
Bola.net - Persebaya Surabaya masih dalam bayang-bayang terdepak dari kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015. Pasalnya, masih memiliki tunggakan utang di kompetisi musim 2014.
Tidak ingin hal tersebut menjadi kenyataan, CEO Persebaya Surabaya, Gede Widiade menegaskan segera menyelesaikan hal tersebut. Yakni, sebelum digelarnya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 31 Januari mendatang.
"Kami akan berusaha keras sebelum RUPS. Mudah-mudahan, bisa 27, 28, atau 29 Januari. Yang pasti, sebelum 31 Januari sudah dibayarkan," kata Gede Widiade.
Jika hal tersebut tidak bisa ditepati, maka kepastian tampilnya Persebaya ditentukan dalam RUPS. Terlebih, PT Liga Indonesia akan memberi sanksi kepada Persebaya jika utang belum diselesaikan.
Sanksi tersebut, yakni bisa berupa pembatasan pemain asing, pembatasan pemain untuk didaftarkan, hingga tidak boleh mengikuti kompetisi. Selain itu, klub lain yang bernasib sama yakni Persija Jakarta.
"Sekarang, semua melalui manajemen dan ada mekanismenya. Untuk tunggakan 2014, tidak bisa langsung dibayar begitu saja karena keuangan 2014 sudah diaudit. Utang 2014 harus masuk pengeluaran 2015," tutupnya. [initial]
(esa/pra)
Tidak ingin hal tersebut menjadi kenyataan, CEO Persebaya Surabaya, Gede Widiade menegaskan segera menyelesaikan hal tersebut. Yakni, sebelum digelarnya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 31 Januari mendatang.
"Kami akan berusaha keras sebelum RUPS. Mudah-mudahan, bisa 27, 28, atau 29 Januari. Yang pasti, sebelum 31 Januari sudah dibayarkan," kata Gede Widiade.
Jika hal tersebut tidak bisa ditepati, maka kepastian tampilnya Persebaya ditentukan dalam RUPS. Terlebih, PT Liga Indonesia akan memberi sanksi kepada Persebaya jika utang belum diselesaikan.
Sanksi tersebut, yakni bisa berupa pembatasan pemain asing, pembatasan pemain untuk didaftarkan, hingga tidak boleh mengikuti kompetisi. Selain itu, klub lain yang bernasib sama yakni Persija Jakarta.
"Sekarang, semua melalui manajemen dan ada mekanismenya. Untuk tunggakan 2014, tidak bisa langsung dibayar begitu saja karena keuangan 2014 sudah diaudit. Utang 2014 harus masuk pengeluaran 2015," tutupnya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 20 Januari 2026 20:14Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
-
Bola Indonesia 10 Januari 2026 17:39Hasil Persebaya vs Malut: Gali Freitas Borong Gol, Bajul Ijo Menang Tipis
-
Bola Indonesia 10 Januari 2026 07:00Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 10 Januari 2026
-
Bola Indonesia 9 Januari 2026 14:00Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Malut United 10 Januari 2026
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 21 Januari 2026 18:27 -
Bola Indonesia 21 Januari 2026 18:00 -
Liga Champions 21 Januari 2026 17:45 -
Liga Champions 21 Januari 2026 17:45 -
Bola Indonesia 21 Januari 2026 17:23 -
Liga Champions 21 Januari 2026 16:59
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479400/original/088382900_1768977432-IMG_6942.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479848/original/099263500_1768993318-Wakil_Bupati_Pati_Chandra.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4843315/original/041301600_1716764000-20240526_123544.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5453730/original/031694300_1766490130-Menteri_Perumahan_dan_Kawasan_Permukiman__PKP___Maruarar_Sirait-23_Desember_2025a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2324058/original/029514300_1533785565-508390.jpg)

