FOLLOW US:


Piala Indonesia: Kalahkan Persis, PSS Gagal ke Babak Kedua

05-04-2012 09:52
Piala Indonesia: Kalahkan Persis, PSS Gagal ke Babak Kedua
Meski mampu menang besar, namun PSS kalah produktivitas gol dari Persis © Pasoepati.net

Bola.net - PSS Sleman gagal melanjutkan perjalanannya ke babak kedua Piala Indonesia 2012 meski di pertandingan leg kedua melawan Persis Solo di Stadion Maguwoharjo, Rabu sore menang dengan skor 4-2.

Dalam pertandingan 2 x 45 menit PSS Sleman unggul atas Persis Solo dengan skor 3-1, namun karena pada pertandingan leg pertama di Solo PSS Sleman kalah dengan skor 1-3, maka untuk menentukan tim yang lolos harus melalui tambahan waktu.

Di babak tambahan waktu PSS mampu menambah keunggulan menjadi 4-2, namun hasil tersebut tak mampu membawa Elang Jawa lolos ke babak kedua karena kalah produktivitas gol dibanding Persis Solo.

Secara agregat, kedudukan imbang 5-5 tapi PSS Sleman tersingkir karena hanya memasukkan satu gol ke kandang lawan dalam leg pertama, sementara Persis dua kali mencetak gol di kandang PSS Sleman.

Dalam pertandingan tersebut, gol PSS Sleman dicetak Tri Handoko pada menit 22, Marwan Muhammad melalui titik penalti menit 42, Nanda Nasution menit 78, dan Charles Orock menit 92.

Sementara gol Persis dicetak melalui tendangan bebas Javier Rocha pada menit 60 dan Yogi Alfian di menit di menit 100.

Manajer tim PSS Sleman, Rumadi mengatakan, kegagalan ini karena lini belakang kurang konsentrasi mengawal pergerakan lawan. Meski begitu, dirinya tetap meminta kepada tim untuk kembali bangkit dan berkonsentrasi menghadapi lanjutan Divisi Utama (LPIS).

"Seusai melawan Persis Solo ini PSS Sleman harus berkonsentrasi melawan PSIS Semarang Minggu (08/4)," katanya.

Senada dengan Rumadi, Pelatih Persis, Junaidi menyebut kekalahan timnya dari PSS karena tidak disiplinnya lini belakang, meski pelatih yang akrab disapa Bang Jun ini mengaku gembira karena berhasil lolos ke babak dua Piala Indonesia.

"Kekalahan tim kami atas PSS Sleman sore ini karena lini belakang, khususnya bek kiri tidak disiplin mengawal pergerakan lawan," ujarnya.  (ant/end)