Mitra Kukar Terancam Berhenti Dari Kompetisi

Mitra Kukar Terancam Berhenti Dari Kompetisi
Mitra Kukar
- Tim Divisi Utama Mitra Kutai Kartanegara terancam tidak bisa melanjutkan kompetisi musim ini karena dililit masalah keuangan.

Informasi yang diperoleh wartawan di Surabaya, Kamis, menyebutkan, sejak dimulainya kompetisi Divisi Utama musim 2009/2010 sekitar tiga bulan lalu, gaji pelatih dan pemain, termasuk bonus kemenangan belum dibayar.

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara hingga kini juga belum mengucurkan dana operasional tim yang bermarkas di Tenggarong tersebut.

"Kondisinya memang seperti itu. Kami semua sudah capek karena sampai sekarang tidak ada kejelasan dari manajemen," kata pelatih Mitra Kukar .

Mantan penyerang Persebaya Surabaya ini mengungkapkan, apabila setelah pertandingan terakhir putaran pertama melawan tuan rumah Deltras Sidoarjo pada Jumat (8/1) belum ada kejelasan, kemungkinan tim akan bubar.

"Kami masih menunggu niat baik dari manajemen tim. Kalau tidak ada perbaikan, mungkin kami akan membubarkan diri saja," ujar .

Selain gaji dan bonus yang belum dibayar, para pemain Mitra Kukar juga sering tidak mendapat jatah makan dan harus membeli sendiri.

Demikian juga saat tim tiba di Sidoarjo sejak Selasa (5/1) lalu, tidak ada manajemen yang mengurusi. Seluruh pemain harus mencari makan sendiri-sendiri dan juga tidak dipesankan penginapan.

Rombongan pemain Mitra Kukar akhirnya bisa mendapatkan penginapan, setelah Vigit Waluyo selaku penanggung jawab Deltras yang awalnya ikut membantu pembentukan tim Mitra Kukar musim ini turun tangan.

Sehari menjelang laga melawan Deltras, mengumpulkan seluruh pemain di rumahnya yang terletak di kawasan Rungkut Surabaya, untuk membicarakan tindak lanjut yang akan diambil.

"Setelah ini tim akan istirahat panjang sambil menunggu keluarnya jadwal putaran kedua. Kami juga akan menunggu sikap manajemen soal kelanjutan tim ini atau kalau tidak ada keputusan yang jelas, kami lebih baik bubar," tegas . (ant/row)

Berita Terkait