
Bola.net - Pelita Bandung Raya untuk sementara waktu mempensiunkan kostum nomor 9 yang selama ini dikenakan oleh striker asal Mali, mendiang Sekou Camara, yang meninggal dunia akibat serangan jantung.
"Untuk sementara waktu nomor sembilan dipensiunkan, mungkin hingga beberapa tahun ke depan, namun bukan untuk selamanya," kata Direktur PT Kreasi Performa Pasundan Marco Gracia Paulo di Bandung seperti dilansir Antara.
Sekou Camara meninggal dunia akibat serangan jantung saat mengikuti sesi latihan malam di Stadion Siliwangi Kota Bandung, Sabtu (28/7) sekitar pukul 23.48 WIB. Jenzahnya saat ini sudah dipulangkan ke Mali.
Marco menyebutkan, nomor sembilan untuk sementara waktu di bawah kepemimpinanya di PBR akan dipensiunkan. Namun tidak menutup kemungkinan ke depan akan digunakan pemain lainnya.
"Sebagai penghormatan kepada Camara sementara dipensiunkan, namun ke depan tidak menutup kemungkinan akan digunakan oleh pemain lain yang memiliki tipe dan karakter sebagai pemain bertalenta seperti dia," kata Marco.
Bilapun mempensiunkan kostum nomor sembilan, kata Marco, tidak baik pula bagi Camara yang tentunya terbebani. Oleh karena itu PBR hanya mempensiunkan sementara kostum yang biasa dipakai oleh para striker tersebut.
"Sekou Camara merupakan pemain yang memiliki karakter dan bisa membangkitkan semangat pemain lainnya. Rekrutmen pemain tidak semata harus hadir dalam setiap pertandingan, namun kehadirannya diperlukan untuk membangkitkan tim," kata Marco. (ant/mac)
"Untuk sementara waktu nomor sembilan dipensiunkan, mungkin hingga beberapa tahun ke depan, namun bukan untuk selamanya," kata Direktur PT Kreasi Performa Pasundan Marco Gracia Paulo di Bandung seperti dilansir Antara.
Sekou Camara meninggal dunia akibat serangan jantung saat mengikuti sesi latihan malam di Stadion Siliwangi Kota Bandung, Sabtu (28/7) sekitar pukul 23.48 WIB. Jenzahnya saat ini sudah dipulangkan ke Mali.
Marco menyebutkan, nomor sembilan untuk sementara waktu di bawah kepemimpinanya di PBR akan dipensiunkan. Namun tidak menutup kemungkinan ke depan akan digunakan pemain lainnya.
"Sebagai penghormatan kepada Camara sementara dipensiunkan, namun ke depan tidak menutup kemungkinan akan digunakan oleh pemain lain yang memiliki tipe dan karakter sebagai pemain bertalenta seperti dia," kata Marco.
Bilapun mempensiunkan kostum nomor sembilan, kata Marco, tidak baik pula bagi Camara yang tentunya terbebani. Oleh karena itu PBR hanya mempensiunkan sementara kostum yang biasa dipakai oleh para striker tersebut.
"Sekou Camara merupakan pemain yang memiliki karakter dan bisa membangkitkan semangat pemain lainnya. Rekrutmen pemain tidak semata harus hadir dalam setiap pertandingan, namun kehadirannya diperlukan untuk membangkitkan tim," kata Marco. (ant/mac)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 16 Juni 2023 03:00 -
Bola Indonesia 12 April 2017 20:21 -
Bola Indonesia 12 April 2017 18:01Marco Garcia Paulo Ikut Berkomitmen Selesaikan Kasus Gaji Darko
-
Bola Indonesia 12 April 2017 17:52Madura United Diminta Ikut Tanggung Jawab Tunggakan Gaji Darko
-
Bola Indonesia 12 April 2017 16:42
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 12 Januari 2026 13:03 -
Otomotif 12 Januari 2026 12:48 -
Liga Inggris 12 Januari 2026 12:45 -
Bola Indonesia 12 Januari 2026 12:41 -
Liga Spanyol 12 Januari 2026 11:58 -
Voli 12 Januari 2026 11:46
MOST VIEWED
- Tempat Menonton Persib vs Persija Sore Ini di Indosiar dan Vidio - BRI Super League
- Jadwal Siaran Langsung Persib vs Persija di BRI Super League di Indosiar dan Vidio, Jumat 11 Januari 2026
- Prediksi BRI Super League: Persib vs Persija Jakarta 11 Januari 2026
- Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Malut United 10 Januari 2026
HIGHLIGHT
- Daftar 5 Wasit Terbaik Dunia 2025: Michael Oliver ...
- 3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
- 7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho...
- 6 Rekor Mustahil yang Bisa Dihancurkan Cristiano R...
- 10 Pemain dengan Gaji Termahal di Piala Afrika 202...
- 4 Opsi Transfer Darurat Manchester United Usai Bru...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...













:strip_icc()/kly-media-production/medias/3938374/original/017867600_1645165607-20220218-Waspada_Cuaca_Ekstrem_di_Jakarta-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3620465/original/087377600_1635841743-20211102-Waspada__Cuaca_Ekstrim_Ancam_Jabodetabek-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469933/original/094415500_1768192154-Screenshot_2026-01-12_at_11.23.26.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469847/original/067748000_1768187889-AP26012072978761.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467287/original/009416300_1767869464-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5282505/original/016040500_1752477391-20250714_102129.jpg)

