
Bola.net - Pandemi virus Corona telah membuat kompetisi Shopee Liga 1 2020 dihentikan untuk sementara. Bagi Persija Jakarta, juga klub-klub lain, ini bukan yang pertama.
Namun, bagi Persija, ini bisa dibilang cukup menyakitkan. Pasalnya, skuad mereka selalu diisi deretan pemain bintang ketika kompetisi dihentikan di tengah jalan.
Musim ini, Persija juga menyandang status tim bertabur bintang. Nama-nama tenar langganan Timnas Indonesia semodel Otavio Dutra, Alfath Faathier, Evan Dimas Darmono, dan Osvaldo Haay didaratkan. Eks bek Timnas Italia, Marco Motta dihadirkan. Gelandang asal Belanda, Marc Klok, diboyong untuk menjadi jenderal lapngan tengah Persija.
Persija lalu memulai kompetisi dengan raihan lumayan. Macan Kemayoran menang 3-2 atas Borneo FC di kandang dan menahan satu di antara pesaing terberat, Bhayangkara FC, di markas lawan.
Saat performa tim tengah menanjak, Shopee Liga 1 dihentikan PSSI. Pandemi virus Corona yang makin mengganas di Indonesia menjadi penyebabnya.
Kisah Persija mirip dengan ketika kompetisi dihentikan dua kali di masa silam. Berikut kilas baliknya.
Musim 1997-1998
Pada musim 1997-1998, tim Macan Kemayoran bermaterikan pemain berlabel Timnas Indonesia. Ada Nur Alim, Rochi Putiray hingga Widodo C. Putro. Barisan nama lokal ini ditopang oleh pemain impor berkualitas semodel Mbeng Jean dan Olinga Atangana.
Gubernur DKI Jakarta saat itu, Sutiyoso, mencetuskan kebangkitan Persija Jakarta pada musim itu. Bang Yos, panggilannya, prihatin dengan prestasi Macan Kemayoran yang nyaris degradasi pada kompetisi sebelumnya.
Bang Yos juga mengubah identitas tim sejak berdiri, yakni mengganti warna merah menjadi oranye sebagai ciri khas kebesaran Persija. Pada musim itu pula, organisasi suporter Macan Kemayoran, The Jakmania, terbentuk.
Liga Indonesia musim itu dibagi ke dalam tiga wilayah, yakni Barat, Tengah, dan Timur. Persija berada di Wilayah Berat. Saingan terberat Macan Kemayoran ketika itu ialah Persebaya Surabaya dan Persiraja Banda Aceh.
Total peserta mencapai 31 tim, rincianya 10 di Wilayah Barat, 11 di Wilayah Tengah, dan sisanya di Wilayah Timur. Memasuki pekan ke-15, Persija nangkring di peringkat kedua dengan 27 angka. Persija hanya defisit satu poin dari pimpinan klasemen sementara, Persebaya.
Ambisi Macan Kemayoran pada musim itu ialah mengakhiri paceklik gelar. Setelah terakhir merengkuh trofi pada 1978-1979, lemari piala Persija tak lagi menerima gelar Liga Indonesia.
Tiba-tiba di tengah jalan, kompetisi disetop. Kerusuhan yang terjadi sepanjang 1998 akibat dari krisis moneter saat itu membuat Liga Indonesia 1997-1998 dihentikan.
Keseriusan Persija Jakarta membangun tim menjadi sia-sia. Kompetisi musim 1997-1998 buyar. Diputuskan tidak ada tim yang menjadi juara kala itu.
ISL 2015
Kisah Persija Jakarta di Indonesia Super League (ISL) 2015 mirip dengan musim 1997-1998. Sebelum memulai kompetisi, Macan Kemayoran menggemparkan bursa transfer dengan merekrut banyak pemain beken.
Setelah tertatih-tatih sejak penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dilarang untuk membiayai klub sepak bola, Persija kembali beringas di lantai bursa. Manuver Ferry Paulus selaku Ketua Umum Persija begitu mengejutkan.
Persija berhasil mendatangkan Alfin Tuasalamony, bek sayap dengan prospek paling cerah saat itu, lalu duo pemain asing Eropa Timur, Yevgeni Kabaev dan Martin Vunk.
Yang paling sensasional tentu saja ketika Persija mengumumkan keberhasilan memulangkan Greg Nwokolo dan meyakinkan Stefano Lilipaly untuk bergabung. Agresivitas Macan Kemayoran di jendela jual-beli pemain membuat tim lain ketakutan.
