
Bola.net - Persib Bandung kembali menghadapi ujian penting saat menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Senin (4/5/2026) sore besok. Laga lanjutan BRI Super League ini datang di momen penentuan, ketika setiap poin mulai terasa semakin mahal bagi tim papan atas. Dukungan suporter di kandang diharapkan bisa menjadi dorongan tambahan bagi Maung Bandung.
Saat ini, tim asuhan Bojan Hodak masih memimpin klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 69 poin dari 30 pertandingan. Posisi tersebut memberi keuntungan, tetapi belum sepenuhnya aman jika melihat persaingan di papan atas.
Borneo FC terus menempel ketat di posisi kedua dengan jumlah poin yang sama. Kondisi ini membuat tekanan terhadap Persib semakin terasa di setiap pertandingan yang tersisa.
Situasi tersebut memaksa Persib tampil tanpa kompromi. Mereka wajib mengamankan kemenangan demi menjaga peluang mempertahankan gelar tetap terbuka.
Tantangan Jadwal Padat Persib
Persib kini memasuki fase akhir musim dengan hanya empat pertandingan tersisa. Untuk menjaga posisi di puncak, mereka dituntut menyapu bersih kemenangan tanpa celah kesalahan.
Padatnya jadwal menjadi tantangan tersendiri bagi kondisi fisik pemain. Mereka baru saja menjalani laga tandang yang cukup menguras tenaga melawan Bhayangkara FC.
"Hanya ada waktu empat hari di antara pertandingan," kata Bojan Hodak.
"Tapi, hasil dan performa terakhir kami bagus, terutama di babak kedua," sambung pelatih asal Kroasia tersebut.
Waspadai Organisasi Permainan PSIM
PSIM Yogyakarta datang bukan sekadar pelengkap dalam pertandingan ini. Tim tamu dikenal memiliki semangat juang tinggi dan tidak mudah menyerah sepanjang laga.
Mereka juga mengandalkan organisasi permainan yang rapi, terutama di lini belakang. Pertahanan yang disiplin sering membuat lawan kesulitan menciptakan peluang bersih.
"Kami fokus pada mereka yang memiliki organisasi yang baik dan sulit dikalahkan di semua pertandingan," ungkap Bojan Hodak.
"Bahkan ketika kalah, mereka hanya kalah dengan selisih satu gol. Itu karena tidak ada yang bisa meremehkan tim yang bekerja sangat keras," tambahnya.
Bayang-bayang Laga Melawan Persija
Persib harus menyusun strategi dengan cermat karena tidak bisa tampil dengan kekuatan penuh. Uilliam Barros dipastikan absen setelah menerima akumulasi kartu kuning.
Situasi semakin rumit karena beberapa pemain inti lain berada di ambang sanksi. Beckham Putra, Berguinho, Federico Barba, dan Kakang Rudianto sudah mengoleksi tiga kartu kuning, sementara Marc Klok bahkan telah mengantongi enam kartu.
"Jadi saya memperkirakan pertandingan yang sulit. Tapi saya berharap tim bisa mendapatkan hasil positif," tutup sang pelatih penuh optimisme.
Setelah laga ini, Persib akan menghadapi jadwal berat dengan bertandang ke markas Persija Jakarta pada 10 Mei. Mereka kemudian melanjutkan perjalanan ke kandang PSM Makassar sebelum menutup musim dengan menjamu Persijap Jepara di Bandung.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 05:14Man of the Match Inggris vs Kroasia: Harry Kane
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 05:00Tempat Menonton Ghana vs Panama di Piala Dunia 2026, 18 Juni 2026
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 04:45Link Streaming Piala Dunia 2026: Uzbekistan vs Kolombia, 18 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 18 Juni 2026 00:59Cerita Pilu Wanita di Bandung, Diduga Disekap-Dianiaya Pacar 3 Tahun
-
Liputan6 17 Juni 2026 23:22Kronologi Wedding Organizer Tipu Ratusan Calon Pengantin di Bandung
-
Liputan6 17 Juni 2026 23:00Tempat Menonton Inggris vs Kroasia di Piala Dunia 2026
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258130/original/041402900_1781320642-000_B66L4AF.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258865/original/087287100_1781420051-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2320245/original/076392300_1533533412-1533533412367325a1f9c9196ede-1512021137-30ae43ad1aa0a416699051b73a3dfcf6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8064710/original/039868400_1780909336-Calon_pengantin_diduga_menjadi_korban_penipuan_WO.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261496/original/069553800_1781712604-WhatsApp_Image_2026-06-17_at_22.44.16.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259001/original/056000700_1781433120-AP26160613675480.jpg)
