
Bola.net - Persib Bandung punya jejak panjang di sepak bola Indonesia. Ada banyak pemain top yang pernah membela Maung Bandung. Di jajaran penyerang, ada nama Adjat Sudrajat hingga Budi Sudarsono yang tidak diragukan lagi kualitasnya.
Persib Bandung tercatat lima kali menjadi juara pada era Perserikatan dan 8 kali menjadi runner-up. Ketika sepak bola Indonesia memasuki era profesional, Persib dua kali menjadi juara, yaitu di Liga Indonesia 1994-1995 dan Indonesia Super League 2014.
Dalam era sepak bola modern itu, Persib Bandung tetap mampu menjaga konsistensinya sebagai klub papan atas meski terbilang kesulitan untuk bisa menjadi juara.
Namun, sebagai klub besar, Persib tak pernah kehabisan pemain-pemain berkualitas pada setiap musimnya. Maung Bandung selalu saja diperkuat pemain bagus dari lini pertahanan hingga lini serang.
Sejumlah pemain, baik lokal maupun asing, kerap menjadi andalan Persib di lini depan. Namun, dalam perjalanannya, Persib kerap mengandalkan pemain lokal sebagai ujung tombak.
Siapa saja pemain lokal berkelas yang pernah mengisi slot lini depan Persib Bandung?
Sutiono Lamso

Gelar juara Persib Bandung di Perserikatan 1993-1994 dan Liga Indonesia 1994-1995 barangkali tidak akan diraih bila tidak ada Sutiono Lamso. Pada laga final itu Sutiono mencetak gol kemenangan Persib.
Pada musim 1993-1994, satu golnya dan satu lagi dari Yudi Guntara membawa Persib juara mengalahkan PSM Makassar di final kompetisi Divisi Utama Perserikatan. Kemudian di Liga Indonesia 1994-1995, gol tunggal Sutiono membungkam Petrokimia Gresik.
"Momen yang tak terlupakan. Saya sama sekali tidak pernah membayangkan bisa mencetak gol di final. Sampai kapanpun saya tidak akan pernah lupa," kenang Sutiono.
Pada era 1990-an, nama Sutiono Lamso memang fenomenal. Saat arak-arakan juara Persib ketika itu, Sutiono disambut ribuan bobotoh. Hal ini terbilang langka karena sejatinya Sutiono bukan pemain asli Bandung. Dia adalah pemain yang lahir dan besar di Purwokerto.
Maka tidak heran bila Sutiono digolongkan sebagai pemain asing di Persib. Nandar Iskandar merupakan pelatih yang jeli melihat kelincahan dan kepiawaiannya dalam melakukan penyelesaian akhir. Selain jadi pahlawan Persib di era Perserikatan dan Liga Indonesia, Sutiono juga dinobatkan sebagai pemain terbaik kompetisi.
Seperti mantan pemain lainnya, setelah pensiun dari lapangan hijau, Sutiono perlahan menekuni profesi pelatih. Meski sampai sekarang hampir tidak pernah menangani klub profesional, setidaknya Sutiono yang menetap di Bandung pernah membawa Persib U-15 juara kompetisi nasional pada 2005.
Jadi tidak salah bila Sutiono Lamso mendirikan sekolah sepak bola (SSB). Nama yang dipilih adalah SSB Sutiono Lamso, sederhana tetapi kaya makna karena nama SSB itu akan selalu mengingatkan para pemain muda siapa pahlawan Persib Bandung di musim 1993-1994 dan 1994-1995.
Adjat Sudrajat
Selama memperkuat Persib Bandung, kariernya terbilang bersinar sebagai striker. Pemain yang identik dengan nomor punggung 10 ini berhasil mengantarkan Maung Bandung sebagai juara Perserikatan 1986, juara Pesta Sukan atau Sultan Hasanal Bolkiah di Brunei Darusalam pada 1986, dan Perserikatan 1989-1990.
Ajat adalah sosok terkenal di seantreo Jawa Barat, bahkan sampai sekarang. Itu semua berkat keganasannya sebagai striker hingga diidolai bobotoh sampai saat ini.
