
Bola.net - PT. Persib Bandung Bermartabat (PBB) yang menjadi perusahaan pengelola klub Persib Bandung akan membuat terobosan baru dengan menjadikan perusahaan tersebut menjadi perusahaan terbuka yang akan menjual 45% sahamnya melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).
Menurut Wakil Direktur PT. Persib Bandung Bermartabat, M. Farhan, pimpinan dan para wakil pemegang saham PT PBB telah menyimak paparan dari perusahaan sekuritas yang akan membantu Persib terdaftar sebagai perusahaan publik yang menawarkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia.
"Persib akan 'go public' dengan menjual 45 persen saham melalui BEI. Prosesnya sedang dijajaki sesuai tahapan dan standar Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam)," tambahnya.
Pengelola pun harus berusaha mengejar syarat yang harus segera dilengkapi untuk mewujudkan keinginan tersebut. Salah satunya adalah persetujuan bulat dari para pemegang saham, memenuhi standar akuntansi dan tata kelola perusahaan yang baik dari Bapepam, audit dan penilaian perusahaan oleh akuntan publik dan lembaga pemeringkatan, audit legalitas dan lainnya.
Sebagai informasi, saat ini pemegang saham Persib Bandung ada enam dengan rincian lima saham milik perorangan dan satu saham milik lembaga. Pemilik saham perorangan antara lain H .Umuh Muhtar, Zainury Hasyim, Kuswara Taryono serta lembaga adalah PT Surya Eka Perkasa pimpinan Glen Sugita.
Menurut Farhan, dengan dijadikannya perusahaan ini sebagai perusahaan publik memungkinkan Persib berkembang dan maju, termasuk memberi kesempatan pada masyarakat umum menjadi pemilik saham mayoritas Persib.
"Langkah Persib menjadi perusahaan publik untuk memungkinkan Persib berkembang dan maju, termasuk memberi kesempatan pada masyarakat menjadi pemilik saham mayoritas Persib. Dana bisa terkumpul, bisa membeli pemain kelas dunia dan lainnya," katanya.
Meski demikian, pria yang berprofesi sebagai presenter itu enggan menyebutkan kapan waktu Persib akan memulai masuk pasar modal ataupun perusahaan sekuritas yang akan menangani langkah IPO dari perusahaan manajemen tim "Maung Bandung" itu.
Farhan menyebutkan, pemilikan saham Persib yang akan dilepas itu akan diprioritaskan bagi masyarakat Bandung dan Jawa Barat. "Kami pastikan peminat saham asal Bandung dan Jabar prioritas, untuk memastikan bahwa Persib sungguh-sungguh tetap akan di Bandung dan tidak akan ke luar daerah," ujarnya. (ant/dzi)
Menurut Wakil Direktur PT. Persib Bandung Bermartabat, M. Farhan, pimpinan dan para wakil pemegang saham PT PBB telah menyimak paparan dari perusahaan sekuritas yang akan membantu Persib terdaftar sebagai perusahaan publik yang menawarkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia.
"Persib akan 'go public' dengan menjual 45 persen saham melalui BEI. Prosesnya sedang dijajaki sesuai tahapan dan standar Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam)," tambahnya.
Pengelola pun harus berusaha mengejar syarat yang harus segera dilengkapi untuk mewujudkan keinginan tersebut. Salah satunya adalah persetujuan bulat dari para pemegang saham, memenuhi standar akuntansi dan tata kelola perusahaan yang baik dari Bapepam, audit dan penilaian perusahaan oleh akuntan publik dan lembaga pemeringkatan, audit legalitas dan lainnya.
Sebagai informasi, saat ini pemegang saham Persib Bandung ada enam dengan rincian lima saham milik perorangan dan satu saham milik lembaga. Pemilik saham perorangan antara lain H .Umuh Muhtar, Zainury Hasyim, Kuswara Taryono serta lembaga adalah PT Surya Eka Perkasa pimpinan Glen Sugita.
Menurut Farhan, dengan dijadikannya perusahaan ini sebagai perusahaan publik memungkinkan Persib berkembang dan maju, termasuk memberi kesempatan pada masyarakat umum menjadi pemilik saham mayoritas Persib.
"Langkah Persib menjadi perusahaan publik untuk memungkinkan Persib berkembang dan maju, termasuk memberi kesempatan pada masyarakat menjadi pemilik saham mayoritas Persib. Dana bisa terkumpul, bisa membeli pemain kelas dunia dan lainnya," katanya.
Meski demikian, pria yang berprofesi sebagai presenter itu enggan menyebutkan kapan waktu Persib akan memulai masuk pasar modal ataupun perusahaan sekuritas yang akan menangani langkah IPO dari perusahaan manajemen tim "Maung Bandung" itu.
Farhan menyebutkan, pemilikan saham Persib yang akan dilepas itu akan diprioritaskan bagi masyarakat Bandung dan Jawa Barat. "Kami pastikan peminat saham asal Bandung dan Jabar prioritas, untuk memastikan bahwa Persib sungguh-sungguh tetap akan di Bandung dan tidak akan ke luar daerah," ujarnya. (ant/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 5 April 2026 01:26 -
Liga Spanyol 5 April 2026 01:11 -
Liga Spanyol 5 April 2026 01:03 -
Liga Spanyol 5 April 2026 00:54 -
Liga Inggris 5 April 2026 00:46 -
Liga Inggris 5 April 2026 00:37
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...











:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546481/original/093900200_1775308550-Persebaya_vs_Persita.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5500251/original/094132900_1770847449-000_974E3FU.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546473/original/070798600_1775308121-unnamed__55_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546439/original/023859300_1775300639-unnamed__54_.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5546425/original/053839400_1775297732-Potret_penggawa_pada_45_menit_pertama.______PSMPERSIS_-__LaskarSambernyawa.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546395/original/009180300_1775294144-Breath_of_Fire_IV_Steam_vs_GOG__Mana_yang_Lebih_Layak_Dibeli_.jpg)

