola.net - Manajemen PSIS Semarang mengapresiasi kinerja Satgas Anti Mafia Bola bentukan Polri dalam mengusut praktik pengaturan skor atau match fixing. Karena dinilai sangat baik untuk tata kelola sepak bola Indonesia.
Satgas Anti Mafia Bola berhasil menangkap dan menahan empat tersangka yang diduga terlibat dalam dugaan pengaturan skor. Mereka adalah Johar Lin Eng, Dwi Irianto, Priyanto dan anaknya, Anik Yuni Artikasari.
"Tentunya kalau untuk kebaikan sepak bola Indonesia kita dukung," kata Manajer PSIS Semarang, Wahyu 'Liluk' Winarto kepada Bola.net.
Liluk juga mendorong agar Satgas Anti Mafia benar-benar mengusut praktik pengaturan skor sampai tuntas. Tetapi Liluk tidak bisa berbicara banyak karena sudah menjadi kewenangan para penegak hukum.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Siap Perangi Match Fixing
Dan sebagai salah satu peserta Liga 1, PSIS juga siap memerangi praktek pengaturan skor. Caranya dengan memastikan bahwa kondisi finansial tim bagus dan komunikasi berjalan dengan baik.
"Kondisi tim harus baik, itu satu-satunya yang bisa menangkal itu, artinya dari segi finansial dan komunikasi baik," jelas Liluk.
Sehingga manajemen PSIS akan berusaha untuk menjaga kondisi finansial agar tetap sehat. Karena sangat beresiko jika kondisi keuangan tim bermasalah.
Video Menarik
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria, diperiksa Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola di Dittipidkor Bareskrim Polri, Gedung Ombudsman, Jakarta, Jumat (28/12/2018).
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 25 Mei 2025 16:56 -
Bola Indonesia 24 Mei 2025 13:58
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 20 April 2026 20:15 -
Liga Italia 20 April 2026 20:09 -
Liga Inggris 20 April 2026 19:44 -
Liga Spanyol 20 April 2026 19:32 -
Liga Inggris 20 April 2026 19:14 -
Liga Inggris 20 April 2026 18:48
MOST VIEWED
- Barcelona Legends Bungkam DRX World Legends 3-0, Ronaldo Nazario Terpesona Atmosfer SUGBK
- Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, 18 April 2026
- Jadwal BRI Super League Pekan Ini Live di Indosiar dan Vidio, 17-20 April 2026
- Ronaldo Nazario Ungkap Kenangan Spesial di Indonesia: 29 Tahun Lalu Datang Sebagai Pemain di Manado, Kini Jadi Pelatih di Jakarta
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/4246731/original/017361800_1669905532-IMG_20221201_213654.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560790/original/046002900_1776684364-0420__2__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486906/original/085329000_1769641130-Menu_MBG_berjamur.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5303081/original/010753100_1754044504-1000408667.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560711/original/036066600_1776678902-Semen_Padang_vs_Persijap.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560710/original/069098400_1776678498-68013b5f-7bfb-4064-9591-fa0c493d83e5.jpg)

