
Pada laga pertama, NPS Surabaya tumbang di tangan PAF UNY Yogyakarta, Sabtu (9/4) kemarin dengan skor 0-3. Minggu (10/4) hari ini, Fina Fauziah dan kawan-kawan takluk oleh Cosmir UNJ Jakarta dengan skor 0-10. "Kami mohon maaf kepada masyarakat Surabaya dan Jawa Timur karena NPS belum bisa meraih hasil maksimal," ucap asisten pelatih NPS Surabaya, Abdullah Bachmid.
Pada dua pertandingan di GOR Sudiang, Makassar, permainan anak-anak NPS Surabaya nampak masih belum padu. Persiapan yang sangat mepet bisa jadi penyebab utamanya. Apalagi mereka baru berlatih secara full team pada seminggu terakhir menjelang kompetisi dimulai.
"Komunikasi yang terjalin di antara pemain masih belum kuat. Itulah perbedaan mencolok antara tim yang sudah kumpul lama, dengan kami yang memiliki persiapan mepet," imbuh pelatih yang akrab disapa Aab ini.
Ketidak hadiran Arief Anton Sujarwo sebagai pelatih selama seri Makassar, juga dianggap memiliki dampak besar. Coach Bogank, begitu ia akrab disapa, tak bisa mendampingi tim karena ada keperluan di Surabaya. Alhasil, komando peracik strategi diserahkan pada Aab sebagai asistennya. "Setelah seri Makassar, tim pelatih akan melakukan evaluasi bersama manajemen," jabar Aab.
Aab menambahkan bahwa NPS Surabaya punya waktu dua minggu untuk mencapai performa yang lebih. "Kami akan berbenah di sisa waktu yang ada. Bisa jadi akan ada penambahan pemain. Sebab kami perlu pemain yang haus gol. Untuk kepastiannya, bisa ditanyakan ke manajemen," tutup Aab. (faw/pra)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 1 Oktober 2025 22:23FFI Resmikan Pro Futsal League 2025/26: Diikuti 12 Klub, Tanpa Degradasi
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 23 Juli 2026 09:16Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
-
Asia 23 Juli 2026 08:46Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
BERITA LAINNYA
-
indonesia 23 Juli 2026 11:00Piala Presiden 2026: Pembagian Grup, Format, hingga Jadwal Pertandingan
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 10:41Pramono Pastikan Perbaikan SDN Kebayoran Lama 09 Jadi Prioritas APBD DKI
-
Liputan6 23 Juli 2026 10:19Kepala Kantor Bea Cukai Kediri Jadi Tersangka Kasus Suap
-
Liputan6 23 Juli 2026 09:40Ketua Komisi III DPR ke Jampidsus Kuntadi: Tuntaskan Kasus Febrie
-
Liputan6 23 Juli 2026 09:30Ratusan Personel Kawal Demo di Gambir dan DPR Hari Ini
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:43Kejagung Keluarkan Sprindik TPPU, Febrie Dipanggil soal Emas 74 Kg
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303072/original/032894900_1784617562-rob2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304941/original/006834900_1784778021-1001487360.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8162918/original/038664800_1781017566-35916.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6218706/original/020422100_1779096025-Kepala_Badan_Pemulihan_Aset__BPA__Kejaksaan__Kuntadi-18_Mei_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571485/original/060468600_1777626565-21378.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292890/original/041047500_1783663722-jam5.jpg)

