
Bola.net - Panitia pelaksana (panpel) turnamen Piala Gubernur Jawa Timur (Jatim) 2013 sedang galau. Mereka bingung untuk menentukan dimana venue yang digunakan untuk menggelar pertandingan final antara Persebaya dengan Arema. Sesuai jadwal, bentrok kedua tim harus dilangsungkan, Selasa (24/12) besok malam.
Sesuai dengan kesepakatan di manager meeting, babak final memang seharusnya diselenggarakan di Stadion Kanjuruhan. Namun hal itu menjadi mentah setelah Persebaya lolos ke final. Kubu Persebaya menolak bertanding di Malang karena menganggap hal itu lebih menguntungkan Singo Edan.
Penolakan inilah yang membuat panitia harus bekerja keras untuk menentukan venue yang tepat dan representatif. Masalahnya, karena pertandingan digelar sehari sebelum Natal, akan sangat sulit bagi panpel untuk mengantongi izin keamanan. Sedangkan hingga kini baru satu daerah yang siap.
"Yang pasti kita sudah mendapat garansi izin pertandingan di Malang," kata sekretaris panitia, Amir Burhanuddin.
Bagaimana bila pertandingan final digelar tanpa penonton atau di lokasi netral? Amir menyebut hal itu bisa saja terjadi. Hanya saja, esensi final akan tak terasa. "Partai final itu yang ditunggu-tunggu. Tak mungkin digelar tanpa penonton atau lapangan alternatif. Nanti kita bicarakan semua. Termasuk dengan pihak ketiga," lanjut Amir.
Sebenarnya, lanjut Amir, dengan formasi delapan tim yang terbagi dalam dua grup, turnamen ini sudah kelar pada 22 Desember kemarin. Namun karena ada penambahan tim, yakni Persepam-Madura United, jadwal akhirnya dirombak. Hasilnya pertandingan final diundur menjadi 24 Desember.
"Semua jadi rancu ketika P-MU masuk. Harusnya turnamen ini sudah selesai tanggal 22 Desember. Namun setelah ada penambahan tim, final diundur jadi 24 Desember," ungkapnya. Amir juga tak menutup kemungkinan bila jadwal laga final akhirnya diundur.
"Ditunda itu sangat memungkinkan. Tapi kita harus inventarisir alasannya dulu," pungkas Amir. Kabarnya, penentuan venue final baru dilakukan, Senin (23/12) siang.[initial]
(faw/dzi)
Sesuai dengan kesepakatan di manager meeting, babak final memang seharusnya diselenggarakan di Stadion Kanjuruhan. Namun hal itu menjadi mentah setelah Persebaya lolos ke final. Kubu Persebaya menolak bertanding di Malang karena menganggap hal itu lebih menguntungkan Singo Edan.
Penolakan inilah yang membuat panitia harus bekerja keras untuk menentukan venue yang tepat dan representatif. Masalahnya, karena pertandingan digelar sehari sebelum Natal, akan sangat sulit bagi panpel untuk mengantongi izin keamanan. Sedangkan hingga kini baru satu daerah yang siap.
"Yang pasti kita sudah mendapat garansi izin pertandingan di Malang," kata sekretaris panitia, Amir Burhanuddin.
Bagaimana bila pertandingan final digelar tanpa penonton atau di lokasi netral? Amir menyebut hal itu bisa saja terjadi. Hanya saja, esensi final akan tak terasa. "Partai final itu yang ditunggu-tunggu. Tak mungkin digelar tanpa penonton atau lapangan alternatif. Nanti kita bicarakan semua. Termasuk dengan pihak ketiga," lanjut Amir.
Sebenarnya, lanjut Amir, dengan formasi delapan tim yang terbagi dalam dua grup, turnamen ini sudah kelar pada 22 Desember kemarin. Namun karena ada penambahan tim, yakni Persepam-Madura United, jadwal akhirnya dirombak. Hasilnya pertandingan final diundur menjadi 24 Desember.
"Semua jadi rancu ketika P-MU masuk. Harusnya turnamen ini sudah selesai tanggal 22 Desember. Namun setelah ada penambahan tim, final diundur jadi 24 Desember," ungkapnya. Amir juga tak menutup kemungkinan bila jadwal laga final akhirnya diundur.
"Ditunda itu sangat memungkinkan. Tapi kita harus inventarisir alasannya dulu," pungkas Amir. Kabarnya, penentuan venue final baru dilakukan, Senin (23/12) siang.[initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 23 Juli 2026 12:01Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
BERITA LAINNYA
-
indonesia 23 Juli 2026 11:00Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
-
indonesia 23 Juli 2026 11:00Piala Presiden 2026: Pembagian Grup, Format, hingga Jadwal Pertandingan
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 13:57Hotman Paris Siap Hadapi Laporan Organisasi Wartawan: Don’t Worry
-
Liputan6 23 Juli 2026 13:55Polisi Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Cekcok di Bundaran HI
-
Liputan6 23 Juli 2026 13:51Viral Video Duel Pedang di Lampung, Tangan Korban Nyaris Putus
-
Liputan6 23 Juli 2026 13:34Eksepsi Diterima, Dokter Tifa Klaim Kantongi Bukti Baru Ijazah Jokowi
-
Liputan6 23 Juli 2026 13:23Delapan Siswa SMP Tanggamus Mendadak Sakit, Menu MBG Diperiksa
-
Liputan6 23 Juli 2026 13:20Mengenal École Prancis yang Jadi Model Universitas Republik Indonesia
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4314621/original/003471000_1675653014-329325344_850611612668379_4651093622949196622_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305249/original/015409200_1784789746-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_13.54.01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305246/original/026543500_1784789481-1001489611.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305230/original/051948100_1784788477-IMG_2281.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305220/original/005708000_1784787809-1001489242.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305149/original/022929500_1784785968-a_wide_scenic_daylight_photograph_of_a_historic_s.jpg)

