
Bola.net - Aksi mogok yang sempat dilakukan para penggawa Persebaya kala dijamu Arema, Minggu (23/6) mendapat 'dukungan' dari Haris Fambudi. Manajer Arema ini mengaku mendukung aksi yang dilakukan Mario Karlovic dan kawan-kawan di penghujung pertandingan tersebut.
"Saya dukung aksi mogok mereka, biar Arema bisa menang 3-0," ujar Haris, dengan nada berseloroh, dalam sesi konferensi pers usai pertandingan yang dihelat di Stadion Gajayana tersebut.
Sebelumnya, dalam laga lanjutan kompetisi Indonesian Premier League 2013, para penggawa Persebaya sempat melakukan aksi mogok pada menit ke-83. Aksi mogok, yang berlangsung sekitar 15 menit ini, dipicu rasa tidak terima para pemain Persebaya kala wasit Saripudin memberi hadiah penalti bagi tuan rumah. Akhirnya, para penggawa Persebaya sendiri memutuskan bermain lagi dan harus menyerah kalah 1-2 dari Arema.
Sementara itu, menanggapi kepemimpinan wasit, Haris sendiri enggan berkomentar banyak. Namun, menurutnya keputusan-keputusan yang diambil wasit merupakan hal yang wajar.
"Dalam sepakbola, ini merupakan hal yang wajar. Di Jepara, kita juga merasa dicurangi. Namun, kita tetap melanjutkan pertandingan. Mengenai protes mereka terkait penalti, ya wajar kalau wasit memberi penalti. Pemain kami menggiring bola lalu dilanggar, ya tentu saja jatuh," tandas Haris. (den/dzi)
"Saya dukung aksi mogok mereka, biar Arema bisa menang 3-0," ujar Haris, dengan nada berseloroh, dalam sesi konferensi pers usai pertandingan yang dihelat di Stadion Gajayana tersebut.
Sebelumnya, dalam laga lanjutan kompetisi Indonesian Premier League 2013, para penggawa Persebaya sempat melakukan aksi mogok pada menit ke-83. Aksi mogok, yang berlangsung sekitar 15 menit ini, dipicu rasa tidak terima para pemain Persebaya kala wasit Saripudin memberi hadiah penalti bagi tuan rumah. Akhirnya, para penggawa Persebaya sendiri memutuskan bermain lagi dan harus menyerah kalah 1-2 dari Arema.
Sementara itu, menanggapi kepemimpinan wasit, Haris sendiri enggan berkomentar banyak. Namun, menurutnya keputusan-keputusan yang diambil wasit merupakan hal yang wajar.
"Dalam sepakbola, ini merupakan hal yang wajar. Di Jepara, kita juga merasa dicurangi. Namun, kita tetap melanjutkan pertandingan. Mengenai protes mereka terkait penalti, ya wajar kalau wasit memberi penalti. Pemain kami menggiring bola lalu dilanggar, ya tentu saja jatuh," tandas Haris. (den/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 18 Oktober 2022 10:03Jejak Sejarah Arema dan Sepak Bola di Malang
-
Bola Indonesia 13 November 2021 00:21Presiden Arema FC Beber Alasan Sponsori Arema Indonesia
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
