Persires dan Bali Devata Resmi 'Bercerai'

Persires dan Bali Devata Resmi 'Bercerai'
Bali Devata
- Tercapainya kesepakatan merger antara Persires Rengat (Divisi Utama)dengan Bali Devata (mantan kontestan klub Liga Primer Indonesia), Kamis (15/9) lalu, ternyata hanyalah pepesan kosong.

Ketika itu, kedua klub diketahui sudah melakukan MoU di kantor PT LPI, Gedung The Energy, Lantai 23, SCBD, Jakarta. Mergernya kedua klub tersebut, berangkat dari harapan awal agar bisa berlaga di kompetisi profesional kasta utama musim 2011/2012.

Bali Devata, klub yang sempat diasuh Peter Segrt dan Made Kawiarda semula begitu giat mencari pasangan merger agar bisa memenuhi lima aspek yang disyaratkan PSSI dan Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) guna menjadi klub profesional. Tim yang ber-home base di Stadion Kapten Dipta, Gianyar, Bali, itu sempat merintis kerja sama segitiga dengan Perseden dan PS Bengkulu tapi juga berujung kegagalan.

"Bali Devata tidak serius dan pintar dalam menepati komitmennya. Kami dibiarkan menggantung terlalu lama. Sedang lami, butuh segera adanya kepastian," terang manajer sekaligus Ketua Umum Persires, Zulfahmi Adrian, kepada Bola.net, Kamis (29/9).

Memang, ketika itu, Zulfahmi menceritakan belum ada hal teknis yang dibahas kedua belah pihak, kecuali kesepakatan bersatu untuk mengarungi kompetisi mendatang.

"Merger tersebut, hanya sebagai tanda bahwa secara legalitas sudah sah. Kini, kami harus cepat mempersiapkan diri untuk membentuk tim jelang kompetisi Level 2. Baik itu, harus merger lagi atau tampil secara tunggal saja," sambungnya.

Ketika pelaksanaan MoU tersebut, Persires dihadiri langsung oleh Zulfahmi. Sedangkan Bali Devata, memberikan mandat kepada CEO, Batavia Union, Meiriyon Moeis, sebab Roso Daras selaku CEO Bali Devata tengah memimpin Timnas U-23 (skuad SEA Games (2011) menjalani serangkaian laga uji coba di Hongkong. (esa/mac)

Berita Terkait