Bayangkan saja, melalui racikan pelatih Rahmad Darmawan, prakiraan formasi Persija di ISL 2015 adalah Andritany Ardhiyasa; Ismed Sofyan, Alan Aciar, Gunawan Dwi Cahyo, Syaiful Indra Cahya; Martin Vunk, Alfin Tuasalamony, Muhammad Ilham; Stefano Lilipaly; Greg Nwokolo, Evgeniy Kabaev.
Belum lagi nama-nama tenar masih menghiasi bangku cadangan; Ambrizal, Abduh Lestaluhu, Amarzukih, Novri Setiawan, Adam Alis Setyano hingga Bambang Pamungkas.
Komposisi pemain mewah ini hanya bertahan selama dua pekan. Pasalnya, kompetisi keburu dihentikan. Penyebabnya karena PSSI dibekukan oleh Imam Nahrawi, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) saat itu.
Telanjur berapi-api di bursa transfer, Persija menerima akibatnya saat kompetisi dimatikan. Macan Kemayoran mengalami krisis keuangan. Gaji Kabaev dan Vunk pada periode Januari-April 2015 tidak dibayarkan.
"APPI tidak juga mendapat respons ataupun balasan dalam bentuk apa pun dari Persija. Surat yang kami tuliskan berisi mengenai hak-hak yang seharusnya didapat oleh Martin Vunk berupa gaji bulan Januari-April, hadiah saat menjadi Most Valuable Player dalam pertandingan melawan Gamba Osaka, dan juga pengobatan dirinya saat menderita cedera ketika melakukan pertandingan bersama Persija. Adapun Evgeniy Kabaev menuntut gaji yang belum terbayarkan selama periode Januari-April 2015," tulis Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) selaku perwakilan dua pemain itu dalam pernyataan resminya, Mei 2015.
Polemik ini membuat Kabaev dan Vunk melaporkan Persija ke FIFA. Pada Juni 2016, FIFA memenangkan gugatan kedua pemain itu dan memaksa Macan Kemayoran melunasi gaji keduanya.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Muhammad Adiyaksa/Editor Wiwig Prayugi
Published: 26 Maret 2020
Baca juga artikel-artikel lainnya:
- Cara Persebaya Memantau Kondisi Pemain Selama Libur Latihan
- Keuangan Berantakan Akibat Kompetisi Dihentikan, PSIS Meminta Kepastian
- Bhayangkara FC Buat Larangan saat Merumahkan Pemain
- Akhirnya, Persib Liburkan Pemain di Tengah Wabah Virus Corona
- Tinggal di Semarang, Dragan Djukanovic Isi Waktu dengan Baca Buku
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 30 Oktober 2026 19:55Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
-
Bola Indonesia 30 Oktober 2026 18:05Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
-
Bola Indonesia 30 Oktober 2026 17:59Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 30 Oktober 2026 22:20Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 22:07Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 21:46Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
-
Bola Indonesia 30 Oktober 2026 20:10Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
-
Bola Indonesia 30 Oktober 2026 20:05Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 30 Oktober 2026 20:10Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
-
indonesia 30 Oktober 2026 20:05Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
-
indonesia 30 Oktober 2026 20:00Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
-
indonesia 30 Oktober 2026 19:55Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
-
indonesia 30 Oktober 2026 18:05Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
SOROT
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
-
Liputan6 30 Oktober 2026 19:47KPK Geledah Bea Cukai Semarang, Sita Dokumen dan Uang
-
Liputan6 30 Oktober 2026 18:12Triple 80, Strategi Menkes Tekan Kematian Akibat Stroke dan Penyakit Ginjal
-
Liputan6 30 Oktober 2026 16:27Pesan Prabowo saat Resmikan SMA Taruna Nusantara Cimahi
-
Liputan6 30 Oktober 2026 15:13Kemendagri Percepat Pembentukan Satgas MBG di Daerah
MOST VIEWED
Link Nonton Siaran Persib vs Melbourne Victory Hari Ini: Live Streaming di RCTI, Vision+, dan YouTube
Prediksi Persib vs Melbourne Victory 28 Oktober 2026
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Klasemen Grup E AFC Champions League 2026/2027: Persib di Puncak, FC Seoul Bangkit di Vietnam
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386723/original/081560300_1793359234-IMG_1306.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386619/original/052363300_1793352425-1baedaf7-5ec9-4b3e-97d7-a405ef8a875b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386466/original/014521800_1793348019-1d166084-97ad-4422-811f-04062161bdb6.jpg)