Catatan gol yang pernah dicapai terbilang fantastis. Saat membela Persib di Perserikatan 1983, Ajat menjadi pencetak gol terbanyak.
Prestasi itu diulangi pada musim 1985 dengan torehan 16 gol. Saat jadi pemain, Ajat memperkuat Persib selama tujuh musim dari 1983 hingga 1990.
Namun, Ajat juga dikenal pemain kontroversial di antara pemain Persib lain. Penyebabnya, ia hengkang dari Persib karena urusan bonus. Saat itu para pemain Persib dijanjikan mendapat bonus taksi.
Namun, taksi itu diberikan dengan catatan tetap harus memberi setoran kepada pengusaha yang memberikan taksi. Sontak Ajat marah dan meninggalkan Persib. Bahkan sebagai pembalasan ia bergabung dengan Bandung Raya, rival sekota Persib, pada 1991-1997.
Walau sukses bersama Bandung Raya, Ajat tetap identik dengan Tim maung Bandung. Ia amat dicintai publik Bandung. Patung Ajat Sudrajat pun kokoh berdiri di Jalan Tamblong, Bandung. Suksesnya sebagai pemain di level klub juga membuat kerap dipanggil timnas Indonesia dari 1981 hingga 1987.
Fenomena lain yang cukup unik adalah pada 1981 hingga 1987 itu kostum Persib dengan nama Ajat Sudrajat laris bak kacang goreng. Mulai anak-anak hingga orang dewasa pasti punya kebanggaan tersendiri saat memakai jersey Ajat Sudrajat dengan nomor punggung 10.
Zaenal Arif
Pemain kelahiran Cikajang, Garut, Jawa Barat, 3 Januari 1981, ini merupakan bintangnya Persib Bandung pada musim 1998-2000 dan 2006-2009.
Abo, sapaan akrabnya, memulai karier bersama Timnas Indonesia sejak masih usia 19 tahun. Pada 2001-2003, ia membela Timnas Indonesia U-23. Kemudian pada 2002-2007, pemain bernomor punggung 15 di Persib ini selalu menjadi langganan Timnas Indonesia.
Abo merupakan andalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2002. Ia menyumbang empt gol di Piala AFF. Sejak saat itu, Abo pun selalu menjadi lirikan pelatih yang dipercaya menjadi pelatih skuat Garuda.
Pada 2007, ia masuk skuat Indonesia di Piala Asia 2007. Namun, ia tidak diturunkan sama sekali karena melakukan tindakan indisipliner dengan meninggalkan tempat latihan dan pergi melewati batas waktu yang ditentukan.
Padahal, saat itu Indonesia sedang mempersiapkan diri melawan Korea Selatan. Akibatnya, Abo dicoret dan mendapat hukuman skorsing dari pertandingan-pertandingan Liga Indonesia selama satu musim. Namun, ia akhirnya mendapat grasi dari Ketua PSSI dan bisa bermain kembali seperti biasa.
Budi Sudarsono
Pemain kelahiran Kediri, Jawa Timur, 19 September 1979 ini merupakan andalan Timnas Indonesia. Gocekan mautnya jadi momok lawan-lawannya.
Ketika memperkuat Indonesia di Piala Asia pada 2004, Budi mencetak gol kemenangan dalam duel kontra Qatar.
Pada pertandingan Piala Asia 2007, Budi mencetak gol pertama Indonesia ke gawang Bahrain (menang 2-1). Pada pertadingan kualifikasi Piala Asia 2011, Budi juga mencetak gol untuk Indonesia ke gawang Kuwait, dengan hasil 1-1.
Budi juga menjadi pencetak gol terbanyak pada Piala AFF 2008, bersama Teerasil Dangda (Thailand) dan Agu Casmir (Singapura).
Persib Bandung mendatangkan pemain berjulukan Ular Piton ini pada 2009-2010. Namun, Budi hanya satu musim memperkuat Persib.
Kiprahnya bersama tim Maung Bandung tak sehebat saat membela Timnas Indonesia. Sepanjang musim tersebut, Budi tampil dalam 21 pertandingan dengan menyumbangkan 2 gol untuk Persib.
