FOLLOW US:


PSIM Antisipasi Pergerakan PPSM

21-03-2011 17:50
Liga T-Phone
Liga T-Phone

Bola.net - PSIM Jogjakarta bakal ekstra waspada mengantisipasi pergerakan PPSM Sakti Magelang, jelang bersua dalam lanjutan Divisi Utama (Liga T- Phone) 2010/2011, di Stadion Mandala Krida, Jogjakarta, Jawa Tengah, Selasa (22/3) sore.

Skuad Laskar Mataram -julukan PSIM- siap mematikan pergerakan sejumlah pemain PPSM demi mengamankan nilai absolut dan tiket ke babak delapan besar.

"Kami sudah banyak mengetahui kekuatan mereka. Mereka banyak melalukan pembenahan seperti menambah pemain. Untuk itu, ada beberapa pemain yang harus kami matikan nantinya, kata pelatih PSIM, Maman Durachman, Senin (21/3).

Di putaran pertama lalu, PSIM berhasil mencuri poin dari Laskar Macan Tidar, julukan PPSM, setelah menahan imbang 1-1 di Stadion Abu Bakrin, Magelang. Bedanya, saat itu PPSM masih ditangani Widiantoro.

Di putaran kedua, perubahan pemain dan juga kepelatihan yang dipegang Syahrial Effendi, membuat kubu tim asal Magelang tersebut semakin kuat. Sejumlah pemain baru, seperti Roberto Kwateh, dan Ferry Setiawan direkrut untuk menambah daya gebrak PPSM.

"Kami waspadai keberadaan Ferry dan Kwateh. Selain itu, saat ini PPSM juga melakukan perubahan komposisi dan pola. Jika awalnya mereka menggunakan 4-4-2, kali ini semenjak dipegang Syahrial Efendi, pola diubah menjadi 3-5-2. Termasuk ada beberapa perubahan posisi pemain. Kami sendiri sudah tahu bagaimana kelemahan mereka," ungkap Maman.

Namun, keinginan Maman itu akan mengalami sedikit permasalahan. Pasalnya, dua gelandang bertahan andalannya, Otot Herman dan Eko Budi S dipastikan absen. Otot absen menyusul akumulasi kartu, sedangkan Eko mengalami cedera.

"Kami berharap, Eko bisa sembuh. Sejauh ini dia sudah mulai membaik, mudah-mudahan bisa dimainkan saat menjamu PPSM. Jika tidak saya tidak ada pilihan lain selain memasang Andri Wirawan di posisi tersebut. Dia (Andri) juga cukup lumayan untuk ditempatkan di posisi tersebut," sambung Maman.

Selain bakal melakukan perubahan di lini tengah, mantan pelatih PSS itu mengaku telah memberikan suntikan motivasi kepada pemain. Pasalnya, terakhir kali laga yang dijalani Abda Ali dan kawan-kawan yakni melawan Persis Solo, memperlihatkan penurunan.

"Anak-anak sudah mulai bangkit lagi. Kami tidak ingin kejadian saat melawan Solo terulang," tegas Maman.

Di sisi lain, PPSM berusaha bangkit setelah mengalami kekecewaan karena gagal mencuri poin menyusul kekalahan 0-1 dari Persik.

Pelatih PPSM, Syahrial Effendy, merasa perlu memperingatkan pemain agar tidak melakukan kesalahan yang tidak perlu.

"Akibat kelengahan pemain, kami gagal mengambil poin. Ini seperti di Semarang saat kalah dari PSIS di menit terakhir. Kesalahan seperti ini tak boleh terulang di pertandingan melawan PSIM," tukas Syahrial. (bola/esa)