FOLLOW US:


Permak Metro FC, Arema ke Babak 32 Besar Piala Indonesia

20-11-2018 16:54
Permak Metro FC, Arema ke Babak 32 Besar Piala Indonesia
Pemain Arema selebrasi setelah Ahmad Hardianto mencetak gol ke gawang Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang (6/10/2018). © Bola.com/Iwan Setiawan

Bola.net - Arema FC memastikan diri sukses melaju ke Babak 32 Besar Piala Indonesia 2018. Pada laga Babak 64 Besar, melawan Metro FC, yang dihelat di Stadion Gajayana Malang, Selasa (20/11), klub berlogo singa mengepal tersebut menang dengan skor 5-1.

Tanda-tanda kemenangan Arema tampak sejak laga baru dimulai. Seakan tanpa tekanan, skuat besutan Milan Petrovic ini nyaman mengendalikan jalannya permainan.

Pertandingan baru berjalan delapan menit ketika Arema membuka keunggulan mereka. Memanfaatkan bola liar, hasil tepisan tak sempurna kiper Metro FC kala menghalau sepakan Nasir, Sunarto menceploskan gol ke gawang Metro FC.

Lima menit berselang, gawang Metro FC kembali bobol. Kali ini, giliran Nasir yang mencetak gol ke gawang Metro FC.

Unggul dua gol, Arema tak mau mengendurkan tekanan mereka. Berulang kali, Jayus Hariono dan M Rafli mengalirkan bola ke jantung pertahanan Metro dan membuat barisan pertahanan tim berjuluk Macan Kumbang ini kalang kabut.

Upaya Arema menambah keunggulan akhirnya berhasil pada menit 29. Memanfaatkan umpan silang Ricky Ohorella, Makan Konate berhasil mencetak gol ketiga Arema melalui sundulan kepalanya.

Petaka bagi Metro FC kembali datang tiga menit berselang. Kali ini, giliran Johan Ahmat Farizi yang mencetak gol. Sepakan bebas pemain yang karib disapa Jhon ini meluncur mulus ke gawang Karyawan Yudik Raharjo.

Sampai babak pertama usai, Arema terus mengurung pertahanan Metro FC. Namun, tak ada gol tambahan tercipta sampai turun minum.

Babak kedua, Metro FC mengubah permainan mereka. Kali ini, Macan Kumbang lebih berani mengambil inisiatif permainan.

Upaya skuat besutan Fery Taufiq Budiman ini berbuah hasil. Mereka berulang kali membahayakan gawang Arema.

Menit 55, gawang Arema bobol. Sepakan placing Hendra Yusuf Adi Saputro melesak ke gawang Srdjan Ostojic.

Lima menit berselang, gawang Oki, sapaan karib Ostojic, kembali terancam. Kali ini sepakan jarak jauh Aholiab Inggesi meluncur ke pojok kiri atas gawang Arema. Namun, kali ini Oki sigap menepis bola ke luar lapangan.

Arema tak mau terus tertekan dan berupaya untuk kembali mendominasi permainan. Demi meningkatkan ketajaman serangan, mereka mengubah komposisi tim dengan memasukkan Ahmad Nur Hardianto, untuk menggantikan Sunarto.

Masuknya Dian, sapaan karib Hardianto, berhasil mengubah jalannya permainan. Ancaman yang ia tebar di pertahanan Metro FC membuat Achmad Soleh dan kawan-kawan tak bisa lagi leluasa meneror pertahanan Arema FC.

Menit 77, M. Rafli nyaris menambah keunggulan Arema FC. Namun, sepakan gelandang muda ini masih membentur barisan belakang Metro FC.

Asyik menyerang, pertahanan Arema kecolongan serbuan kilat pemain Metro FC. Namun beruntung bagi mereka, kali ini Oki sigap berjibaku merebut bola dari penguasaan pemain Metro FC yang sudah berada di kotak penalti Arema.

Menit 82, Makan Konate mendapat peluang menggandakan pundi-pundi golnya pada pertandingan ini. Namun, sepakannya, dari sisi kanan pertahanan Metro masih meleneceng ke sisi kiri gawang Macan Kumbang.

Metro FC sendiri tak mau menyerah dan coba mengatasi ketertinggalan mereka. Namun, menit 87 gawang mereka justru kembali kebobolan. Memanfaatkan umpan tarik Dian, Konate melepas sepakan keras dari luar kotak penalti yang langsung melesak ke gawang Metro FC.

Jelang laga memasuki injury time, Arema nyaris menambah keunggulan melalui Ricky Ohorella. Namun, fullback asal Tulehu ini kurang tenang memanfaatkan umpan tarik Dian. Walhasil, bola masih melenceng dari sasaran.

Jelang laga usai, Metro mendapat kesempatan melalui serangan balik kilat. Namun, Oki kembali menunjukkan kepiawaiannya dan menghalau bola sepakan pemain tim tuan rumah.