
Bola.net - Bos Persebaya 1927, Saleh Ismail Mukadar menilai keputusan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) sudah sangat tepat. Saleh justru heran bila muncul anggapan tentang intervensi dari pemerintah terhadap sepakbola.
Menurut Saleh, keputusan Menpora dan BOPI ini bukan bentuk dari intervensi yang dilakukan oleh pemerintah terhadap PSSI. Bagi Saleh, keputusan BOPI yang tidak memberikan rekomendasi kepada Persebaya ISL, adalah bentuk penegakan aturan.
"Apanya yang disebut intervensi. Ini soal penegakan aturan kok. Kalau ada aturan yang salah, masa pemerintah mau membiarkan begitu saja" terang Saleh.
Sebelumnya, Persebaya yang berkompetisi di Indonesia Super League (ISL), menilai campur tangan pemerintah menjadi preseden buruk bagi sepakbola Indonesia. Hal ini juga bisa menurunkan harga diri PSSI di mata FIFA.
"Ini juga kontra produktif dengan hasil kongres PSSI yang menyebut dualisme sudah selesai. Ini malah dibongkar lagi. Mereka bilang bilang dualisme sudah selesai. Itu berarti hasil Kongres PSSI tidak berarti dong," kata sekretaris tim Persebaya, Rahmad Sumanjaya. [initial]
(faw/mac)
Menurut Saleh, keputusan Menpora dan BOPI ini bukan bentuk dari intervensi yang dilakukan oleh pemerintah terhadap PSSI. Bagi Saleh, keputusan BOPI yang tidak memberikan rekomendasi kepada Persebaya ISL, adalah bentuk penegakan aturan.
"Apanya yang disebut intervensi. Ini soal penegakan aturan kok. Kalau ada aturan yang salah, masa pemerintah mau membiarkan begitu saja" terang Saleh.
Sebelumnya, Persebaya yang berkompetisi di Indonesia Super League (ISL), menilai campur tangan pemerintah menjadi preseden buruk bagi sepakbola Indonesia. Hal ini juga bisa menurunkan harga diri PSSI di mata FIFA.
"Ini juga kontra produktif dengan hasil kongres PSSI yang menyebut dualisme sudah selesai. Ini malah dibongkar lagi. Mereka bilang bilang dualisme sudah selesai. Itu berarti hasil Kongres PSSI tidak berarti dong," kata sekretaris tim Persebaya, Rahmad Sumanjaya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 22:29FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 21 Juli 2026 21:07Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
-
indonesia 21 Juli 2026 20:59Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
-
indonesia 21 Juli 2026 19:26Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 22:44Kronologi Kebakaran Gedung Djakarta Theater
-
Liputan6 21 Juli 2026 22:17Ledakan Rumah Mewah di Medan: Korban Terakhir Ditemukan
-
Liputan6 21 Juli 2026 21:14Megawati: Kudatuli Simbol Ketidakadilan
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:47Fakta Baru Mayat Pria Mengapung di Bakauheni
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303583/original/069205200_1784650153-898146.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303578/original/029822600_1784648668-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_22.22.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303568/original/084225500_1784647002-87853a60-7024-430f-967d-d897bb478cea.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303561/original/020896900_1784645389-IMG_5803.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303525/original/018798800_1784639971-IMG_9409.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303541/original/046071900_1784641635-1001484373.jpg)