Cristian Gonzales

Cristian Gonzales menjadi kekuatan Persib Bandung pada 30 Januari 2009 dengan status sebagai pemain pinjaman dari Persik Kediri. Ia memulai debut di Bandung ketika Persib menjamu Persipura yang berakhir 1-1. Satu gol Persib dicetak oleh El Loco.
Pada 3 November 2010, ia secara resmi memegang paspor Indonesia sebagai pemain naturalisasi. Gonzales pun masuk skuat Indonesia di Piala AFF 2010. Namanya langsung melejit kala itu.
Sayangnya, penampilan apik Gonzales tak mampu mengantarkan Indonesia meraih gelar. Indonesia lagi-lagi harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari Malaysia di final.
Disadur dari Bola.com (Penulis: Benediktus Gerendo Pradigdo, 11 Juli 2020)
Baca Ini Juga:
- Cara Kim Kurniawan Menghadapi Bobotoh Anak-anak, Remaja, dan Orang Tua: Unik dan Asik
- 3 Faktor yang Buat Kim Kurniawan Betah di Persib
- Gian Zola Tanggapi Kompetisi Tanpa Penonton: Minus Bobotoh, Atmosfir Berbeda
- Makan Konate dalam Angka: Gelandang Serbabisa, Rajin Cetak Gol dan Assist
- Inilah 4 Pasangan Kakak-Adik yang Pernah Membela Persib
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 6 September 2026 17:45Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
-
Bola Indonesia 5 September 2026 16:00Prediksi BRI Super League: Persib vs PSM Makassar 6 September 2026
-
Bola Indonesia 5 September 2026 07:58Jadwal BRI Super League 2026/27: Menjelang Pertandingan Persib vs PSM di Vidio
-
Bola Indonesia 4 September 2026 15:14Marc Klok dan Laga Emosional Persib vs PSM Makassar
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 September 2026 09:47Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
-
Liga Italia 7 September 2026 09:08Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
-
Liga Italia 7 September 2026 08:30Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
-
Liga Italia 7 September 2026 08:00Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
-
Liga Inggris 7 September 2026 07:45Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 September 2026 21:04Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
-
indonesia 6 September 2026 21:01Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
-
indonesia 6 September 2026 17:45Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
-
indonesia 6 September 2026 17:30Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
-
indonesia 6 September 2026 17:28Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
-
indonesia 6 September 2026 14:30Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
SOROT
-
Liputan6 7 September 2026 09:50Anak Krakatau Bikin Porsi MBG Dikurangi
-
Liputan6 7 September 2026 09:38WN India Jadi Korban Jambret di Menteng, Satu Pelaku Ditangkap
-
Liputan6 7 September 2026 09:04Penerbangan Masih Ditutup, Penumpang Pilih Bertahan di Bandara Soekarno-Hatta
-
Liputan6 7 September 2026 08:38Tarif Masuk Ragunan Diusulkan Naik Jadi Rp 10 Ribu
-
Liputan6 7 September 2026 08:1512 Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Dibatalkan, Ini Alasannya
-
Liputan6 7 September 2026 07:40Kondisi Terkini Anak Krakatau, 100 Gempa Terekam Hingga Senin Pagi
MOST VIEWED
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Persebaya 5 September 2026
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Persija Jakarta 5 September 2026
Hasil BRI Super League: Debut Resmi Shin Tae Yong Berbuah Manis, Persija Tekuk Borneo FC
Prediksi BRI Super League: Persik Kediri vs Dewa United 5 September 2026
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5541898/original/065702400_1774924493-IMG_8482.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342069/original/003806400_1788748974-7d9b9dc9-5cc1-46c9-b267-a8e4739c5474.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342044/original/012280800_1788747013-IMG-20260906-WA0005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3456172/original/049506300_1620984701-20210514-Taman-Margasatwa-Ragunan-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4412749/original/008778900_1683024969-20230502-Polemik-Impor-KRL-Bekas-Tallo-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342016/original/066970000_1788741875-1001638868.jpg)
