
Bola.net - Mantan manajer dan Ketua Umum Persebaya, Arif Affandi angkat suara terkait dualisme Persebaya yang saat ini menyeruak kembali. Menurut Arif, masalah ini harus dikembalikan kepada PSSI. Sebab PSSI lah yang melegitimasi dari akar konflik Persebaya.
"PSSI kalau dengan Persebaya itu ibarat anak yang durhaka. Sebab PSSI lahir dari rahim Persebaya dan klub lainnya. Tapi Persebaya menjadi compang-camping karena kebijakan PSSI," ucap Arif dalam diskusi berjudul 'Sumbangsih Persebaya untuk Sepakbola Indonesia'.
Arif menjelaskan bahwa perpecahan Persebaya bermula sejak mulainya rezim industrialisasi di sepakbola, sekitar tahun 2008 hingga 2010. Saat itulah Persebaya mulai dilanda konflik internal yang berujung perpecahan. Dan konflik internal Persebaya dilegitimasi oleh PSSI.
"Ketika Persebaya dikuasai rezim IPL, yang diakui Persebaya 1927. Ketika rezim IPL tidak berkuasa lagi, Persebaya lain yang diakui. Satu-satunya jalan, kita mendorong dan meminta PSSI bertanggungjawab," sambung mantan wakil walikota Surabaya ini. [initial]
(faw/mac)
"PSSI kalau dengan Persebaya itu ibarat anak yang durhaka. Sebab PSSI lahir dari rahim Persebaya dan klub lainnya. Tapi Persebaya menjadi compang-camping karena kebijakan PSSI," ucap Arif dalam diskusi berjudul 'Sumbangsih Persebaya untuk Sepakbola Indonesia'.
Arif menjelaskan bahwa perpecahan Persebaya bermula sejak mulainya rezim industrialisasi di sepakbola, sekitar tahun 2008 hingga 2010. Saat itulah Persebaya mulai dilanda konflik internal yang berujung perpecahan. Dan konflik internal Persebaya dilegitimasi oleh PSSI.
"Ketika Persebaya dikuasai rezim IPL, yang diakui Persebaya 1927. Ketika rezim IPL tidak berkuasa lagi, Persebaya lain yang diakui. Satu-satunya jalan, kita mendorong dan meminta PSSI bertanggungjawab," sambung mantan wakil walikota Surabaya ini. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 22 Juli 2026 12:00Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
BERITA LAINNYA
-
indonesia 21 Juli 2026 21:07Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
-
indonesia 21 Juli 2026 20:59Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
-
indonesia 21 Juli 2026 19:26Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
SOROT
-
Liputan6 22 Juli 2026 14:48Kejagung Buka Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus MBG
-
Liputan6 22 Juli 2026 14:43KPK Ungkap Dua Kasus Paling Menonjol Usai 17 Kali OTT
-
Liputan6 22 Juli 2026 14:15Sudaryono: Nanik S Deyang Kakak Saya
-
Liputan6 22 Juli 2026 13:53Alasan Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN
-
Liputan6 22 Juli 2026 13:12Profil Kuntadi, Jaksa yang Kini Jadi Jampidsus
-
Liputan6 22 Juli 2026 12:48Kuntadi Ditunjuk Jadi Jampidsus Kejagung
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7763180/original/047805700_1780573209-IMG_0932.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8069661/original/073738100_1780914672-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261154/original/097771900_1781686557-Wakil_Menteri_Pertanian__Sudaryono-17_Juni_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7257322/original/039617600_1780043627-1000036411.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4747065/original/092566300_1708345537-IMG_9647.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6218706/original/020422100_1779096025-Kepala_Badan_Pemulihan_Aset__BPA__Kejaksaan__Kuntadi-18_Mei_2026b.jpg)

